Tampilkan postingan dengan label Dasar pariwisata 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar pariwisata 3. Tampilkan semua postingan

Dasar pariwisata 3

 


mbil berdagang (niaga).

Undang-undang Kepariwisataan No.9 /90

Industri Pariwisata diterjemahkan sebagai usaha Pariwisata yang 

dibedakan atas:

a). Usaha Jasa Pariwisata 

b). Usaha Sarana Pariwisata.

c). Pengusahaan Obyek dan Daya Tarik Wisata

a). Usaha Jasa Pariwisata:

1. Biro Perjalanan Wisata (BPW)

2. Agen Perjalan Wisata (APW)

3. Pramuwisata (Guide).

4. Tour Leader, Tour Operator, Tour conductor.

5. Usaha Informasi Wisata.

6. Impressario (impressariat) yaitu organisasi yang mendatangkan 

atau mengirimkan artis atau atlit, pengurusan surat-surat (passport.

dll), pengurusan akomodasi dan meal.  Contoh: Mendatangkan  

MIKE TYSON, Beatles dll.

7. Usaha jasa Konvensi (Convention)

82

 Perjalanan intensif dari Pameran (exibition)

 Perjalan intensif yaitu  perjalanan (tour) yang dilakukan oleh 

karyawan untuk memberikan dorongan untuk bekerja dengan baik 

(Outing, Gathering)

 M.I.C.E: Meeting, Insentive, Conference & Exibition.

8. Usaha Konsultasi Pariwisata 

 Usaha minat khusus (special interest Tourism)

 Pedestrian Tourism (Hiking).

b). Usaha sarana wisata

Usaha sarana wisata yaitu  usaha-usaha yang dilakukan dalam 

menunjang kegiatan wisata yang ada dan berkaitan dengan kebutuhan–

kebutuhan para pelaku wisata akan berbagai fasilitas fasilitas penunjang 

dalam kegiatan wisata itu sendiri.

1. Usaha Transportasi Wisata.

2. Usaha Jasa Boga (catering service)

3. Usaha Akomodasi

4. Usaha Wisata Tirta (water tourism)

 Memancing dan mendayung di Telaga = Water Tourism

 Memancing dan mendayung di Laut = Marine Tourism

5. Usaha Kawasan Wisata (Resort Tourism).

 Usaha ini harus memenuhi beberapa syarat yaitu: 

 Accesibility, Attraction, Public Utility (aminity).

 Kegiatan tersebut masih perlu ditunjang oleh pemerintah yaitu: 

organization, political, Stability.

5.7. Usaha Obyek dan Daya Tarik Wisata

Merupakan kegiatan-kegiatan dan program-program yang dilakukan 

oleh pemerintah dalam mengembangkan obyek-obyek wisata yang ada 

yaitu mengusahakan obyek wisata: Alam, Budaya, Kesenian serta Minat 

khusus.

1). Obyek dan daya tarik wisata Alam:

a. Taman wisata Nasional wisata alam: ujung kulon, Bali barat, 

Bromo (Tengger). Taman wisata: Borobudur, Prambanan, Boko.

83

b. Taman Hutan Raya: kebun raya Bogor, kebun raya Dago 

(Bandung). Taman Laut Bunaken Maluku, Jawa timur, Jawa barat, 

Pulau seribu dan Sumatra.

2). Obyek daya tarik wisata Budaya:

a. Candi-candi: Borobudur, Prambanan, Boko, dll.

b. Peninggalan kuno: Kraton.Palace; Taman sari; 

c. Musium: (musium Kereta-Api, Tekstil, Musium Angkot)

d. Pengelolaan: (Sanggar tari, budaya.)

e. Taman rekreasi: Taman MINI (TMII), Taman Ancol.

f. Taman Hiburan: Purna Budaya.

g. Taman Satwa: Kebun binatang, Taman komodo.

h. Monumen: Monas Jakarta; Monumen Yogya Kembali

Daya tarik Wisata budaya 

Kegiatan atraksi daya tarik budaya dari kearifan local (local wisdom) 

suatu daerah yang sudah menjadi adat turun temurun dan terjadwal 

pelaksanaannya menjadi event budaya yang banyak diminati oleh 

wisatawan khususnya yang mempercayai bahwa dalam upacara tersebut 

dapat mendatangkan rezeki atau berkah bagi yang mempercayainya. 

Sebagai contoh acara grebeg gunungan sekaten yang terbuat dari bahan 

hasil pertanian (palawija) diperebutkan oleh warga  umum dan bila 

yang mendapatkan sesuatu dari gunungan tersebut akan mendapatkan 

manfaat psikologis rezeki yang melimpah dan kebahagian dalam 

keluarganya.

 

Gambar 18:  Upacara Gunungan Sekaten  di Kraton Palace Yogyakarta.

84

Pada gambar diatas gunungan sekaten tersebut sebagai lambang 

rasa syukur dari Sultan Yogya atas kejayaannya, yang harus di bagikan 

kepada warga  umum untuk diperebutkan di depan masjid Agung 

Yogyakarta. Budaya ini sudah menjadi agenda event pariwisata yang 

menjadi daya tarik warga  dari daerah lain jawa tengah, jawa barat 

dan jawa timur untuk datang ke Yogyakarta ikut memperebutkan acara 

gunungan sekaten tersebut.  warga  yang percaya pada upacara 

sakral tersebut, apabila mereka berhasil mendapatkan sesuatu yang 

diperebutkan dari gunungan tersebut mereka mendapatkan rezeki dan 

kehidupan keluarga yang sejahtera.

Gambar 19: Upacara Labuhan di Pantai Parang Kusumo Yogyakarta

  Demikian pula kegiatan upacara Suatu acara adat yang diselenggarakan 

setiap tahun oleh Kraton Yogyakarta yaitu Upacara Labuhan Laut. Kata 

“labuh” artinya mirip kata “larung” yang bermakna membuang sesuatu 

ke dalam air laut. Secara sederhana upacara ini sendiri bisa diartikan 

sebagai aktivitas memberi sesaji / persembahan kepada roh halus 

yang berkuasa di laut selatan.  Tujuannya untuk menjaga keselamatan 

pribadi Sri Sultan, kraton serta rakyat Yogyakarta. Sedangkan upacara 

pemberian sesaji laut ini lokasi di Pantai Parangkusumo. Di pantai itu, 

pelaksanaan upacara labuhan dilakukan dengan cara melemparkan sesaji 

ke laut dilakukan oleh petugas khusus Kraton beserta para prajurit Kraton 

dengan upacara khusus yang disaksikan oleh warga  setempat juga 

yang datang dari berbagai daerah, sehingga suasana yang syakral, 

khidmad namun menjadi meriah. 

85

Upacara labuhan yang sama maksudnya juga dilakukan ke gunung 

Merapi yang menurut kepercayaan juga dihuni oleh kekuatan roh halus 

seperti di pantai laut selatan Sri Sultan memberikan sedekah yang berupa 

sesaji yang dilakukan oleh pejabat Kraton disaksikan oleh warga  

umum.

Pergelaran Seni tari tradisional (asset local wisdom) merupakan 

aktivitas pelestarian budaya daerah yang menjadi atraksi wisata, 

banyak diminati oleh wisatawan asing (wisman) yang berkunjung ke 

Yogyakarta, Acara in selalu di pertunjukan dalam upacara adat khusus 

kraton dalam peringatan tertentu, namun sekarang selalu di pertunjukan 

bagi wisatawan yang berkunjung di Kraton Palace. Namun fenomena 

yang terjadi regenerasi pencinta seni tari seperti ini yang semakin 

sedikit. Sehingga pelestarian budaya seni tari ini sangat menghawatirkan 

kelangsungannya. Sedangkan seni tari tradisional ini sangat spesifik dan 

megah dan memiliki nilai yang sangat mahal bagi pelestarian budaya 

daerah di Indonesia. 

Gambar 20: Tari bedoyo Kraton Yogyakarta

Pelestarian budaya sebagai salah satu asset kearifan local daerah 

merupakan komitmen pemerintah sebagai aktivitas dalam pengembangan 

pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) yang harus dijaga dan 

dilestarikan di setiap daerah di Indonesia.  Berbeda dengan warga  

Bali yang sangat concerned dengan pelestarian budaya mereka, di setiap 

tempat pertemuan warga warga  “Bale banjar” setiap hari dipenuhi 

86

anak-anak kecil dan dewasa untuk latihan menari, dan pertunjukan tari 

bali ini dapat dinikmati setiap hari oleh wisatawan di berbagai tempat 

yang berbeda dengan biaya yang cukup menguntungkan, sehingga dapat 

meningkatkan kesejahteraan warga . .

Gambar 21: Tari Pendet Bali 

Tarian Pendet ini yaitu  salah satu jenis tarian yang dipertunjukkan 

pada saat menerima tamu, sebagai ungkapan rasa bsenang menerima 

kunjungan, juga ucapan selamat datang kepada wisatawan yang datang 

berkunjung di Bali. 

3). Obyek daya tarik wisata Minat khusus:

a. Taman berburu

b. Agro wisata. (Kebun Teh Pagilaran, Tamansari Jakarta; Kebun 

Apel Malang) 

c. Wisata Tirta (Tanjung Benoa; Bali; RajaAmpat Papua; Bunaken 

Menado)

d. Wisata petualangan (Geo-Park Gunung Kidul; Gunung api Purba 

Nglanggeran; Kalibiru Kulon Progo; Goa Pindul; Rafting Kali 

Elo))

e. Speologi (Gua Cerme; Goa Gong; Goa Tabuhan)

f. Ziarah wisata (Gua Maria Muntilan)

g. Health tourism: air panas, jamu tradisional. Dll.

Destinasi wisata Kalibiru Kulon Progo Yogyakarta.

Salah satu destinasi wisata baru Kalibiru di Kabupaten Kulon 

87

Progo yaitu  objek wisata alam paling terkenal yang sedang populer 

dan nge-hits saat ini khususnya dikalangan remaja di Daerah Istimewa 

Yogyakarta (DIY) juga di Indonesia. Keindahan alam pemandangan 

pegunungan Menoreh sangat mendukung keberadaan wisata alam 

Kalibiru ini’ kegiatan petualangan, naik pohon menyeberangi jembatan 

gantung diatas pohon yang tinggi   menjadi daya 

 


Destinasi wisata akhir-akhir ini banyak dikunjungi wisatawan turist 

traveler hingga backpacker. Namun permasalahan yang ada yaitu  

kepedulian pengelola dalam menyediakan sarana prasana masih sangat 

terbatas dan jaminan safety masih kurang diperhatikan. Jalan akses 

menuju lokasi Kalibiru juga tidak memadahi karena sempit sehingga 

mobil berpapasan ketemu mobil yang lain harus berhenti atau memakan 

waktu. Dengan demikian perlu pemberdayaan warga  pengelola 

dan peningkatan sarana prasarana agar tercipta sebagai obyek destinasi 

wisata unggulan di Kabupaten Kulon Progo.

GOA Pindul (Cave Tubing) yaitu  salahsatu obyek wisata petualangan 

geopark yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dari berbagai 

daerah di Indonesia maupun wisatawan asing, karena keunikannya 

menyusuri air sungai dibawah tanah yang penuh tantangan. Lokasinya 

ada di kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, merupakan tempat wisata 

yang sangat menarik dan menantang untuk dikunjungi namun kendalanya 

88

sarana prasarananya masih terbatas, dan kalu musim hujan airnya 

keruh dan terkesan kotor. Goa Pindul ini salah satu pilihan menarik 

untuk menyusuri sungai dibawai tanah menggunakan bekas Ban truk 

dipergunakan sebagai pelampung untuk menelusuri aliran sungai di 

dalam goa, serta menikmati stalaktit stalakmit yang berusia ratusan 

tahun, binatang kelelawar yang ribuan jumlahnya.

 

Gambar 23: GeoPark Gua Pindul Gunung Kidul Yogyakarta

Namun saat ini masih perlu keterlibatan serius pemerintah daerah, 

karena dominasi pengelolaan dari warga  local yang sering terjadi 

perselisihan dari saling berebut lahan. Pemerintah daerah harus ikut 

turun tangan, sehingga dapat menjaga eksistensi obyek wisata yang 

sering terjadi konflik dari pengelola lokal. Sedangkan dengan jumlah 

pengunjung yang cukup banyak dapat meningkatkan kesejahteraan dan 

pengembangan kelangsungan hidup warga  setempat.

5.8. Daerah tujuan wisata (DTW)  di Indonesia

Daerah tujuan wisata di negara kita yang tersebar di seluruh wilayah 

Indonesia, terdiri dari berbagai jenis daya tarik wisata, yang berbeda 

dengan karakteristik nya masing-masing daerah untuk itu sangat perlu 

untuk dipejari dan dipahami.

Beberapa daerah tujuan wisata yang ada di Indonesia sebagai berikut: 

1). DKI Jakarta, antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini 

Indonesia Indah, Museum Pusat, Pulau Seribu, Pelabuhan Sunda 

89

Kelapa, Pusat Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, 

Monumen Proklamator, Museum Bahari, Museum Wayang, Monumen 

Pancasila Sakti, Pasar Burung, dan Museum Tekstil.

2). Jawa Barat, antara lain Maribaya, Tangkuban Perahu, air panas Ciater, 

Kebun Raya Bogor, Istana Presiden Cipanas, Pelabuhan Ratu, Pantai 

Pangandaran, Pantai Karang Bolong, Puncak, Waduk Jatiluhur, dan 

Keraton Cirebon.

3). Jawa Tengah, antara lain Masjid Agung Demak, Istana Mangkunegara, 

Taman Hiburan dan Rekreasi Tegal Wareng Semarang, Baturaden, 

Museum Batik Pekalongan, Museum Kereta Api, dan Candi 

Borobudur.

4). Di Daerah IstimewaYogyakarta antara lain Keraton Yogyakarta, 

Candi Prambanan, Kebun Binatang Gembira Loka, Museum 

Lukis Affandi, Taman Wisata Pelawangan, Makam Imogiri, Kota 

Cede, Istana Air Taman Sari, Museum Sono Budaya, Pantai-pantai 

sepanjang pantai selatan yang puluhan jumlahnya dan berbagai nuasa 

alam yang berbeda dari wilayah Kulon Progo, Bantul dan Gunung 

Kidul. (Pantai Glagah, Goa Cemara, Pantai Baru, Samas, Parangtritis, 

Baron, Kukup, ngrenehan, pantai Siung, Jogan, Timang, 

5). Jawa Timur, antara lain Karapan Sapi Madura, Pantai Kenjeran, Candi 

Panataran, Air Terjun Sudodo, Pantai Perigi, Gunung Kawi, Taman 

Candra Wilwatikta, Taman Nasional Gunung Bromo, Pasir Putih, 

Kali Klosok, Semeru, Air Panas Songgoriti, dan Museum Trowu Ian.

6). Bali, antara lain Art Centre Arbian Kapal, Pasar Burung, Museum 

Bali, Museum Le Maveur, Bukit Seni Sange, Verdi Budaya, Pura 

Taman Ayu, Mandala Wisata Wengi, Pantai Kuta, Pantai Nusa Dua, 

Pantai Sanur, Pura Luwur Uluwati, Desa Kintamani, Kebun Raya, 

Istana Tampak Siring, Toya Bungkah, Desa Ubud, dan Batu Bulan.

7). Sumatera Utara, antara lain Danau Toba, Prapat, Taman Wisata 

Kundur, Pantai Cermin, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Pulau 

Samosir, Candi Portibi, Museum Dairi, Brastagi, Pulau Tau, Pulau 

Nias, Barus Jahe/Lingga, Balig, dan Pusat Rehabilitasi Orang Utan 

Bahorok.

8). Sumatera Barat, antara lain Taman Siti Nurbaya, Pantai Sikek, Tugu 

Khatulistiwa Bonjol, Rimba Panti, Bukittinggi, Kepulauan Mentawai, 

Danau Singkarak, Karang Tirta, Pantai Air Panas, Kota Gadang, dan 

90

Lembah Harau.

9). Sulawesi Selatan, antara lain Goa Manpu, Taman Purbakala 

Leang¬leang, dan Sungguninasa.

10). Sulawesi Utara, antara lain Makam Kyai Maja, Tasik Ria, Watuga, 

Pantai Kema/Batu Nona, Manado Tua, Kasinggola, Pantai Indah 

Gorontalo, Danau Moat, Danau Limboto, Komplek Pulau Bunaken, 

Komplek Hutan Tangkoko, Batuangus, Kiong, dan Pulau Lembah.

11). Papua, antara lain Tanjong Kasuari, Danau Sentani, Sky Line, bekas 

markas besar   Jenderal Mc. Arthur, Tanah Merah (Digul), dan Gua 

Binsar.

12). Nusa Tenggara Barat, antara lain Istana Sultan Bima, Pulau Sumbawa 

Dalam Loka, Pantai Sira dan Senggigi, Gunung Tambora, Cakra 

Negara, Pulau Moyo, dan Gili Air.

13). Nusa Tenggara Timur, antara lain Atambua, Soe, Insana, Museum 

Led aloro, rumah tempat pernbuangan Bung Karno /Ende, perburuan 

ikan paus, Pulau Sumba dan sekitamya, Pulau Sabu/Sawo, Taman 

Nasional Pulau Komodo, Kampung Rena, Ilang Boa, serta Gunung 

Kalimutu.

14. Maluku, antara lain masjid, benteng, Museum Sawalima, Tugu Martha 

Christina Tiahahu, bangunan Kesultanan Ternate-Tidore, Teluk Kaco, 

lomba layar, Taman Nasional Marusella, Taman Taut Ambon, Tugu 

Peringatan, Pulau Doi, dan Pantai Indah.

15). Kalimantan Timur, antara lain Taman Nasional Tanjung Isui, 

Taman Nasional Kutai, Melak/Kersi Wah, Taman Grogot, dan Muara 

Anclong/Muara Wahau.

16). Kalimantan Barat, antara lain Keraton Meupawah, Monumen 

Mandir, Rumah Panjang, Pantai Pasir Panjang, Danau Sebadeng, 

Keraton Sambas, Pantai Penimbangan, Pintu Gerbang Entikong, 

Tugu Khatulistiwa, Istana Kadaryah, Gunung Poteng, PantaiKijing, 

dan Tanjung Batu.

17). Lampung, antara lain Pantai Wartawan, Pasir Putih, Pulau Pasir, Wah 

Belerang, Air Terjun Wah Condong, Kraka tau, Taman Purbakala 

Pugung Raharjo, Pantai Merak Belatung, Gunung Rajabasa, dan 

Suaka Alam Way Kambas.

18). Sumatera Selatan, antara lain Pusat Tenunan Songket, Kawah 

91

Tengkurap, Museum Timah, Museum Neger, Taman Purbakala 

Gending Suro (di Pulau Bangka), Pantai Tanjung Kelayang, dan 

Pantai Burung Mandi.

19. Riau, antara lain Komplek Istana Kerajaan Siak, Pulau Terkulai, Pulau 

Soreh, Taman Laut, Makam Mahmudsyah, Pantai Pasir Panjang, 

Semenanjung Sanggarung, Candi Muara Takus, Tanjung Pinang, 

Pantai Rongga di Batam, dan Pulau Penyengat.

20). Naggroe Aceh Darussalam (NAD), antara lain Pantai Lok Nga, 

Sabang, Cot Panglima, pemandian air panas Simpang Balik, Taman 

Nasional Gunung Leuser, Taman Gaule Lurah, Perpustakaan Islam 

Tanah Abai, Danau Laut Air Tawar, Taman Buru Lingse Asaq, 

Museum Cut Nyak Dien, dan Makam Laksamana Malahayati.

5.9. Strategi Pembangunan Pariwisata Indonesia

a). Attraction

 Memperkuat daya tarik wisata berbasis budaya dan pusaka (culture 

and heritage), teknologi untuk smart city dan industri kreatif untuk 

kota  kreatif dengan  memperkuat basis sumber daya alam, budaya, 

dan komunitas

b). Amenity

 Memperbaiki kualitas, ketersediaan, standarisasi, local content, untuk 

mengurangi economic leakages. Membangun kesetaraan kualitas 

bertaraf internasional. Membangun amenitas berbasis potensial lokal 

untuk kesejahteraan komunitas 

 (homestay, pasar, kawasan batik, kawasan budaya, kawasan ekowisata)

c). Accessibility

 Memperkuat akses pada pasar utama (aktual dan potensial) dan 

pergerakan 

     internal, aksesibilitas untuk transportasi darat kereta api, 

pengembangan bandar udara dan penerbangan tambahan

d). Ancillary

 Menyediakan fasilitas tambahan untuk kenyamanan (kereta wisata, 

TIC, souvenir centre)

5.10. Pengembangan destinasi wisata Bahari (Marine Tourism)

Pengembangan destinasi wisata bahari di Indonesia saat ini jauh dari 

92

yang diharapkan, sedangkan kondisi alam Indonesia sebagai negara 

kepulauan, yang terdiri dari berbagai pulau, dengan berbagai keunikan, 

pemandangan alam dan pantainya yang berbeda-beda menjadi potensi 

destinasi wisata Bahari. 

Wisata Bahari yaitu  seluruh kegiatan wisata yang berkaitan dengan 

bahari atau yang aktivitasnya dilakukan di kawasan laut dan kawasan 

pantai, dapat juga di kawasan danau, sungai, atau perairan yang memadahi 

untuk aktivitas bahari.  Selama melibatkan unsur perjalanan dengan 

kegiatan yang memanfaatkan potensi alam bahari sebagai Daya Tarik 

Wisata maupun wadah kegiatannya. Biasanya aktivitas tersebut berkaitan 

dengan menikmati ekosistem laut yang indah, tetapi sekarang sudah 

dikemas dengan adanya beberapa event – event yang diselenggarakan di 

area laut, pantai dan sekitarnya,

Gambar 24: Ekowisata laut Marine Tourism Bunaken Menado

5.9. Destinasi Wisata Unggulan di Indonesia 

Banyaknya destinasi wisata di Indonesia menjadi tantangan pemerintah 

Indonesia Departemen Pariwisatanya untuk melakukan terobosan untuk 

mengangkat obyek destinasi wisata tersebut menjadi daya tarik minat 

wisatawan asing untuk datang ke Indonesia sesuai target yang diharapkan 

20 juta wisatawan sampai dengan tahun 2019.  Bangsa Indonesia patut 

bangga dengan keberhasilan Pariwisata Indonesia mendapatkan reward 

menjadi juara umum pariwisata internasional dengan mendapat juara 

93

pertama lomba video pariwisata internasional dan people choice, di ajang 

pertemuan UNESCO di China tahun 2017 ini.  Hasil ini menunjukkan 

kreativitas pemasaran pariwisata sebagai aspek branding yang dapat 

dinikmati oleh seluruh dunia, sehingga kedepan dengan harapan dapat 

menarik wisatawan lebih banyak datang ke Indonesia.

Untuk menambahkan wawasan dalam buku ini perlu dipaparkan ada 

20 obyek wisata alam unggulan yang ada di Indonesia yang merupakan 

destinasi yang sangat diminati wisatawan asing saat ini, sehingga para 

pembaca memahami dan ikut menyebar luaskan keberadaannya dalam 

media social atau pertemuan informal dengan orang lain atau wisatawan 

asing khususnya, serta dapat memberikan sumbang saran bagaimana 

inovasi perkembangannya demi kelangsungan hidup warga  secara 

luas. 

1). Pantai Maluk (Nusa tenggara barat)

Pantai ini belum banyak dikenal oleh warga  luas, sepanjang 

pantai barat ke selatan pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat 

(NTB), dimana pemandangan disepanjang pesisir pantai Kabupaten 

Sumbawa Barat yang sangat indah (really beautiful). Pantai Maluk di 

daerah NTB yang mulai ramai dikenal saat ini yaitu  Pantai Maluk, 

yaitu sebuah pantai yang begitu indah dan mempesona siapa saja ingin 

berenang dan berjemur saat cuaca sedang cerah, apalagi sejak matahari 

memancarkan sinarnya diufuk timur diiringi dengan deru ombak laut 

yang bergulung-gulung, satu demi satu ke garis pantai. 

Pantai Maluk ini berada di sebuah teluk yang berada di Desa Maluk 

Jereweh Sumbawa Barat. Yang membuat pemandangan pantai Maluk ini 

indah, karena diapit oleh dua buah bukit, yaitu Bukit Mantun di sebelah 

utara dan Bukit Balas di sebelah selatan. Sehingga panorama pantai ini 

sangat indah, apalagi dengan hamparan pasir putih yang berkilauan. 

Pantai Maluk cukup ramai dikunjungi wisatawan karena letak lokasinya 

berdekatan dengan kota Maluk sehingga mudah dijangkau. Pantai ini 

sangat bagus untuk bermain selancar air, selain penduduk setempat yang 

sudah menjadi peselancar klas internasional, juga banyak peselancar 

asing dan dari daerah lain yang ingin belajar surfing datang ke pantai 

ini. Selain berselancar, masih banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan 

di Pantai Maluk ini. Aktivitas Wisatawan bisa berenang, berjemur, 

94

bermain kano, atau sekedar bermalas-malasan sambil bermain pasir 

di pinggir pantai. Pasir pantai yang putih bersih dan laut yang dangkal 

sangat cocok dan untuk melakukan berbagai aktivitas tersebut. Di sekitar 

Pantai Maluk terdapat beberapa restoran dan warung makan yang dapat 

menjajikan menu makanan khas daerah NTB untuk memuaskan selera 

kuliner wisatawan. 

       

Gambar 25:  Pantai Maluk dan Pantai Yoyo (Nusa tenggara barat)

Selain pantai Maluk di Sumbawa juga ada pantai “Pantai Rantung” 

yaitu salah satu tempat berselancar terbaik di Indonesia, bahkan di dunia. 

Ombak di pantai ini termasuk dalam daftar ombak terbaik di dunia. 

Nggak heran kalau Pantai Maluk terkenal ke berbagai penjuru dunia dan 

banyak kejuaraan selancar tingkat internasional (International Surfing 

Championship) digelar di sana. Pantai ini dikenal oleh warga  sekitar 

sebagai Pantai Yoyo dikarenakan Pecahan ombak ini menggulung hingga 

ketinggian di atas dua meter dan mirip seperti yoyo Ombak tersebut 

terus bergulung-gulung hingga seolah-olah menyedot para peselancar 

yang mencoba untuk menaklukkannya.

2). Gunung Rinjani 

Obyek destinasi wisata Gunung Rinjani yaitu  gunung yang berlokasi 

di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung 

berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta 

terletak pada lintang 8º25’ LS dan 116º28’ BT ini merupakan gunung 

favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. 

Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani 

95

yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan diusulkan penambahan luasnya 

sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur. Secara administratif 

gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, 

Lombok Tengah dan Lombok Barat. 

Gunung Rinjani memiliki Panorama yang terbaik di antara gunung-

gunung di Indonesia. Pada bulan Juni-Agustus banyak dikunjungi 

mahasiswa-mahasiswa pencinta alam dari beberapa perguruan tinggi di 

Indonesia. Suhu diatas gunung rata-rata sekitar 20 ° C; terendah 12 ° C 

sedangkan tiupan angin kencang  di puncak pada bulan Agustus. Gunung 

Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m dpl, tersebut telah mendominasi 

sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara. Di sebelah 

barat puncak kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luasnya sekitar 

3.500 m × 4.800 m, yang memanjang kearah timur dan barat. Di kaldera 

ini terdapat Segara Anak yakni kondisi alamnya yang menyerupai laut 

(segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 

230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang 

sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak 

banyak terdapat jenis  ikan Mas dan Mujair sehingga sering digunakan 

untuk memancing, sedangkan dibagian selatan danau ini disebut dengan 

Segara Endut.

 

Gambar 26:  Gunung  Rinjani  di Lombok

Di bagian sisi timur kaldera Rinjani terdapat Gunung Baru (Gunung 

Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan 

ketinggian 2.296 - 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir meletus pada 

96

tanggal 25 Oktober 2015 dan 3 November 2015, sesudah  sebelumnya 

tercatat meletus Mei 2009 dan pada tahun 2004. Jika letusan tahun 2004 

tidak memakan korban jiwa, letusan tahun 2009 ini telah memakan 

korban jiwa tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok 

(Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak Sebelumnya, 

Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus 

pembentukannya), 1966, dan 1994.

Gambar 27:  Gunung Barujari 

 

Gambar 28:  Pendaki gunung dan Pemandangan alam Gunung Barujari.

97

Secara stratigrafi, Gunung Rinjani dialasi oleh batuan sedimen 

klastik Neogen (termasuk batu gamping), dan setempat oleh batuan 

gunung api Oligo-Miosen. Gunung api Kuarter itu sendiri sebagian besar 

menghasilkan piroklastik, yang dibeberapa tempat berselingan dengan 

lava. Litologi telah merekam sebagian peletusan yang diketahui dalam 

sejarah. Sejak tahun 1847 telah terjadi 7 kali peletusan, dengan jangka 

istirahat terpendek 1 tahun dan terpanjang 37 tahun. Seperti pada gunung 

api lainnya. Menurut Koesoemadinata (1979)[27] menyebutkan bahwa 

aktivitas kegunungapian Rinjani pasca pembentukan kaldera yaitu  

pembangunan kembali. Kegiatannya berupa efusiva yang menghasilkan 

lava dan eksplosiva yang membentuk endapan bahan-lepas (piroklastik). 

Lava umumnya berwarna hitam, dan ketika meleleh tampak seperti 

berbusa. Peletusan pasca pembentukan kaldera relatif lemah, dan lava yang 

dikeluarkan oleh kerucut Gunung. Barujari relatif lebih basa dibanding 

lava gunung api lainnya di Indonesia. Kemungkinan terjadinya awan 

panas ketika letusan memuncak sangat kecil. Bahan letusan umumnya 

diendapkan di bagian dalam kaldera saja. Aliran lava, lahar letusan, 

lahar hujan, dan awan panas guguran berpeluang mengarah ke Kokok 

Putih hingga Batusantek. Awan panas guguran dapat terjadi di sepanjang 

leleran lava baru yang masih bergerak, meskipun kemungkinannya kecil.

3). Taman Nasional Komodo (TN.Komodo) 

Obyek destinasi wisata Taman Nasional Komodo terletak di antara 

provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Taman nasional 

ini terdiri atas tiga pulau besar Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau 

Padar serta beberapa pulau kecil. Wilayah darat taman nasional ini 603 km² 

dan wilayah total yaitu  1817 km².  Pada tahun 1980 taman nasional ini 

didirikan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Di sana terdapat 

277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari 

Asia dan Australia, yang terdiri dari 32 spesies mamalia, 128 spesies 

burung, dan 37 spesies reptilia. Bersama dengan komodo, setidaknya 

25 spesies hewan darat dan burung termasuk hewan yang dilindungi, 

karena jumlahnya yang terbatas atau terbatasnya penyebaran mereka. 

Selain itu, di kawasan ini terdapat pula terumbu karang. Setidaknya 

terdapat 253 spesies karang pembentuk terumbu yang ditemukan di sana, 

dengan sekitar 1.000 spesies ikan. Keindahan terumbu ini menarik minat 

wisatawan asing untuk berenang atau menyelam di perairan ini.  Pulau-

98

pulau ini aslinya yaitu  pulau vulkanis. Jumlah penduduk di wilayah 

ini kurang lebih yaitu  4.000 jiwa. Pada tahun 1991 taman nasional ini 

diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

 

Gambar 29 : Biawak Komodo (Varanus komodoensis)

Pada tanggal 11 November 2011, New seven Wonders telah 

mengumumkan pemenang sementara, dan Taman Nasional Komodo 

masuk kedalam jajaran pemenang tersebut bersama dengan, Hutan 

Amazon, Teluk Halong, Air Terjun Iguazu, Pulau Jeju, Sungai Bawah 

Tanah Puerto Princesa, dan Table Mountain Taman Nasional Komodo 

mendapatkan suara terbanyak. Namun karena pengelolaannya tidak 

optimal maka penilaian tersebut akhirnya sirna.  Taman ini merupakan 

kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan air laut. Pulau-

pulau yaitu  naga habitat satwa liar (Varanus komodoensis) yaitu 

reptil purba yang tersisa di bumi. kondisi alam yang unik, ada yang 

luas savana lontar nya pohon (Borassus flabellifer). Daya tarik utama 

Taman Nasional Komodo yaitu adanya reptil raksasa purba Biawak 

Komodo (Varanus komodoensis), tetapi keaslian dan kekhasan alamnya, 

khususnya panorama Savana dan Panorama bawah laut, merupakan daya 

tarik pendukung yang potensial. Wisata bahari misalnya, memancing, 

snorkeling, diving, kano, bersampan. Sedangkan di daratan, potensi 

wisata alam yang bisa dilakukan yaitu  pengamatan satwa, hiking, 

dan camping. Mengunjungi Taman Nasional Komodo dan menikmati 

pemandangan alam yang sangat menawan merupakan pengalaman yang 

99

tidak pernah terlupakan.

4). Kepulauan Raja Ampat 

Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi 

untuk dijadikan   sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman 

(diving). Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, 

merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di 

seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk 

kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.

 

Gambar 30:  Kepulauan Raja Ampat

Dr John Veron(2002)[29], ahli karang berpengalaman dari Australia, 

dalam sebuah situs mengungkapkan bahwa Kepulauan Raja Ampat yang 

terletak di ujung paling barat Pulau Papua sekitar 50 mil sebelah barat laut 

Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Menurut John 

Veron dari hasil penelitiannya selama dua pekan mengidentifikasikan 

bahwa ada sekitar 450 jenis karang di daerah itu. Tim ahli dari 

Conservation International, The Nature Conservancy, dan Lembaga 

Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 

(LIPI) pernah melakukan penilaian cepat pada 2001 dan 2002. Hasilnya, 

mereka mencatat di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang 

keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.000 jenis ikan karang, 

700 jenis moluska, dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomatopod 

crustaceans. Hal ini menunjukkan bahwa 75% spesies karang dunia 

berada di Raja Ampat. Tak satupun tempat di dunia dengan luas area 

100

yang sama mampu memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini.

 

Gambar 31: Biota Laut Pulau Raja Ampat.

Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik 

kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, 

yaitu di selat Dampier (selat antara Pulau Waigeo dan Pulau Batanta). 

Selain itu juga ada di wilayah lain: Kepulauan Kofiau, Kepulauan Misool 

Tenggara dan Kepulauan Wayag. Namun dikatakan bahwa tipe dari 

terumbu karang yang ada di Raja Ampat umumnya yaitu  terumbu 

karang tepi dengan kontur andau hingga curam. Tetapi dapat ditemukan 

juga jenis tipe atoll, tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti 

di kampung Saondarek, ketika air laut dengan pasang surut terendah, 

bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan 

adaptasinya sendiri, dan karang tersebut masih tetap bisa hidup walaupun 

berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung. 

Beberapa spesies ikan laut yang unik yang bisa dijumpai pada saat 

menyelam yaitu  beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan 

pari Manta. Juga ada ikan endemic raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu 

sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, 

wisatawan bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor ikan Pari Manta 

yang jinak seperti ketika menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan 

Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, penyelam bisa 

dikelilingi oleh ribuan ikan. Terkadang kumpulan ikan tuna, giant 

trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika dikelilingi oleh 

101

kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya 

(yang berbahaya jika ketemu barakuda soliter dan sendirian). Hiu karang 

juga sering terlihat, dan kalau beruntung juga bisa melihat penyu sedang 

diam memakan sponge atau berenang di sekitarnya. Di beberapa tempat 

seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan 

duyung. Karena daerahnya yang banyak pulau namun selatnya sempit, 

maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki 

arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift 

dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang 

sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan, pengalaman ini sangat 

disukai oleh penyelam professional.

5). Gunung Ijen Jawa Timur 

Gunung Ijen yaitu  sebuah gunung berapi aktif yang terletak di 

perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, 

Jawa Timur, Indonesia. Kondisi Gunung Ijen ini memiliki ketinggian 

2.443 m dpl, dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi. Gunung 

Ijen terakhir kali meletus pada tahun 1999.  Salah satu fenomena alam 

yang paling terkenal dari Gunung Ijen yaitu  kawah yang terletak di 

puncaknya. Para pendaki untuk mendaki ke gunung ini bisa berangkat 

dari Banyuwangi ataupun dari Bondowoso.  Gunung Ijen yaitu  salah 

satu objek wisata unggulan di Indonesia. Gunung Ijen merupakan 

objek wisata terkenal bagi para pendaki gunung, dan telah diakui oleh 

banyak wisatawan domestik dan asing karena keindahan panorama 

alamnya. Untuk mencapai kawah Gunung Ijen dari Banyuwangi, bisa 

menggunakan kereta api ekonomi dengan tujuan Banyuwangi dan turun 

di Stasiun Karangasem. Kemudian dilanjutkan naik ojek dengan tujuan 

Kecamatan Licin atau Desa Banyusari. Dari Banyusari perjalanan 

dilanjutkan menuju Paltuding dengan menumpang truk pengangkut 

belerang atau menggunakan bus dan turun di Banyuwangi kota kemudian 

naik ojek bisa langsung ke Paltuding atau ke Desa Banyusari juga bisa, 

namun jika dengan menggunakan bus biaya yang dikeluarkan akan lebih 

mahal. Pintu gerbang utama ke Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen 

terletak di Paltuding, yang juga merupakan Pos PHPA (Perlindungan 

Hutan dan Pelestarian Alam). Dengan demikian Rute alternatif yang 

dapat ditempuh untuk mendaki ke Gunung Ijen yaitu  dari Bondowoso 

- Wonosari - Tapen - Sempol - Paltuding.  

102

Fasilitas lain yang dapat dinikmati oleh pengunjung antara lain 

pondok wisata dan warung yang menjual keperluan pendakian untuk 

menyaksikan keindahan kawah Ijen. Dari Paltuding berjalan kaki dengan 

jarak sekitar 3 km. Lintasan awal sejauh 1,5 km cukup berat karena 

menanjak. Sebagian besar jalur yaitu  dengan kemiringan 25-35 derajat. 

Selain menanjak, struktur tanahnya juga berpasir sehingga menambah 

semakin berat langkah kaki karena harus menahan berat badan agar 

tidak merosot ke belakang. sesudah  beristirahat di Pos Bunder (pos 

yang unik karena memiliki bentuk lingkaran), jalur selanjutnya relatif 

agak landai, selain itu wisatawan / para pendaki disuguhi pemandangan 

deretan pegunungan yang sangat indah. Untuk turun menuju ke kawah 

harus melintasi medan yang berbatu-batu sejauh 250 meter dengan 

kondisi yang terjal.

Panorama yang sangat indah ini dapat dinikmati para pendaki gunung 

saat berada di puncak melihat kawah gunung Ijen yang masih aktif. 

Bagi para penggemar pendaki gunung medan yang berat justru menjadi 

tantangan yang menarik dan mereka inginkan, apalagi selama pendakian 

dapat menikmati pemandangan yang indah.

 

103

 

Gambar 32:  Gunung Ijen Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

6).  Puncak Jayawijaya (Carstensz Pyramid)

Puncak Jayawijaya ialah sebuah puncak gunung yang berada di 

Irian Jaya menjadi bagian dari pegunungan Sudirman yang terdapat di 

Provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jayawijaya mempunyai ketinggian 

4.884 m dan di sekitarnya terdapat gletser Carstensz, satu-satunya gletser 

tropika yang ada di Indonesia.  Kemungkinan besar akibat pemanasan 

global segera lenyap atau tidak bisa dijumpai lagi. Puncak Jayawijaya ini 

merupakan puncak gunung yang tertinggi di Indonesia kawasan Oceania. 

 

104

 

Gambar 33: Puncak gunung Jayawijaya  di Papua Irian Jaya

Puncak Jayawijaya yaitu  salah satu dari tujuh puncak gunung 

tertinggi dunia yang berada di provinsi Papua Irian jaya. Dataran 

tinggi di sekitar puncak awalnya sudah dihuni sebelum adanya kontak 

dengan bangsa Eropa, dan puncaknya dikenal sebagai Nemangkawi di 

Amungkal. Salju abadi diatas puncak Jayawijaya tersebut diperkirakan 

bakal menyusut, bahkan mengering. Dalam sejumlah penelitian 

disimpulkan bahwa endapan es di pegunungan ini dari tahun ke tahun 

mengalami penyusutan yang serius. Penyusutan salju di Pegunungan 

Sudirman ini diakibatkan oleh pemanasan global. Sehingga, bukan 

tidak mungkin kelak pegunungan ini akan kehilangan salju seperti 

yang terjadi pada Gunung Kilimanjaro di Tanzania. Puncak Carstensz 

ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania. Puncak Jaya 

sebelumnya bernama Piramida Carstensz sesudah  penjelajah Belanda Jan 

Carstenszoon menamainya ketika pertama kali melihat gletser di puncak 

gunung pada hari yang cerah pada tahun 1623. Padang salju (gletser) 

Puncak Jaya berhasil didaki pada awal tahun 1909 oleh seorang penjelajah 

Belanda, Hendrikus Albertus Lorentz dengan enam orang suku Kenyah 

yang direkrut dari Apau Kayan di Kalimantan Utara. Taman Nasional 

Lorentz yang juga meliputi Piramida Carstensz, didirikan pada tahun 

1919. Pendakian ke Puncak Jaya merupakan penaklukan terhadap gunung 

yang berselimut salju. Berbagai rintangan yang disuguhkan dalam 

pendakian, seperti kondisi alam yang terjal, suhu yang sangat dingin, 

angin kencang dan hujan, serta minimnya oksigen di daerah ketinggian 

merupakan tantangan yang harus ditaklukkan oleh para pendaki.

105

7). Gunung Anak Krakatau (di Selat Sunda) 

Krakatau (bahasa Inggris: Krakatoa) yaitu  kepulauan vulkanik 

yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan 

Sumatra yang termasuk dalam kawasan cagar alam. Nama ini pernah 

disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) 

yang hilang karena letusannya sendiri pada 27 Agustus 1883. 

Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang 

diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal 

26 Desember 2004, Tsunami ini yaitu  yang terdahsyat di kawasan 

Samudera Hindia. Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, 

Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya 

ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan 

di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II. Letusan Krakatau 

menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua 

setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari 

bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di 

langit Norwegia hingga New York.

 

106

 

Gambar 34: Letusan Gunung Krakatau Pulau Jawa  1883  dan 

 Anak Krakatau (di Selat Sunda)

Ledakan Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan 

letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo 

di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska. Namun gunung-gunung 

tersebut meletus jauh pada masa ketika populasi manusia masih sangat 

sedikit. Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia 

sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah 

ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi 

sedang tumbuh dan berkembang pesat. Tercatat bahwa letusan Gunung 

Krakatau yaitu  bencana besar pertama di dunia sesudah  penemuan 

telegraf bawah laut. Kemajuan tersebut, sayangnya belum diimbangi 

dengan kemajuan di bidang geologi. Para ahli geologi saat itu bahkan 

belum mampu memberikan penjelasan mengenai letusan tersebut. 

Gunung Krakatau yang meletus, getarannya terasa sampai Eropa. 

Menurut Profesor Ueda Nakayama salah seorang ahli gunung api 

berkebangsaan Jepang, Anak Krakatau masih relatif aman meski aktif dan 

sering ada letusan kecil, hanya ada saat-saat tertentu para turis dilarang 

mendekati kawasan ini karena bahaya lava pijar yang dimuntahkan 

gunung api ini. Para pakar lain menyatakan tidak ada teori yang masuk 

akal tentang Anak Krakatau yang akan kembali meletus. Kalaupun ada 

minimal 3 abad lagi atau sesudah 2325 M. Namun yang jelas, angka 

korban yang ditimbulkan lebih dahsyat dari letusan sebelumnya. Anak 

107

Krakatau saat ini secara umum oleh warga  lebih dikenal dengan 

sebutan “Gunung Krakatau” juga, meskipun sesungguhnya yaitu  

gunung baru yang tumbuh pasca letusan sebelumnya.

8).  Gunung Bromo Jawa Timur 

Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang 

Dewa Utama dalam agama Hindu), yaitu  sebuah gunung berapi aktif di 

Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di 

atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni 

Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, 

dan Kabupaten Malang. 

Gunung Bromo terkenal sebagai obyek wisata utama di Jawa Timur. 

Sebagai sebuah obyek wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya 

sebagai gunung berapi yang masih aktif. Gunung Bromo termasuk 

dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Bentuk tubuh 

Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau 

lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Gunung Bromo yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek 

wisata di Jawa Timur. Sebagai kawasan wisata, Gunung Bromo menjadi 

menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

  

108

 

Gambar  35:  Destinasi Gungung Bromo Tangga ke puncak Caldera 

Bromo 

Lautan pasir yaitu  andalan wisata dari gunung Bromo, di alam 

pegunungan yang sejuk, kita dapat melihat padang pasir dan rerumputan 

yang luas. Sedangkan yang paling ditunggu dari gunung bromo yaitu  

sightview ketika matahari terbit dan terbenam karena memang akan 

kelihatan jelas sekali dan sangat indah. Walaupun perjalanan ke Bromo 

sangat berdebu, tapi tidak terasa, karena keindahan yang disuguhkan 

benar-benar luar biasa.  Berlibur menuju bromo dapat dibilang praktis 

bila menyukai tipe traveller dan melalui jalur pintu utara. Namun dapat 

juga melakukan kunjungan dalam jangka waktu 12 jam saja. tentunya bila 

ingin  memulainya dari kota Surabaya, Malang, Jember dan sekitarnya. 

Perjalanan dapat dimulai dari jam 12 malam sehingga anda akan sampai 

sekitar pukul 2 - 3 pagi. Dimana kita dapat beristirahat dahulu sebelum 

melihat sunrise. Penjual makanan dan minuman di areal lautan pasir 

biasanya sudah buka menjelang pukul 3 pagi, sehingga sudah bisa bersiap 

- siap untuk melakukan pendakian melewati anak tangga puncak bromo 

yang terkenal itu. nikmatilah pemandangan sampai jam 9 pagi dan dapat 

kembali sampai di kota keberangkatan anda sekitar 12 siang. 

9). Gunung Kelimutu Flores NTT.

Gunung Kelimutu yaitu  gunung berapi yang terletak di Pulau 

Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa 

Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga 

buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau 

109

Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, 

dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah 

seiring dengan perjalanan waktu. Kelimutu merupakan gabungan kata 

dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. 

Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau 

Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang 

sangat dahsyat.  Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang 

sesuai dengan warna - warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna 

biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya 

jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna 

merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-

jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan 

kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata 

Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah 

meninggal. Para penduduk di sekitar Danau Kelimutu percaya, bahwa 

pada saat danau berubah warna, mereka harus memberikan sesajen bagi 

arwah orang - orang yang telah meninggal. Luas ketiga danau itu sekitar 

1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas 

antar danau yaitu  dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding 

ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding 

danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.

 

110

 

Gambar 36:  Puncak Gunung Kelimutu  Flores NTT yang sangat indah.

Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti 

gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan 

penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti 

masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat. Danau 

atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna 

– warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu 

Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-

mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau “Tiwu 

Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah 

meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. 

Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan 

tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.

10).  Taman Laut Bunaken Menado 

Bunaken yaitu  sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, 

yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Pulau ini merupakan 

bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. 

Pulau Bunaken dapat di tempuh dengan kapal cepat (speed boat) atau 

kapal sewaan dengan perjalanan sekitar 30 menit dari pelabuhan kota 

Manado. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang 

merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken. Taman laut ini 

111

memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam 

scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. Secara keseluruhan 

taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektare dengan lima 

pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua (Manarauw), 

Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak 

pulaunya, dan Pulau Naen. Meskipun meliputi area 75.265 hektare, 

lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang 

mengelilingi kelima pulau itu. 

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan 

kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 

titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik 

penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta 

keindahan pemandangan bawah laut.

 

 

Gambar  37: Keindahan biota Taman Laut Pulau Bunaken 

Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari 

112

bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah 

terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau 

dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung 

ke atas. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan 

di perairan sekitar Pulau Bunaken. Taman laut Bunaken memiliki 20 

titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 

meter. Dari 20 titik penyelaman, 12 poin di antara mereka menyelam di 

sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman yang paling sering 

dikunjungi oleh penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah 

laut.

11).  Danau Toba Sumatra Utara 

Danau Toba terletak di Provinsi Sumatera Utara yaitu  sebuah 

danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 

kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini 

terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Diperkirakan 

Danau Toba terbentuk saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang 

lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang 

paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological 

University memperkirakan bahwa jumlah total material pada letusan 

sekitar 2.800 km3 -sekitar 2.000 km3 dari Ignimbrit yang mengalir di 

atas tanah, dan sekitar 800 km3 yang jatuh sebagai abu terutama ke barat. 

 

Gambar   38:  Danau Toba (provinsi Sumatra Utara)

Aliran piroklastik dari letusan menghancurkan area seluas 20.000 km2, 

113

dengan deposito abu setebal 600 m dengan kawah utama. Penyebaran 

debu gunung berapi itu sangat luas, ditemukan hampir di seluruh dunia. 

Berasal dari sebuah erupsi supervolcano purba, yaitu Gunung Toba. 

Dugaan mengarah ke Gunung Toba, karena ditemukan bukti bentuk 

molekul debu vulkanik yang sama di 2100 titik. Sejak kaldera kawah 

yang kini jadi danau Toba di Indonesia, hingga 3000 mil, dari sumber 

letusan. Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu itu 

sampai terekam hingga Kutub Utara. Hal ini mengingatkan para ahli, 

betapa dahsyatnya letusan super gunung berapi Toba kala itu

12). Baluran (Jawa Timur)

Destinasi wisata Taman Nasional Baluran ini yaitu  salah satu 

Taman Nasional di Indonesia yang memiliki representasi spesifik 

ekosistem hutan kering di pulau Jawa, memiliki jenis vegetasi terdiri dari 

savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan 

bawah, hutan rawa dan hutan cemara yang hijau di sepanjang tahun. Tipe 

vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni 

sekitar 40 persen. Destinasi Baluran terletak di wilayah Banyuputih, 

Situbondo dan Wongsorejo, Banyuwangi (sebelah utara), Jawa Timur, 

Indonesia. 

 

Gambar 39: Destinasi Wisata Taman Nasional Baluran

114

 

Gambar 40:  Pemandangan Alam di Gunung Baluran Situbondo  Jawa 

Timur 

Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang 

berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. Pintu Gerbang untuk masuk 

ke Taman Nasional Baluran berada di 7°55’17.76”S dan 114°23’15.27”E. 

Tanahnya yang berwarna hitam dari jenis tanah aluvial dan vulkanik 

meliputi luas setengah luas daratan rendah yang ditumbuhi rumput savana. 

Daerah tersebut merupakan daerah yang sangat subur dan kaya sumber 

makanan bagi berbagai jenis satwa pemakan rumput. Pemandangan 

alamnya yang memiliki ciri khas ini menjadi daya tarik wisata minat 

khusus bagi wisatawan asing yang suka meneliti (researcher) tentang 

kehidupan ekosistem yang ada di hutan kering di Indonesia.

13). Dreamland (Bali)

Destinasi Pantai Dreamland yaitu  sebuah tempat wisata yang 

terletak di sebelah selatan Bali daerah Pecatu. Pantai Dreamland ini 

dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu 

karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada 

dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 

30 menit dari pantai Kuta. Pantai Dreamland sendiri hampir mirip 

dengan pantai Kuta. 

115

 

 

Gambar  41 :  Pantai Dream Land di Bali - Indonesia

Hamparan Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi 

pemandangan yang sangat indah memikat mata untuk dipandang. 

Lokasi yang berpasir putih bersih di pantai tepat di bawah dinding 

karang curam cocok untuk menikmati saat matahari tenggelam (sunset) 

atau sekadar menyaksikan atraksi para peselancar. Dengan ombaknya 

yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga 

selancar air (surfing), bahkan Dreamland sudah dijadikan semacam 

surfing spot baru untuk kawasan Bali. Pantai Dreamland merupakan 

salah satu pantai yang paling indah di Bali selain pantai Kuta. Pantai 

yang terletak tidak jauh dari Uluwatu di pulau Bali yang juga sangat 

terkenal karena keindahan pemandangan alamnya. Banyak wisatawan 

menikmati keindahan alam dari perpaduan pantai pasir putih yang 

116

bersih, tebing batuan karang yang unik, dan besarnya ombak laut yang 

bergulung-gulung menerpa tebing pantai menjadi peristiwa yang sangat 

indah untuk diabadikan dengan foto. Keindahan dan kebersihan pantai 

menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi 

juga turis asing. Asal usul nama Dreamland dikarenakan dulu di area 

ini terdapat sebuah proyek perumahan dan objek wisata yang layak 

sebagai tempat untuk diimpikan. Namun proyek tersebut terhambat dan 

terbengkalai sedangkan para penduduk desa Pecatu yang dulunya hidup 

sebagai petani sangat berharap proyek selesai dan mereka bisa menekuni 

bisnis lain di bidang pariwisata. Untuk itu lahan disekitar pantai ini 

disebut dengan Dreamland (tanah impian).

14). Danau Gunung Tujuh (Seven Lakes Mountain), Jambi

Destinasi wisata Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang 

terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi Sumatra Barat yang lokasi tepatnya 

di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro. Danau ini berada di kawasan 

Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung 

Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional 

Kerinci Seblat yang merupakan salah satu situs Warisan Dunia menurut 

UNESCO. Bagi para pendaki gunung (Mountain Climber) Gunung 

Kerinci ini mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut 

merupakan gunung aktif yang tertinggi di Indonesia (3805.m dpl), namun 

bagi wisatawan yang ingin sekadar menikmati keindahan alam Kabupaten 

Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan 

wisata. Selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur jalan 

menuju ke Danau Gunung tujuh yang dilalui juga jauh lebih mudah dari 

pada ke Gunung Kerinci. 

117

 

 

Gambar  42 :  Danau Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci Jambi

Danau Gunung Tujuh juga merupakan salah satu Danau tertinggi di 

Indonesia, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan 

laut. Dengan ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan 

betapa dinginnya air Danau Gunung Tujuh di pagi hari. Meskipun 

begitu, berendam di Danau Gunung Tujuh dengan air yang sangat dingin 

menjadi tantangan sendiri bagi para pendaki gunung.

warga  daerah Gunung Kerinci bangga dengan keberadaan 

Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. 

Selain itu juga ada beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan 

alam yang unik dan menarik pula yakni Danau Belibis dengan alam 

yang masih asli memberikan sentuhan daya tarik alam yang berbeda. 

Sehingga kabupaten Jambi ini memiliki asset wisata alam yang berbeda 

118

dengan obyek wisata alam di daerah Indonesia yang lain. Selain itu di 

Jambi juga terkenal dengan masjid seribu tiang yakni sebuah masjid yang 

ada di Jambi yang memiliki banyak sekali tiang bangunannya bahkan di 

hias sangat indah seperti yang ada di Kota Medinah.

15). Green Canyon (West Java)

Destinasi wisata Green Canyon Pangandaran Indonesia ini terletak 

di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis, Jawa Barat. Lokasi 

destinasi wisata ini dari Kota Ciamis berjarak sekitar 130 km atau jarak dari 

pantai Pangandaran hanya berjarak sekitar 31 km. Di dekat objek wisata 

ini terdapat objek wisata Batukaras serta Lapangan Terbang Nusawiru. 

Objek wisata Green Canyon yang mengagumkan ini sebenarnya 

merupakan aliran dari sungai Cijulang yang melintas menembus gua-gua 

yang penuh dengan keindahan pesona stalaktit dan stalakmitnya. Selain 

itu daerah ini juga diapit oleh dua bukit dengan banyaknya bebatuan dan 

rerimbunan pepohonan. Semuanya itu membentuk seperti suatu lukisan 

alam yang begitu unik dan begitu menantang untuk dijelajahi.  Untuk 

mencapai lokasi Goa ini wisatawan harus berangkat dari dermaga kapal di 

Ciseureuh yang kemudian melakukan perjalanan dengan menggunakan 

perahu tempel atau kayuh yang banyak tersedia dan disewakan di sana. 

Jarak antara dermaga dengan lokasi Green Canyon sekitar 3km, yang 

bisa ditempuh dalam waktu 30-45 menit. Sepanjang perjalanan kita akan 

melewati sungai dengan air berwarna hijau tosca sehingga diberi nama 

Green Canyon.  

 

119

 

Gambar  43:  Green Canyon Jawa barat 

Destinasi wisata alam Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. 

Kombinasi sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan berbagai stalaktit-

stalakmit. Menjadi perpaduan yang sangat indah dan menarik untuk 

dikunjungi. Ibaratnya merupakan suatu kecantikan yang tidak terlihat 

awalnya, yang dibungkus dalam sebuah perjalanan air sungai yang 

sangat dalam, atau berada pada lokasi yang tersembunyi seperti paradise. 

Destinasi wisata Green Canyon ini dikembangkan pada tahun 1980.  

Wisatawan sesudah  melakukan perjalanan sungai yang berakhir dengan 

terlihat jeram serta dengan alur sungai yang sempit yang sulit dilewati 

oleh perahu berarti perjalanan wisata sungai ini sudah sampai di mulut 

Green Canyon, di mana airnya sangat jernih berwarna kebiru-biruan. 

Di sinilah awalnya petualangan menjelajah keindahan objek wisata goa 

Green Canyon. Wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menyusuri goa 

ke atas dengan berenang atau merayap di tepi batu. Disini disediakan 

ban sebagai pelampung bagi yang memilih untuk berenang. Meskipun 

harus menempuh cara seperti ini, namun perjalanan wisata ini dijamin 

sepenuhnya aman. Bahkan untuk anak-anak 6 tahun ke atas cukup 

aman untuk menyusuri aliran sungai dengan menggunakan ban dan 

dipandu oleh pemilik perahu yang disewa. Perjalanan terus berada dalam 

cekungan dinding terjal di kanan kiri aliran sungai. Keunikan dinding 

batuan goa menjadi  keindahan tersendiri, yang paling unik berbentuk 

menyerupai sebuah gua yang atapnya sudah runtuh. Selain itu di bagian 

atas beberapa kali pengunjung akan melewati stalaktit-stalaktit yang 

120

masih dialiri tetesan air tanah. sesudah  beberapa ratus meter berenang, 

akan terlihat beberapa air terjun kecil di bagian kiri kanan yang begitu 

menawan. Jika diteruskan berenang maka pengunjung sampai pada 

ujung goa, di mana terdapat gua yang dihuni oleh banyak kelelawar.

16).  Danau Sentani Jayapura 

Destinasi wisata Danau Sentani yaitu  danau yang terletak di 

Papua Indonesia. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan 

Cagar Alam Cyclops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Danau 

ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. 

Danau Sentani yang memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada 

ketinggian 75 mdpl. Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua. 

Di danau ini juga terdapat 21 buah pulau kecil menghiasi danau yang 

indah ini. Arti kata Sentani berarti “di sini kami tinggal dengan damai”. 

Nama Sentani sendiri pertama kali disebut oleh seorang Pendeta Kristen 

BL Bin ketika melaksanakan misionaris di wilayah danau ini pada tahun 

1898. Danau ini sudah dikelola menjadi objek wisata karena berjarak 

50 kilometer dari Jayapura dan mudah dijangkau, sebagai pelengkap 

di danau ini sudah banyak terdapat perahu wisata untuk berkeliling 

di Danau Sentani. Di danau ini juga diadakan Festival Danau Sentani 

untuk menarik wisatawan. Festival Danau Sentani biasanya diadakan 

pada pertengahan bulan Juni tiap tahun, FDS sendiri telah ditetapkan 

sebagai festival tahunan dan masuk dalam kalendar pariwisata utama. 

Festival ini diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang 

khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai 

kuliner khas Papua.

121

 

 

Gambar 44:  Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon).

Danau Sentani yang memiliki panorama yang sangat indah, keunikan 

tersendiri dan langka didunia menjadi destinasi wisata unggulan di 

Indonesia.

Di danau ini terdapat 30 spesies ikan air tawar dan empat di 

antaranya merupakan endemik Danau Sentani yaitu ikan gabus Danau 

Sentani (Oxyeleotris heterodon), ikan pelangi Sentani (Chilatherina 

sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus) dan hiu gergaji 

(Pristis microdon). Danau Sentani juga kaya akan beragam biota laut 

dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Danau Sentani 

juga dijadikan lokasi wisata untuk berenang, bersampan, menyelam, 

memancing, ski air serta wisata kuliner. Di antara ketiga ikan endemik 

danau sentani yang populasinya semakin menyusut yaitu  ikan gabus 

122

Danau Sentani, sangat disayangkan hal ini dikarenakan telur ikan ini 

dimakan oleh ikan gabus dari jenis yang lain.

17). Goa Gong (Pacitan Jatim)

Goa Gong di Pacitan ini diklaim sebagai goa terindah di Asia 

Tenggara. Di dalam gua ini wisatawan dapat melihat berbagai macam 

tonjolan batuan (stalaktit / stalakmit) yang sangat menarik dan terjadinya 

proses alami dengan paduan sinar yang menerangi gelapnya suasana 

dalam goa menjadi daya tarik tersendiri.

Goa Gong Pacitan memiliki kedalaman goa sepanjang 256 meter 

dan memiliki stalakmit dan stalaktit berumur ratusan tahun. Goa ini 

muncul sebagai akibat dari aktivitas vulkanik dan gerakan termik 

yang diperkirakan berlangsung ratusan hingga ribuan tahun silam. 

Berdasarkan kisah warga  lokal, goa ini dinamai sebagai Goa 

Gong yaitu  karena warga  kerap mendengar adanya suara gema 

tabuhan seperti suara gong yang berasal dari dalam goa. Gong yaitu  

salah satu alat tabuh dalam kesenian gamelan Jawa. Suara seperti gong 

dari dalam goa ini yaitu  hasil dari pantulan tetesan air alam goa yang 

menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa tersebut. Bunyi yang 

dihasilkannya terdengar harmonis dan indah, bahkan jika Anda berada 

di pintu masuk goa tersebut. Lokasi jalan yang terjal dan licin serta gelap 

menuntut wisatawan harus berhati-hati dengan menggunakan senter 

untuk menerangi jalan mengelilingi lokasi gua yang disewakan oleh 

warga  pengelola setempat. Namun demikian sekarang ini selalu 

dipadati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia juga wisawan 

asing. Panataan kawasan destinasi wisata Goa Gong ini semakin indah 

dan menarik melalui jalan dengan jembatan menuju pintu masuk Goa 

dan jalan keluar yang terpisah dan melalui pasar tradisional warga  

setempat sehingga dapat menjual produk-produk makanan dan souvenir 

hasil kerajinan khas daerah kabupaten Pacitan.

123

 

 

Gambar 45: Goa Gong Pacitan Jawa Timur.

Indahnya Stalaktit dan Stalagmit dengan perpaduan warna sinar 

lampu untuk menerangi gelapnya lokasi dalam Goa Gong.  

18). Taman Nasional Bantimurung Sulsel

Destinasi wisata Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (atau 

disingkat TN Babul) yang terletak di Sulawesi Selatan, memiliki area 

seluas ± 43.750 Ha. Namun secara administratif kawasan Taman Nasional 

ini terletak di wilayah pemerintahan Kabupaten Maros dan Kabupaten 

Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Secara geografis terletak antara 119° 

34’ 17” – 119° 55’ 13” Bujur Timur dan antara 4° 42’ 49” – 5° 06’ 42” 

Lintang Selatan. Secara kewilayahan, batas-batas TN Babul yaitu  

sebagai berikut: Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Pangkep, 

124

Barru dan Bone, Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Maros dan 

Kabupaten Bone, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Maros 

dan Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Maros dan Kabupaten 

Pangkep. Taman nasional ini ditunjuk menjadi kawasan konservasi atau 

taman nasional berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 

SK.398/Menhut-II/2004 tanggal 18 Oktober 2004. 

Destinasi wisata ini dikelola oleh pengelolanya Balai Taman 

Nasional Bantimurung-Bulusaraung, yang berkedudukan di kecamatan 

Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. Taman Nasional Bantimurung 

memiliki pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman ini, 

terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis 

tanaman dapat bertahan di musim kemarau panjang. Taman Nasional 

Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai keunikan, yaitu: karst, goa-

goa dengan stalaknit dan stalakmit yang indah, dan yang paling dikenal 

yaitu  kupu-kupu. Bantimurung ini oleh Alfred Russel Wallace dijuluki 

sebagai The Kingdom of Butterfly (kerajaan kupu-kupu. Taman Nasional 

ini merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang menyuguhkan wisata 

alam berupa lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis, air 

terjun, dan gua yang merupakan habitat beragam spesies termasuk kupu-

kupu. Kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung salah satunya 

yaitu  penangkaran kupu-kupu dariberbagai jenis kupu-kupu local dan 

endemik, air terjun dan beberapa Goa-goa yang eksotik untuk dikunjungi 

wisatawan.

 

125

 

Gambar 46:  Kars di Taman Nasional Batimurung Bulusaraung Sulsel.

Taman Nasional ini memang menonjolkan kupu-kupu sebagai daya 

tarik utamanya. Di tempat ini sedikitnya ada 20 jenis kupu-kupu yang 

dilindungi pemerintah dan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah 

No. 7/1999. Beberapa spesies unik bahkan hanya terdapat di Sulawesi 

Selatan, yaitu Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, Troides 

Haliphron Boisduval, Papilo Adamantius, dan Cethosia Myrana. 

Antara tahun 1856-1857, Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian 

hidupnya di kawasan tersebut untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu. 

Wallace menyatakan Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly 

(kerajaan kupu-kupu). Menurutnya di lokasi tersebut terdapat sedikitnya 

250 spesies kupu-kupu. Lokasi wisata ini juga memeliki dua buah gua 

yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata minat khusus. Kedua gua itu 

yaitu  Gua Batu dan Gua Mimpi. Selain di kawasan Bantimurung, 

Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai macam 

lokasi ekowisata yang menarik. Di sana terdapat lebih dari 80 Gua alam 

dan Gua prasejarah yang tersebar di kawasan karst Taman Nasional 

Bantimurung-Bulusaraung

19).  Belitung Island, (Bangka Belitung) 

Destinasi wisata pulau Belitung, atau Belitong (bahasa setempat, 

diambil dari nama sejenis siput laut), dahulu dikenal dengan nama Billiton 

yaitu  sebuah pulau di lepas pantai timur Sumatra, Indonesia, diapit 

oleh Selat Gaspar dan Selat Karimata. Pulau ini terkenal dengan lada 

putih (Piper sp.) yang dalam bahasa setempat disebut sahang, dan bahan 

126

tambang tipe galian-C seperti timah putih (Stannuum), pasir kuarsa, 

tanah liat putih (kaolin), dan granit. Akhir-akhir ini menjadi tujuan 

wisata alam alternatif. Pulau ini dahulu dimiliki Britania Raya (1812), 

sebelum akhirnya ditukar kepada Belanda, bersama-sama Bengkulu, 

dengan Singapura dan New Amsterdam (sekarang bagian kota New York). 

Kota utamanya  Tanjung Pandan. Keindahan laut yang masih asli belum 

banyak terkena pencemaran, sangat potential untuk dikembangkan. 

Obyek destinasi wisata di Bangka Belitung yang punya keunikan alam 

namun belum terekspos sebagai destinasi pariwisata dunia, pada hal 

dengan pantai dan keunikan batu-batuan yang langka tersebut seharusnya 

menjadi daya tarik alam yang luar biasa. Pulau Belitung terbagi menjadi 

2 kabupaten yaitu Kabupaten Belitung, beribukota di Tanjung Pandan, 

dan Belitung Timur, beribukota Manggar. Sebagian besar penduduknya, 

terutama yang tinggal di kawasan pesisir pantai, sangat akrab dengan 

kehidupan bahari yang kaya dengan hasil ikan laut.

 

 

127

Gambar 47: Obyek wisata Pulau Belitung

Berbagai produk makanan olahan yang berbahan ikan menjadi 

makanan sehari-hari penduduknya. Kekayaan laut menjadi salah satu 

sumber mata pencaharian penduduk Belitung. Sumber daya alam yang 

tak kalah penting bagi kehidupan warga  Belitung yaitu  timah. 

Usaha pertambangan timah sudah dimulai sejak zaman Hindia Belanda. 

Penduduk Pulau Belitung terutama yaitu  suku Melayu (bertutur dengan 

dialek Belitung) dan keturunan Tionghoa Hokkien 

Pulau indah, di Bangka Belitung memiliki pemandangan unik dan 

pantai pasir putih yang dihiasi dengan batu-batu granit asli yang artistik 

dan sejernih kristal air laut, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil 

Pemandangan yang paling berbeda di Pantai Belitung yaitu  formasi 

batuan granit besar yang menyebar di sepanjang perairan dangkal. Batu 

granit raksasa tersebut diam membeku di tengah air berdampingan 

bersama indahnya pemandangan sekitar yang memesona. Beberapa 

formasi batuan raksasa ini bahkan membentuk terowongan pendek 

sehingga di bawahnya menjadi Taman bermain menarik di perairan yang 

tenang. Temukan salah satu pemandangan pantai dengan pemandangan 

batu granit ini di Pantai Tanjung Tinggi yang sekaligus menjadi latar 

film: Laskar Pelangi

Ada juga pantai lainnya yang menawarkan pemandangan formasi 

batuan granit yang megah dan suasana damai seperti Pantai Tanjung 

Kelayang Beach, Pantai Burung Mandi, Pantai Tanjung Binga, Pantai 

Punai, dan Pantai Membalong.

Belitung juga dikelilingi lebih dari 100 pulau kecil yang hampir 

semuanya dihiasi pasir putih dan batu granit tetapi hanya beberapa pulau 

yang berpenghuni. Menurut sejarahnya salah satu pulaunya yaitu Pulau 

Lengkuas yaitu  tempat dimana bisa menemukan rumah kuno antik 

dan mercusuar abad ke-19 dan yang dibangun oleh pemerintah Hindia 

Belanda. Pulau Burung, Pulau Babai, Pulau Pengadaran, Pulau Lutung, 

Pulau Kera, dan Pulau Jenang yaitu  di antara beberapa pulau-pulau 

kecil yang menawarkan pemandangan sangat indah. Selain pantai yang 

menakjubkan, Belitung juga membanggakan warisan masa lalunya. Di 

Tanjung Pandan, Museum Belitung memiliki koleksi besar mengenai 

sejarah lengkap pulau tersebut. Di bangun tahun 1963, museum ini 

128

diprakarsai seorang ahli geologi Belgia, Dr. Oesberger, yang saat itu 

bekerja di industri pertambangan Belitung.

20).  Derawan Island, East Kalimantan 

Kepulauan Derawan yaitu  sebuah kepulauan yang berada di 

Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang saat ini masuk ke wilayah 

Kalimantan Utara. Di kepulauan ini terdapat sejumlah objek wisata bahari 

menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan 

mancanegara terutama para penyelam kelas dunia. Kepulauan Derawan 

memiliki tiga kecamatan yaitu, Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk 

Biduk, Berau.  Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal di kepulauan 

tersebut, yakni Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban yang 

ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik. Secara geografis, 

terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang 

terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Raburabu, 

Pulau Samama, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Nabuko, Pulau 

Maratua dan Pulau Derawan serta beberapa gosong karang seperti 

gosong Muaras, gosong Pinaka, gosong Buliulin, gosong Masimbung, 

dan gosong Tababinga.

 

129

 

Gambar 48:  Pulau Derawan Kalimantan Timur 

Di Kepulauan Derawan terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau 

kecil yang sangat penting yaitu terumbu karang, padang lamun dan 

hutan bakau (hutan mangrove). Selain itu banyak spesies yang dilindungi 

berada di Kepulauan Derawan seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, 

lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung, ikan barakuda dan beberapa 

spesies lainnya. Di perairan sekitarnya memiliki taman laut dan terkenal 

sebagai wisata bawah laut (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. 

Di atas batu pada kedalaman sepuluh meter, ada yang sekarang dikenal 

sebagai “Pemicu Biru Wall”.  

Tujuan destinasi pariwisata tersebut diatas akan menawarkan banyak 

tantangan dan peluang. Tujuan yang diharapkan untuk menjadi  pilihan 

wisatawan : pariwisata tradisional atau pendekatan aspek wisata yang 

lebih berkelanjutan. Untuk model pariwisata tradisional, (kearifan lokal) 

reward jangka pendek sering mengungguli perencanaan jangka panjang. 

margin rendah. Kuantitas dapat gerhana kualitas tinggi-manfaat; 

Keberhasilan diukur dalam banyaknya pendatang, tidak menguntungkan 

para wisatawan. Manajemen harus berhati-hati, yang negatif bisa 

melebihi positif. Pengaruh isu-isu negatif dari kecerobohan penduduk 

yang bisa merugikan lingkungan, degradasi pemandangan, merusak 

budaya lokal, dan saluran pendapatan pariwisata jauh dari harapan 

warga  setempat. Situs bersejarah, arkeologi, dan alam yang harus 

dijaga dari gangguan fisik air mata. residu minyak dari tangan dan jari 

yang secara perlahan mengikis penuaan blok batu kapur. Pada terumbu 

130

karang penyelam canggung bertemu polip hidup, menghancurkan mereka 

dengan sirip, atau mengubur mereka di bawah pas


Share:

POPULAR

TRANSLATE

Privacy Policy

viewer

Penulis

Foto saya
saya mahluk lain asli cuma hanya sekedar asal asalan berpura pura menjadi penulis kecil kecilan saja tanpa tujuan tanpa arti ini tulisan sederhana yang tidak menarik tidak bisa dipahami terlalu berbelit Belit

SEARCH