mbil berdagang (niaga).
Undang-undang Kepariwisataan No.9 /90
Industri Pariwisata diterjemahkan sebagai usaha Pariwisata yang
dibedakan atas:
a). Usaha Jasa Pariwisata
b). Usaha Sarana Pariwisata.
c). Pengusahaan Obyek dan Daya Tarik Wisata
a). Usaha Jasa Pariwisata:
1. Biro Perjalanan Wisata (BPW)
2. Agen Perjalan Wisata (APW)
3. Pramuwisata (Guide).
4. Tour Leader, Tour Operator, Tour conductor.
5. Usaha Informasi Wisata.
6. Impressario (impressariat) yaitu organisasi yang mendatangkan
atau mengirimkan artis atau atlit, pengurusan surat-surat (passport.
dll), pengurusan akomodasi dan meal. Contoh: Mendatangkan
MIKE TYSON, Beatles dll.
7. Usaha jasa Konvensi (Convention)
82
Perjalanan intensif dari Pameran (exibition)
Perjalan intensif yaitu perjalanan (tour) yang dilakukan oleh
karyawan untuk memberikan dorongan untuk bekerja dengan baik
(Outing, Gathering)
M.I.C.E: Meeting, Insentive, Conference & Exibition.
8. Usaha Konsultasi Pariwisata
Usaha minat khusus (special interest Tourism)
Pedestrian Tourism (Hiking).
b). Usaha sarana wisata
Usaha sarana wisata yaitu usaha-usaha yang dilakukan dalam
menunjang kegiatan wisata yang ada dan berkaitan dengan kebutuhan–
kebutuhan para pelaku wisata akan berbagai fasilitas fasilitas penunjang
dalam kegiatan wisata itu sendiri.
1. Usaha Transportasi Wisata.
2. Usaha Jasa Boga (catering service)
3. Usaha Akomodasi
4. Usaha Wisata Tirta (water tourism)
Memancing dan mendayung di Telaga = Water Tourism
Memancing dan mendayung di Laut = Marine Tourism
5. Usaha Kawasan Wisata (Resort Tourism).
Usaha ini harus memenuhi beberapa syarat yaitu:
Accesibility, Attraction, Public Utility (aminity).
Kegiatan tersebut masih perlu ditunjang oleh pemerintah yaitu:
organization, political, Stability.
5.7. Usaha Obyek dan Daya Tarik Wisata
Merupakan kegiatan-kegiatan dan program-program yang dilakukan
oleh pemerintah dalam mengembangkan obyek-obyek wisata yang ada
yaitu mengusahakan obyek wisata: Alam, Budaya, Kesenian serta Minat
khusus.
1). Obyek dan daya tarik wisata Alam:
a. Taman wisata Nasional wisata alam: ujung kulon, Bali barat,
Bromo (Tengger). Taman wisata: Borobudur, Prambanan, Boko.
83
b. Taman Hutan Raya: kebun raya Bogor, kebun raya Dago
(Bandung). Taman Laut Bunaken Maluku, Jawa timur, Jawa barat,
Pulau seribu dan Sumatra.
2). Obyek daya tarik wisata Budaya:
a. Candi-candi: Borobudur, Prambanan, Boko, dll.
b. Peninggalan kuno: Kraton.Palace; Taman sari;
c. Musium: (musium Kereta-Api, Tekstil, Musium Angkot)
d. Pengelolaan: (Sanggar tari, budaya.)
e. Taman rekreasi: Taman MINI (TMII), Taman Ancol.
f. Taman Hiburan: Purna Budaya.
g. Taman Satwa: Kebun binatang, Taman komodo.
h. Monumen: Monas Jakarta; Monumen Yogya Kembali
Daya tarik Wisata budaya
Kegiatan atraksi daya tarik budaya dari kearifan local (local wisdom)
suatu daerah yang sudah menjadi adat turun temurun dan terjadwal
pelaksanaannya menjadi event budaya yang banyak diminati oleh
wisatawan khususnya yang mempercayai bahwa dalam upacara tersebut
dapat mendatangkan rezeki atau berkah bagi yang mempercayainya.
Sebagai contoh acara grebeg gunungan sekaten yang terbuat dari bahan
hasil pertanian (palawija) diperebutkan oleh warga umum dan bila
yang mendapatkan sesuatu dari gunungan tersebut akan mendapatkan
manfaat psikologis rezeki yang melimpah dan kebahagian dalam
keluarganya.
Gambar 18: Upacara Gunungan Sekaten di Kraton Palace Yogyakarta.
84
Pada gambar diatas gunungan sekaten tersebut sebagai lambang
rasa syukur dari Sultan Yogya atas kejayaannya, yang harus di bagikan
kepada warga umum untuk diperebutkan di depan masjid Agung
Yogyakarta. Budaya ini sudah menjadi agenda event pariwisata yang
menjadi daya tarik warga dari daerah lain jawa tengah, jawa barat
dan jawa timur untuk datang ke Yogyakarta ikut memperebutkan acara
gunungan sekaten tersebut. warga yang percaya pada upacara
sakral tersebut, apabila mereka berhasil mendapatkan sesuatu yang
diperebutkan dari gunungan tersebut mereka mendapatkan rezeki dan
kehidupan keluarga yang sejahtera.
Gambar 19: Upacara Labuhan di Pantai Parang Kusumo Yogyakarta
Demikian pula kegiatan upacara Suatu acara adat yang diselenggarakan
setiap tahun oleh Kraton Yogyakarta yaitu Upacara Labuhan Laut. Kata
“labuh” artinya mirip kata “larung” yang bermakna membuang sesuatu
ke dalam air laut. Secara sederhana upacara ini sendiri bisa diartikan
sebagai aktivitas memberi sesaji / persembahan kepada roh halus
yang berkuasa di laut selatan. Tujuannya untuk menjaga keselamatan
pribadi Sri Sultan, kraton serta rakyat Yogyakarta. Sedangkan upacara
pemberian sesaji laut ini lokasi di Pantai Parangkusumo. Di pantai itu,
pelaksanaan upacara labuhan dilakukan dengan cara melemparkan sesaji
ke laut dilakukan oleh petugas khusus Kraton beserta para prajurit Kraton
dengan upacara khusus yang disaksikan oleh warga setempat juga
yang datang dari berbagai daerah, sehingga suasana yang syakral,
khidmad namun menjadi meriah.
85
Upacara labuhan yang sama maksudnya juga dilakukan ke gunung
Merapi yang menurut kepercayaan juga dihuni oleh kekuatan roh halus
seperti di pantai laut selatan Sri Sultan memberikan sedekah yang berupa
sesaji yang dilakukan oleh pejabat Kraton disaksikan oleh warga
umum.
Pergelaran Seni tari tradisional (asset local wisdom) merupakan
aktivitas pelestarian budaya daerah yang menjadi atraksi wisata,
banyak diminati oleh wisatawan asing (wisman) yang berkunjung ke
Yogyakarta, Acara in selalu di pertunjukan dalam upacara adat khusus
kraton dalam peringatan tertentu, namun sekarang selalu di pertunjukan
bagi wisatawan yang berkunjung di Kraton Palace. Namun fenomena
yang terjadi regenerasi pencinta seni tari seperti ini yang semakin
sedikit. Sehingga pelestarian budaya seni tari ini sangat menghawatirkan
kelangsungannya. Sedangkan seni tari tradisional ini sangat spesifik dan
megah dan memiliki nilai yang sangat mahal bagi pelestarian budaya
daerah di Indonesia.
Gambar 20: Tari bedoyo Kraton Yogyakarta
Pelestarian budaya sebagai salah satu asset kearifan local daerah
merupakan komitmen pemerintah sebagai aktivitas dalam pengembangan
pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) yang harus dijaga dan
dilestarikan di setiap daerah di Indonesia. Berbeda dengan warga
Bali yang sangat concerned dengan pelestarian budaya mereka, di setiap
tempat pertemuan warga warga “Bale banjar” setiap hari dipenuhi
86
anak-anak kecil dan dewasa untuk latihan menari, dan pertunjukan tari
bali ini dapat dinikmati setiap hari oleh wisatawan di berbagai tempat
yang berbeda dengan biaya yang cukup menguntungkan, sehingga dapat
meningkatkan kesejahteraan warga . .
Gambar 21: Tari Pendet Bali
Tarian Pendet ini yaitu salah satu jenis tarian yang dipertunjukkan
pada saat menerima tamu, sebagai ungkapan rasa bsenang menerima
kunjungan, juga ucapan selamat datang kepada wisatawan yang datang
berkunjung di Bali.
3). Obyek daya tarik wisata Minat khusus:
a. Taman berburu
b. Agro wisata. (Kebun Teh Pagilaran, Tamansari Jakarta; Kebun
Apel Malang)
c. Wisata Tirta (Tanjung Benoa; Bali; RajaAmpat Papua; Bunaken
Menado)
d. Wisata petualangan (Geo-Park Gunung Kidul; Gunung api Purba
Nglanggeran; Kalibiru Kulon Progo; Goa Pindul; Rafting Kali
Elo))
e. Speologi (Gua Cerme; Goa Gong; Goa Tabuhan)
f. Ziarah wisata (Gua Maria Muntilan)
g. Health tourism: air panas, jamu tradisional. Dll.
Destinasi wisata Kalibiru Kulon Progo Yogyakarta.
Salah satu destinasi wisata baru Kalibiru di Kabupaten Kulon
87
Progo yaitu objek wisata alam paling terkenal yang sedang populer
dan nge-hits saat ini khususnya dikalangan remaja di Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY) juga di Indonesia. Keindahan alam pemandangan
pegunungan Menoreh sangat mendukung keberadaan wisata alam
Kalibiru ini’ kegiatan petualangan, naik pohon menyeberangi jembatan
gantung diatas pohon yang tinggi menjadi daya
Destinasi wisata akhir-akhir ini banyak dikunjungi wisatawan turist
traveler hingga backpacker. Namun permasalahan yang ada yaitu
kepedulian pengelola dalam menyediakan sarana prasana masih sangat
terbatas dan jaminan safety masih kurang diperhatikan. Jalan akses
menuju lokasi Kalibiru juga tidak memadahi karena sempit sehingga
mobil berpapasan ketemu mobil yang lain harus berhenti atau memakan
waktu. Dengan demikian perlu pemberdayaan warga pengelola
dan peningkatan sarana prasarana agar tercipta sebagai obyek destinasi
wisata unggulan di Kabupaten Kulon Progo.
GOA Pindul (Cave Tubing) yaitu salahsatu obyek wisata petualangan
geopark yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dari berbagai
daerah di Indonesia maupun wisatawan asing, karena keunikannya
menyusuri air sungai dibawah tanah yang penuh tantangan. Lokasinya
ada di kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, merupakan tempat wisata
yang sangat menarik dan menantang untuk dikunjungi namun kendalanya
88
sarana prasarananya masih terbatas, dan kalu musim hujan airnya
keruh dan terkesan kotor. Goa Pindul ini salah satu pilihan menarik
untuk menyusuri sungai dibawai tanah menggunakan bekas Ban truk
dipergunakan sebagai pelampung untuk menelusuri aliran sungai di
dalam goa, serta menikmati stalaktit stalakmit yang berusia ratusan
tahun, binatang kelelawar yang ribuan jumlahnya.
Gambar 23: GeoPark Gua Pindul Gunung Kidul Yogyakarta
Namun saat ini masih perlu keterlibatan serius pemerintah daerah,
karena dominasi pengelolaan dari warga local yang sering terjadi
perselisihan dari saling berebut lahan. Pemerintah daerah harus ikut
turun tangan, sehingga dapat menjaga eksistensi obyek wisata yang
sering terjadi konflik dari pengelola lokal. Sedangkan dengan jumlah
pengunjung yang cukup banyak dapat meningkatkan kesejahteraan dan
pengembangan kelangsungan hidup warga setempat.
5.8. Daerah tujuan wisata (DTW) di Indonesia
Daerah tujuan wisata di negara kita yang tersebar di seluruh wilayah
Indonesia, terdiri dari berbagai jenis daya tarik wisata, yang berbeda
dengan karakteristik nya masing-masing daerah untuk itu sangat perlu
untuk dipejari dan dipahami.
Beberapa daerah tujuan wisata yang ada di Indonesia sebagai berikut:
1). DKI Jakarta, antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini
Indonesia Indah, Museum Pusat, Pulau Seribu, Pelabuhan Sunda
89
Kelapa, Pusat Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan,
Monumen Proklamator, Museum Bahari, Museum Wayang, Monumen
Pancasila Sakti, Pasar Burung, dan Museum Tekstil.
2). Jawa Barat, antara lain Maribaya, Tangkuban Perahu, air panas Ciater,
Kebun Raya Bogor, Istana Presiden Cipanas, Pelabuhan Ratu, Pantai
Pangandaran, Pantai Karang Bolong, Puncak, Waduk Jatiluhur, dan
Keraton Cirebon.
3). Jawa Tengah, antara lain Masjid Agung Demak, Istana Mangkunegara,
Taman Hiburan dan Rekreasi Tegal Wareng Semarang, Baturaden,
Museum Batik Pekalongan, Museum Kereta Api, dan Candi
Borobudur.
4). Di Daerah IstimewaYogyakarta antara lain Keraton Yogyakarta,
Candi Prambanan, Kebun Binatang Gembira Loka, Museum
Lukis Affandi, Taman Wisata Pelawangan, Makam Imogiri, Kota
Cede, Istana Air Taman Sari, Museum Sono Budaya, Pantai-pantai
sepanjang pantai selatan yang puluhan jumlahnya dan berbagai nuasa
alam yang berbeda dari wilayah Kulon Progo, Bantul dan Gunung
Kidul. (Pantai Glagah, Goa Cemara, Pantai Baru, Samas, Parangtritis,
Baron, Kukup, ngrenehan, pantai Siung, Jogan, Timang,
5). Jawa Timur, antara lain Karapan Sapi Madura, Pantai Kenjeran, Candi
Panataran, Air Terjun Sudodo, Pantai Perigi, Gunung Kawi, Taman
Candra Wilwatikta, Taman Nasional Gunung Bromo, Pasir Putih,
Kali Klosok, Semeru, Air Panas Songgoriti, dan Museum Trowu Ian.
6). Bali, antara lain Art Centre Arbian Kapal, Pasar Burung, Museum
Bali, Museum Le Maveur, Bukit Seni Sange, Verdi Budaya, Pura
Taman Ayu, Mandala Wisata Wengi, Pantai Kuta, Pantai Nusa Dua,
Pantai Sanur, Pura Luwur Uluwati, Desa Kintamani, Kebun Raya,
Istana Tampak Siring, Toya Bungkah, Desa Ubud, dan Batu Bulan.
7). Sumatera Utara, antara lain Danau Toba, Prapat, Taman Wisata
Kundur, Pantai Cermin, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Pulau
Samosir, Candi Portibi, Museum Dairi, Brastagi, Pulau Tau, Pulau
Nias, Barus Jahe/Lingga, Balig, dan Pusat Rehabilitasi Orang Utan
Bahorok.
8). Sumatera Barat, antara lain Taman Siti Nurbaya, Pantai Sikek, Tugu
Khatulistiwa Bonjol, Rimba Panti, Bukittinggi, Kepulauan Mentawai,
Danau Singkarak, Karang Tirta, Pantai Air Panas, Kota Gadang, dan
90
Lembah Harau.
9). Sulawesi Selatan, antara lain Goa Manpu, Taman Purbakala
Leang¬leang, dan Sungguninasa.
10). Sulawesi Utara, antara lain Makam Kyai Maja, Tasik Ria, Watuga,
Pantai Kema/Batu Nona, Manado Tua, Kasinggola, Pantai Indah
Gorontalo, Danau Moat, Danau Limboto, Komplek Pulau Bunaken,
Komplek Hutan Tangkoko, Batuangus, Kiong, dan Pulau Lembah.
11). Papua, antara lain Tanjong Kasuari, Danau Sentani, Sky Line, bekas
markas besar Jenderal Mc. Arthur, Tanah Merah (Digul), dan Gua
Binsar.
12). Nusa Tenggara Barat, antara lain Istana Sultan Bima, Pulau Sumbawa
Dalam Loka, Pantai Sira dan Senggigi, Gunung Tambora, Cakra
Negara, Pulau Moyo, dan Gili Air.
13). Nusa Tenggara Timur, antara lain Atambua, Soe, Insana, Museum
Led aloro, rumah tempat pernbuangan Bung Karno /Ende, perburuan
ikan paus, Pulau Sumba dan sekitamya, Pulau Sabu/Sawo, Taman
Nasional Pulau Komodo, Kampung Rena, Ilang Boa, serta Gunung
Kalimutu.
14. Maluku, antara lain masjid, benteng, Museum Sawalima, Tugu Martha
Christina Tiahahu, bangunan Kesultanan Ternate-Tidore, Teluk Kaco,
lomba layar, Taman Nasional Marusella, Taman Taut Ambon, Tugu
Peringatan, Pulau Doi, dan Pantai Indah.
15). Kalimantan Timur, antara lain Taman Nasional Tanjung Isui,
Taman Nasional Kutai, Melak/Kersi Wah, Taman Grogot, dan Muara
Anclong/Muara Wahau.
16). Kalimantan Barat, antara lain Keraton Meupawah, Monumen
Mandir, Rumah Panjang, Pantai Pasir Panjang, Danau Sebadeng,
Keraton Sambas, Pantai Penimbangan, Pintu Gerbang Entikong,
Tugu Khatulistiwa, Istana Kadaryah, Gunung Poteng, PantaiKijing,
dan Tanjung Batu.
17). Lampung, antara lain Pantai Wartawan, Pasir Putih, Pulau Pasir, Wah
Belerang, Air Terjun Wah Condong, Kraka tau, Taman Purbakala
Pugung Raharjo, Pantai Merak Belatung, Gunung Rajabasa, dan
Suaka Alam Way Kambas.
18). Sumatera Selatan, antara lain Pusat Tenunan Songket, Kawah
91
Tengkurap, Museum Timah, Museum Neger, Taman Purbakala
Gending Suro (di Pulau Bangka), Pantai Tanjung Kelayang, dan
Pantai Burung Mandi.
19. Riau, antara lain Komplek Istana Kerajaan Siak, Pulau Terkulai, Pulau
Soreh, Taman Laut, Makam Mahmudsyah, Pantai Pasir Panjang,
Semenanjung Sanggarung, Candi Muara Takus, Tanjung Pinang,
Pantai Rongga di Batam, dan Pulau Penyengat.
20). Naggroe Aceh Darussalam (NAD), antara lain Pantai Lok Nga,
Sabang, Cot Panglima, pemandian air panas Simpang Balik, Taman
Nasional Gunung Leuser, Taman Gaule Lurah, Perpustakaan Islam
Tanah Abai, Danau Laut Air Tawar, Taman Buru Lingse Asaq,
Museum Cut Nyak Dien, dan Makam Laksamana Malahayati.
5.9. Strategi Pembangunan Pariwisata Indonesia
a). Attraction
Memperkuat daya tarik wisata berbasis budaya dan pusaka (culture
and heritage), teknologi untuk smart city dan industri kreatif untuk
kota kreatif dengan memperkuat basis sumber daya alam, budaya,
dan komunitas
b). Amenity
Memperbaiki kualitas, ketersediaan, standarisasi, local content, untuk
mengurangi economic leakages. Membangun kesetaraan kualitas
bertaraf internasional. Membangun amenitas berbasis potensial lokal
untuk kesejahteraan komunitas
(homestay, pasar, kawasan batik, kawasan budaya, kawasan ekowisata)
c). Accessibility
Memperkuat akses pada pasar utama (aktual dan potensial) dan
pergerakan
internal, aksesibilitas untuk transportasi darat kereta api,
pengembangan bandar udara dan penerbangan tambahan
d). Ancillary
Menyediakan fasilitas tambahan untuk kenyamanan (kereta wisata,
TIC, souvenir centre)
5.10. Pengembangan destinasi wisata Bahari (Marine Tourism)
Pengembangan destinasi wisata bahari di Indonesia saat ini jauh dari
92
yang diharapkan, sedangkan kondisi alam Indonesia sebagai negara
kepulauan, yang terdiri dari berbagai pulau, dengan berbagai keunikan,
pemandangan alam dan pantainya yang berbeda-beda menjadi potensi
destinasi wisata Bahari.
Wisata Bahari yaitu seluruh kegiatan wisata yang berkaitan dengan
bahari atau yang aktivitasnya dilakukan di kawasan laut dan kawasan
pantai, dapat juga di kawasan danau, sungai, atau perairan yang memadahi
untuk aktivitas bahari. Selama melibatkan unsur perjalanan dengan
kegiatan yang memanfaatkan potensi alam bahari sebagai Daya Tarik
Wisata maupun wadah kegiatannya. Biasanya aktivitas tersebut berkaitan
dengan menikmati ekosistem laut yang indah, tetapi sekarang sudah
dikemas dengan adanya beberapa event – event yang diselenggarakan di
area laut, pantai dan sekitarnya,
Gambar 24: Ekowisata laut Marine Tourism Bunaken Menado
5.9. Destinasi Wisata Unggulan di Indonesia
Banyaknya destinasi wisata di Indonesia menjadi tantangan pemerintah
Indonesia Departemen Pariwisatanya untuk melakukan terobosan untuk
mengangkat obyek destinasi wisata tersebut menjadi daya tarik minat
wisatawan asing untuk datang ke Indonesia sesuai target yang diharapkan
20 juta wisatawan sampai dengan tahun 2019. Bangsa Indonesia patut
bangga dengan keberhasilan Pariwisata Indonesia mendapatkan reward
menjadi juara umum pariwisata internasional dengan mendapat juara
93
pertama lomba video pariwisata internasional dan people choice, di ajang
pertemuan UNESCO di China tahun 2017 ini. Hasil ini menunjukkan
kreativitas pemasaran pariwisata sebagai aspek branding yang dapat
dinikmati oleh seluruh dunia, sehingga kedepan dengan harapan dapat
menarik wisatawan lebih banyak datang ke Indonesia.
Untuk menambahkan wawasan dalam buku ini perlu dipaparkan ada
20 obyek wisata alam unggulan yang ada di Indonesia yang merupakan
destinasi yang sangat diminati wisatawan asing saat ini, sehingga para
pembaca memahami dan ikut menyebar luaskan keberadaannya dalam
media social atau pertemuan informal dengan orang lain atau wisatawan
asing khususnya, serta dapat memberikan sumbang saran bagaimana
inovasi perkembangannya demi kelangsungan hidup warga secara
luas.
1). Pantai Maluk (Nusa tenggara barat)
Pantai ini belum banyak dikenal oleh warga luas, sepanjang
pantai barat ke selatan pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat
(NTB), dimana pemandangan disepanjang pesisir pantai Kabupaten
Sumbawa Barat yang sangat indah (really beautiful). Pantai Maluk di
daerah NTB yang mulai ramai dikenal saat ini yaitu Pantai Maluk,
yaitu sebuah pantai yang begitu indah dan mempesona siapa saja ingin
berenang dan berjemur saat cuaca sedang cerah, apalagi sejak matahari
memancarkan sinarnya diufuk timur diiringi dengan deru ombak laut
yang bergulung-gulung, satu demi satu ke garis pantai.
Pantai Maluk ini berada di sebuah teluk yang berada di Desa Maluk
Jereweh Sumbawa Barat. Yang membuat pemandangan pantai Maluk ini
indah, karena diapit oleh dua buah bukit, yaitu Bukit Mantun di sebelah
utara dan Bukit Balas di sebelah selatan. Sehingga panorama pantai ini
sangat indah, apalagi dengan hamparan pasir putih yang berkilauan.
Pantai Maluk cukup ramai dikunjungi wisatawan karena letak lokasinya
berdekatan dengan kota Maluk sehingga mudah dijangkau. Pantai ini
sangat bagus untuk bermain selancar air, selain penduduk setempat yang
sudah menjadi peselancar klas internasional, juga banyak peselancar
asing dan dari daerah lain yang ingin belajar surfing datang ke pantai
ini. Selain berselancar, masih banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan
di Pantai Maluk ini. Aktivitas Wisatawan bisa berenang, berjemur,
94
bermain kano, atau sekedar bermalas-malasan sambil bermain pasir
di pinggir pantai. Pasir pantai yang putih bersih dan laut yang dangkal
sangat cocok dan untuk melakukan berbagai aktivitas tersebut. Di sekitar
Pantai Maluk terdapat beberapa restoran dan warung makan yang dapat
menjajikan menu makanan khas daerah NTB untuk memuaskan selera
kuliner wisatawan.
Gambar 25: Pantai Maluk dan Pantai Yoyo (Nusa tenggara barat)
Selain pantai Maluk di Sumbawa juga ada pantai “Pantai Rantung”
yaitu salah satu tempat berselancar terbaik di Indonesia, bahkan di dunia.
Ombak di pantai ini termasuk dalam daftar ombak terbaik di dunia.
Nggak heran kalau Pantai Maluk terkenal ke berbagai penjuru dunia dan
banyak kejuaraan selancar tingkat internasional (International Surfing
Championship) digelar di sana. Pantai ini dikenal oleh warga sekitar
sebagai Pantai Yoyo dikarenakan Pecahan ombak ini menggulung hingga
ketinggian di atas dua meter dan mirip seperti yoyo Ombak tersebut
terus bergulung-gulung hingga seolah-olah menyedot para peselancar
yang mencoba untuk menaklukkannya.
2). Gunung Rinjani
Obyek destinasi wisata Gunung Rinjani yaitu gunung yang berlokasi
di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung
berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta
terletak pada lintang 8º25’ LS dan 116º28’ BT ini merupakan gunung
favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.
Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani
95
yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan diusulkan penambahan luasnya
sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur. Secara administratif
gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur,
Lombok Tengah dan Lombok Barat.
Gunung Rinjani memiliki Panorama yang terbaik di antara gunung-
gunung di Indonesia. Pada bulan Juni-Agustus banyak dikunjungi
mahasiswa-mahasiswa pencinta alam dari beberapa perguruan tinggi di
Indonesia. Suhu diatas gunung rata-rata sekitar 20 ° C; terendah 12 ° C
sedangkan tiupan angin kencang di puncak pada bulan Agustus. Gunung
Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m dpl, tersebut telah mendominasi
sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara. Di sebelah
barat puncak kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luasnya sekitar
3.500 m × 4.800 m, yang memanjang kearah timur dan barat. Di kaldera
ini terdapat Segara Anak yakni kondisi alamnya yang menyerupai laut
(segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman
230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang
sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak
banyak terdapat jenis ikan Mas dan Mujair sehingga sering digunakan
untuk memancing, sedangkan dibagian selatan danau ini disebut dengan
Segara Endut.
Gambar 26: Gunung Rinjani di Lombok
Di bagian sisi timur kaldera Rinjani terdapat Gunung Baru (Gunung
Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan
ketinggian 2.296 - 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir meletus pada
96
tanggal 25 Oktober 2015 dan 3 November 2015, sesudah sebelumnya
tercatat meletus Mei 2009 dan pada tahun 2004. Jika letusan tahun 2004
tidak memakan korban jiwa, letusan tahun 2009 ini telah memakan
korban jiwa tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok
(Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak Sebelumnya,
Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus
pembentukannya), 1966, dan 1994.
Gambar 27: Gunung Barujari
Gambar 28: Pendaki gunung dan Pemandangan alam Gunung Barujari.
97
Secara stratigrafi, Gunung Rinjani dialasi oleh batuan sedimen
klastik Neogen (termasuk batu gamping), dan setempat oleh batuan
gunung api Oligo-Miosen. Gunung api Kuarter itu sendiri sebagian besar
menghasilkan piroklastik, yang dibeberapa tempat berselingan dengan
lava. Litologi telah merekam sebagian peletusan yang diketahui dalam
sejarah. Sejak tahun 1847 telah terjadi 7 kali peletusan, dengan jangka
istirahat terpendek 1 tahun dan terpanjang 37 tahun. Seperti pada gunung
api lainnya. Menurut Koesoemadinata (1979)[27] menyebutkan bahwa
aktivitas kegunungapian Rinjani pasca pembentukan kaldera yaitu
pembangunan kembali. Kegiatannya berupa efusiva yang menghasilkan
lava dan eksplosiva yang membentuk endapan bahan-lepas (piroklastik).
Lava umumnya berwarna hitam, dan ketika meleleh tampak seperti
berbusa. Peletusan pasca pembentukan kaldera relatif lemah, dan lava yang
dikeluarkan oleh kerucut Gunung. Barujari relatif lebih basa dibanding
lava gunung api lainnya di Indonesia. Kemungkinan terjadinya awan
panas ketika letusan memuncak sangat kecil. Bahan letusan umumnya
diendapkan di bagian dalam kaldera saja. Aliran lava, lahar letusan,
lahar hujan, dan awan panas guguran berpeluang mengarah ke Kokok
Putih hingga Batusantek. Awan panas guguran dapat terjadi di sepanjang
leleran lava baru yang masih bergerak, meskipun kemungkinannya kecil.
3). Taman Nasional Komodo (TN.Komodo)
Obyek destinasi wisata Taman Nasional Komodo terletak di antara
provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Taman nasional
ini terdiri atas tiga pulau besar Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau
Padar serta beberapa pulau kecil. Wilayah darat taman nasional ini 603 km²
dan wilayah total yaitu 1817 km². Pada tahun 1980 taman nasional ini
didirikan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Di sana terdapat
277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari
Asia dan Australia, yang terdiri dari 32 spesies mamalia, 128 spesies
burung, dan 37 spesies reptilia. Bersama dengan komodo, setidaknya
25 spesies hewan darat dan burung termasuk hewan yang dilindungi,
karena jumlahnya yang terbatas atau terbatasnya penyebaran mereka.
Selain itu, di kawasan ini terdapat pula terumbu karang. Setidaknya
terdapat 253 spesies karang pembentuk terumbu yang ditemukan di sana,
dengan sekitar 1.000 spesies ikan. Keindahan terumbu ini menarik minat
wisatawan asing untuk berenang atau menyelam di perairan ini. Pulau-
98
pulau ini aslinya yaitu pulau vulkanis. Jumlah penduduk di wilayah
ini kurang lebih yaitu 4.000 jiwa. Pada tahun 1991 taman nasional ini
diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Gambar 29 : Biawak Komodo (Varanus komodoensis)
Pada tanggal 11 November 2011, New seven Wonders telah
mengumumkan pemenang sementara, dan Taman Nasional Komodo
masuk kedalam jajaran pemenang tersebut bersama dengan, Hutan
Amazon, Teluk Halong, Air Terjun Iguazu, Pulau Jeju, Sungai Bawah
Tanah Puerto Princesa, dan Table Mountain Taman Nasional Komodo
mendapatkan suara terbanyak. Namun karena pengelolaannya tidak
optimal maka penilaian tersebut akhirnya sirna. Taman ini merupakan
kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan air laut. Pulau-
pulau yaitu naga habitat satwa liar (Varanus komodoensis) yaitu
reptil purba yang tersisa di bumi. kondisi alam yang unik, ada yang
luas savana lontar nya pohon (Borassus flabellifer). Daya tarik utama
Taman Nasional Komodo yaitu adanya reptil raksasa purba Biawak
Komodo (Varanus komodoensis), tetapi keaslian dan kekhasan alamnya,
khususnya panorama Savana dan Panorama bawah laut, merupakan daya
tarik pendukung yang potensial. Wisata bahari misalnya, memancing,
snorkeling, diving, kano, bersampan. Sedangkan di daratan, potensi
wisata alam yang bisa dilakukan yaitu pengamatan satwa, hiking,
dan camping. Mengunjungi Taman Nasional Komodo dan menikmati
pemandangan alam yang sangat menawan merupakan pengalaman yang
99
tidak pernah terlupakan.
4). Kepulauan Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi
untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman
(diving). Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber,
merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di
seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk
kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.
Gambar 30: Kepulauan Raja Ampat
Dr John Veron(2002)[29], ahli karang berpengalaman dari Australia,
dalam sebuah situs mengungkapkan bahwa Kepulauan Raja Ampat yang
terletak di ujung paling barat Pulau Papua sekitar 50 mil sebelah barat laut
Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Menurut John
Veron dari hasil penelitiannya selama dua pekan mengidentifikasikan
bahwa ada sekitar 450 jenis karang di daerah itu. Tim ahli dari
Conservation International, The Nature Conservancy, dan Lembaga
Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
(LIPI) pernah melakukan penilaian cepat pada 2001 dan 2002. Hasilnya,
mereka mencatat di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang
keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.000 jenis ikan karang,
700 jenis moluska, dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomatopod
crustaceans. Hal ini menunjukkan bahwa 75% spesies karang dunia
berada di Raja Ampat. Tak satupun tempat di dunia dengan luas area
100
yang sama mampu memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini.
Gambar 31: Biota Laut Pulau Raja Ampat.
Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik
kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%,
yaitu di selat Dampier (selat antara Pulau Waigeo dan Pulau Batanta).
Selain itu juga ada di wilayah lain: Kepulauan Kofiau, Kepulauan Misool
Tenggara dan Kepulauan Wayag. Namun dikatakan bahwa tipe dari
terumbu karang yang ada di Raja Ampat umumnya yaitu terumbu
karang tepi dengan kontur andau hingga curam. Tetapi dapat ditemukan
juga jenis tipe atoll, tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti
di kampung Saondarek, ketika air laut dengan pasang surut terendah,
bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan
adaptasinya sendiri, dan karang tersebut masih tetap bisa hidup walaupun
berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.
Beberapa spesies ikan laut yang unik yang bisa dijumpai pada saat
menyelam yaitu beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan
pari Manta. Juga ada ikan endemic raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu
sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier,
wisatawan bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor ikan Pari Manta
yang jinak seperti ketika menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan
Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, penyelam bisa
dikelilingi oleh ribuan ikan. Terkadang kumpulan ikan tuna, giant
trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika dikelilingi oleh
101
kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya
(yang berbahaya jika ketemu barakuda soliter dan sendirian). Hiu karang
juga sering terlihat, dan kalau beruntung juga bisa melihat penyu sedang
diam memakan sponge atau berenang di sekitarnya. Di beberapa tempat
seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan
duyung. Karena daerahnya yang banyak pulau namun selatnya sempit,
maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki
arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift
dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang
sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan, pengalaman ini sangat
disukai oleh penyelam professional.
5). Gunung Ijen Jawa Timur
Gunung Ijen yaitu sebuah gunung berapi aktif yang terletak di
perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso,
Jawa Timur, Indonesia. Kondisi Gunung Ijen ini memiliki ketinggian
2.443 m dpl, dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi. Gunung
Ijen terakhir kali meletus pada tahun 1999. Salah satu fenomena alam
yang paling terkenal dari Gunung Ijen yaitu kawah yang terletak di
puncaknya. Para pendaki untuk mendaki ke gunung ini bisa berangkat
dari Banyuwangi ataupun dari Bondowoso. Gunung Ijen yaitu salah
satu objek wisata unggulan di Indonesia. Gunung Ijen merupakan
objek wisata terkenal bagi para pendaki gunung, dan telah diakui oleh
banyak wisatawan domestik dan asing karena keindahan panorama
alamnya. Untuk mencapai kawah Gunung Ijen dari Banyuwangi, bisa
menggunakan kereta api ekonomi dengan tujuan Banyuwangi dan turun
di Stasiun Karangasem. Kemudian dilanjutkan naik ojek dengan tujuan
Kecamatan Licin atau Desa Banyusari. Dari Banyusari perjalanan
dilanjutkan menuju Paltuding dengan menumpang truk pengangkut
belerang atau menggunakan bus dan turun di Banyuwangi kota kemudian
naik ojek bisa langsung ke Paltuding atau ke Desa Banyusari juga bisa,
namun jika dengan menggunakan bus biaya yang dikeluarkan akan lebih
mahal. Pintu gerbang utama ke Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen
terletak di Paltuding, yang juga merupakan Pos PHPA (Perlindungan
Hutan dan Pelestarian Alam). Dengan demikian Rute alternatif yang
dapat ditempuh untuk mendaki ke Gunung Ijen yaitu dari Bondowoso
- Wonosari - Tapen - Sempol - Paltuding.
102
Fasilitas lain yang dapat dinikmati oleh pengunjung antara lain
pondok wisata dan warung yang menjual keperluan pendakian untuk
menyaksikan keindahan kawah Ijen. Dari Paltuding berjalan kaki dengan
jarak sekitar 3 km. Lintasan awal sejauh 1,5 km cukup berat karena
menanjak. Sebagian besar jalur yaitu dengan kemiringan 25-35 derajat.
Selain menanjak, struktur tanahnya juga berpasir sehingga menambah
semakin berat langkah kaki karena harus menahan berat badan agar
tidak merosot ke belakang. sesudah beristirahat di Pos Bunder (pos
yang unik karena memiliki bentuk lingkaran), jalur selanjutnya relatif
agak landai, selain itu wisatawan / para pendaki disuguhi pemandangan
deretan pegunungan yang sangat indah. Untuk turun menuju ke kawah
harus melintasi medan yang berbatu-batu sejauh 250 meter dengan
kondisi yang terjal.
Panorama yang sangat indah ini dapat dinikmati para pendaki gunung
saat berada di puncak melihat kawah gunung Ijen yang masih aktif.
Bagi para penggemar pendaki gunung medan yang berat justru menjadi
tantangan yang menarik dan mereka inginkan, apalagi selama pendakian
dapat menikmati pemandangan yang indah.
103
Gambar 32: Gunung Ijen Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.
6). Puncak Jayawijaya (Carstensz Pyramid)
Puncak Jayawijaya ialah sebuah puncak gunung yang berada di
Irian Jaya menjadi bagian dari pegunungan Sudirman yang terdapat di
Provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jayawijaya mempunyai ketinggian
4.884 m dan di sekitarnya terdapat gletser Carstensz, satu-satunya gletser
tropika yang ada di Indonesia. Kemungkinan besar akibat pemanasan
global segera lenyap atau tidak bisa dijumpai lagi. Puncak Jayawijaya ini
merupakan puncak gunung yang tertinggi di Indonesia kawasan Oceania.
104
Gambar 33: Puncak gunung Jayawijaya di Papua Irian Jaya
Puncak Jayawijaya yaitu salah satu dari tujuh puncak gunung
tertinggi dunia yang berada di provinsi Papua Irian jaya. Dataran
tinggi di sekitar puncak awalnya sudah dihuni sebelum adanya kontak
dengan bangsa Eropa, dan puncaknya dikenal sebagai Nemangkawi di
Amungkal. Salju abadi diatas puncak Jayawijaya tersebut diperkirakan
bakal menyusut, bahkan mengering. Dalam sejumlah penelitian
disimpulkan bahwa endapan es di pegunungan ini dari tahun ke tahun
mengalami penyusutan yang serius. Penyusutan salju di Pegunungan
Sudirman ini diakibatkan oleh pemanasan global. Sehingga, bukan
tidak mungkin kelak pegunungan ini akan kehilangan salju seperti
yang terjadi pada Gunung Kilimanjaro di Tanzania. Puncak Carstensz
ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania. Puncak Jaya
sebelumnya bernama Piramida Carstensz sesudah penjelajah Belanda Jan
Carstenszoon menamainya ketika pertama kali melihat gletser di puncak
gunung pada hari yang cerah pada tahun 1623. Padang salju (gletser)
Puncak Jaya berhasil didaki pada awal tahun 1909 oleh seorang penjelajah
Belanda, Hendrikus Albertus Lorentz dengan enam orang suku Kenyah
yang direkrut dari Apau Kayan di Kalimantan Utara. Taman Nasional
Lorentz yang juga meliputi Piramida Carstensz, didirikan pada tahun
1919. Pendakian ke Puncak Jaya merupakan penaklukan terhadap gunung
yang berselimut salju. Berbagai rintangan yang disuguhkan dalam
pendakian, seperti kondisi alam yang terjal, suhu yang sangat dingin,
angin kencang dan hujan, serta minimnya oksigen di daerah ketinggian
merupakan tantangan yang harus ditaklukkan oleh para pendaki.
105
7). Gunung Anak Krakatau (di Selat Sunda)
Krakatau (bahasa Inggris: Krakatoa) yaitu kepulauan vulkanik
yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan
Sumatra yang termasuk dalam kawasan cagar alam. Nama ini pernah
disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau)
yang hilang karena letusannya sendiri pada 27 Agustus 1883.
Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang
diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal
26 Desember 2004, Tsunami ini yaitu yang terdahsyat di kawasan
Samudera Hindia. Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs,
Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya
ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan
di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II. Letusan Krakatau
menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua
setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari
bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di
langit Norwegia hingga New York.
106
Gambar 34: Letusan Gunung Krakatau Pulau Jawa 1883 dan
Anak Krakatau (di Selat Sunda)
Ledakan Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan
letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo
di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska. Namun gunung-gunung
tersebut meletus jauh pada masa ketika populasi manusia masih sangat
sedikit. Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia
sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah
ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi
sedang tumbuh dan berkembang pesat. Tercatat bahwa letusan Gunung
Krakatau yaitu bencana besar pertama di dunia sesudah penemuan
telegraf bawah laut. Kemajuan tersebut, sayangnya belum diimbangi
dengan kemajuan di bidang geologi. Para ahli geologi saat itu bahkan
belum mampu memberikan penjelasan mengenai letusan tersebut.
Gunung Krakatau yang meletus, getarannya terasa sampai Eropa.
Menurut Profesor Ueda Nakayama salah seorang ahli gunung api
berkebangsaan Jepang, Anak Krakatau masih relatif aman meski aktif dan
sering ada letusan kecil, hanya ada saat-saat tertentu para turis dilarang
mendekati kawasan ini karena bahaya lava pijar yang dimuntahkan
gunung api ini. Para pakar lain menyatakan tidak ada teori yang masuk
akal tentang Anak Krakatau yang akan kembali meletus. Kalaupun ada
minimal 3 abad lagi atau sesudah 2325 M. Namun yang jelas, angka
korban yang ditimbulkan lebih dahsyat dari letusan sebelumnya. Anak
107
Krakatau saat ini secara umum oleh warga lebih dikenal dengan
sebutan “Gunung Krakatau” juga, meskipun sesungguhnya yaitu
gunung baru yang tumbuh pasca letusan sebelumnya.
8). Gunung Bromo Jawa Timur
Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang
Dewa Utama dalam agama Hindu), yaitu sebuah gunung berapi aktif di
Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di
atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni
Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang,
dan Kabupaten Malang.
Gunung Bromo terkenal sebagai obyek wisata utama di Jawa Timur.
Sebagai sebuah obyek wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya
sebagai gunung berapi yang masih aktif. Gunung Bromo termasuk
dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Bentuk tubuh
Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau
lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek
wisata di Jawa Timur. Sebagai kawasan wisata, Gunung Bromo menjadi
menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
108
Gambar 35: Destinasi Gungung Bromo Tangga ke puncak Caldera
Bromo
Lautan pasir yaitu andalan wisata dari gunung Bromo, di alam
pegunungan yang sejuk, kita dapat melihat padang pasir dan rerumputan
yang luas. Sedangkan yang paling ditunggu dari gunung bromo yaitu
sightview ketika matahari terbit dan terbenam karena memang akan
kelihatan jelas sekali dan sangat indah. Walaupun perjalanan ke Bromo
sangat berdebu, tapi tidak terasa, karena keindahan yang disuguhkan
benar-benar luar biasa. Berlibur menuju bromo dapat dibilang praktis
bila menyukai tipe traveller dan melalui jalur pintu utara. Namun dapat
juga melakukan kunjungan dalam jangka waktu 12 jam saja. tentunya bila
ingin memulainya dari kota Surabaya, Malang, Jember dan sekitarnya.
Perjalanan dapat dimulai dari jam 12 malam sehingga anda akan sampai
sekitar pukul 2 - 3 pagi. Dimana kita dapat beristirahat dahulu sebelum
melihat sunrise. Penjual makanan dan minuman di areal lautan pasir
biasanya sudah buka menjelang pukul 3 pagi, sehingga sudah bisa bersiap
- siap untuk melakukan pendakian melewati anak tangga puncak bromo
yang terkenal itu. nikmatilah pemandangan sampai jam 9 pagi dan dapat
kembali sampai di kota keberangkatan anda sekitar 12 siang.
9). Gunung Kelimutu Flores NTT.
Gunung Kelimutu yaitu gunung berapi yang terletak di Pulau
Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa
Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga
buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau
109
Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru,
dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah
seiring dengan perjalanan waktu. Kelimutu merupakan gabungan kata
dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih.
Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau
Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang
sangat dahsyat. Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang
sesuai dengan warna - warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna
biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya
jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna
merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-
jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan
kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata
Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah
meninggal. Para penduduk di sekitar Danau Kelimutu percaya, bahwa
pada saat danau berubah warna, mereka harus memberikan sesajen bagi
arwah orang - orang yang telah meninggal. Luas ketiga danau itu sekitar
1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas
antar danau yaitu dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding
ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding
danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.
110
Gambar 36: Puncak Gunung Kelimutu Flores NTT yang sangat indah.
Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti
gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan
penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti
masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat. Danau
atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna
– warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu
Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-
mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau “Tiwu
Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah
meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung.
Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan
tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.
10). Taman Laut Bunaken Menado
Bunaken yaitu sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado,
yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Pulau ini merupakan
bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Pulau Bunaken dapat di tempuh dengan kapal cepat (speed boat) atau
kapal sewaan dengan perjalanan sekitar 30 menit dari pelabuhan kota
Manado. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang
merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken. Taman laut ini
111
memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam
scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. Secara keseluruhan
taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektare dengan lima
pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua (Manarauw),
Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak
pulaunya, dan Pulau Naen. Meskipun meliputi area 75.265 hektare,
lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang
mengelilingi kelima pulau itu.
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan
kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12
titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik
penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta
keindahan pemandangan bawah laut.
Gambar 37: Keindahan biota Taman Laut Pulau Bunaken
Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari
112
bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah
terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau
dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung
ke atas. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan
di perairan sekitar Pulau Bunaken. Taman laut Bunaken memiliki 20
titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344
meter. Dari 20 titik penyelaman, 12 poin di antara mereka menyelam di
sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman yang paling sering
dikunjungi oleh penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah
laut.
11). Danau Toba Sumatra Utara
Danau Toba terletak di Provinsi Sumatera Utara yaitu sebuah
danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30
kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini
terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Diperkirakan
Danau Toba terbentuk saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang
lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang
paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological
University memperkirakan bahwa jumlah total material pada letusan
sekitar 2.800 km3 -sekitar 2.000 km3 dari Ignimbrit yang mengalir di
atas tanah, dan sekitar 800 km3 yang jatuh sebagai abu terutama ke barat.
Gambar 38: Danau Toba (provinsi Sumatra Utara)
Aliran piroklastik dari letusan menghancurkan area seluas 20.000 km2,
113
dengan deposito abu setebal 600 m dengan kawah utama. Penyebaran
debu gunung berapi itu sangat luas, ditemukan hampir di seluruh dunia.
Berasal dari sebuah erupsi supervolcano purba, yaitu Gunung Toba.
Dugaan mengarah ke Gunung Toba, karena ditemukan bukti bentuk
molekul debu vulkanik yang sama di 2100 titik. Sejak kaldera kawah
yang kini jadi danau Toba di Indonesia, hingga 3000 mil, dari sumber
letusan. Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu itu
sampai terekam hingga Kutub Utara. Hal ini mengingatkan para ahli,
betapa dahsyatnya letusan super gunung berapi Toba kala itu
12). Baluran (Jawa Timur)
Destinasi wisata Taman Nasional Baluran ini yaitu salah satu
Taman Nasional di Indonesia yang memiliki representasi spesifik
ekosistem hutan kering di pulau Jawa, memiliki jenis vegetasi terdiri dari
savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan
bawah, hutan rawa dan hutan cemara yang hijau di sepanjang tahun. Tipe
vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni
sekitar 40 persen. Destinasi Baluran terletak di wilayah Banyuputih,
Situbondo dan Wongsorejo, Banyuwangi (sebelah utara), Jawa Timur,
Indonesia.
Gambar 39: Destinasi Wisata Taman Nasional Baluran
114
Gambar 40: Pemandangan Alam di Gunung Baluran Situbondo Jawa
Timur
Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang
berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. Pintu Gerbang untuk masuk
ke Taman Nasional Baluran berada di 7°55’17.76”S dan 114°23’15.27”E.
Tanahnya yang berwarna hitam dari jenis tanah aluvial dan vulkanik
meliputi luas setengah luas daratan rendah yang ditumbuhi rumput savana.
Daerah tersebut merupakan daerah yang sangat subur dan kaya sumber
makanan bagi berbagai jenis satwa pemakan rumput. Pemandangan
alamnya yang memiliki ciri khas ini menjadi daya tarik wisata minat
khusus bagi wisatawan asing yang suka meneliti (researcher) tentang
kehidupan ekosistem yang ada di hutan kering di Indonesia.
13). Dreamland (Bali)
Destinasi Pantai Dreamland yaitu sebuah tempat wisata yang
terletak di sebelah selatan Bali daerah Pecatu. Pantai Dreamland ini
dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu
karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada
dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar
30 menit dari pantai Kuta. Pantai Dreamland sendiri hampir mirip
dengan pantai Kuta.
115
Gambar 41 : Pantai Dream Land di Bali - Indonesia
Hamparan Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi
pemandangan yang sangat indah memikat mata untuk dipandang.
Lokasi yang berpasir putih bersih di pantai tepat di bawah dinding
karang curam cocok untuk menikmati saat matahari tenggelam (sunset)
atau sekadar menyaksikan atraksi para peselancar. Dengan ombaknya
yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga
selancar air (surfing), bahkan Dreamland sudah dijadikan semacam
surfing spot baru untuk kawasan Bali. Pantai Dreamland merupakan
salah satu pantai yang paling indah di Bali selain pantai Kuta. Pantai
yang terletak tidak jauh dari Uluwatu di pulau Bali yang juga sangat
terkenal karena keindahan pemandangan alamnya. Banyak wisatawan
menikmati keindahan alam dari perpaduan pantai pasir putih yang
116
bersih, tebing batuan karang yang unik, dan besarnya ombak laut yang
bergulung-gulung menerpa tebing pantai menjadi peristiwa yang sangat
indah untuk diabadikan dengan foto. Keindahan dan kebersihan pantai
menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi
juga turis asing. Asal usul nama Dreamland dikarenakan dulu di area
ini terdapat sebuah proyek perumahan dan objek wisata yang layak
sebagai tempat untuk diimpikan. Namun proyek tersebut terhambat dan
terbengkalai sedangkan para penduduk desa Pecatu yang dulunya hidup
sebagai petani sangat berharap proyek selesai dan mereka bisa menekuni
bisnis lain di bidang pariwisata. Untuk itu lahan disekitar pantai ini
disebut dengan Dreamland (tanah impian).
14). Danau Gunung Tujuh (Seven Lakes Mountain), Jambi
Destinasi wisata Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang
terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi Sumatra Barat yang lokasi tepatnya
di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro. Danau ini berada di kawasan
Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung
Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional
Kerinci Seblat yang merupakan salah satu situs Warisan Dunia menurut
UNESCO. Bagi para pendaki gunung (Mountain Climber) Gunung
Kerinci ini mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut
merupakan gunung aktif yang tertinggi di Indonesia (3805.m dpl), namun
bagi wisatawan yang ingin sekadar menikmati keindahan alam Kabupaten
Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan
wisata. Selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur jalan
menuju ke Danau Gunung tujuh yang dilalui juga jauh lebih mudah dari
pada ke Gunung Kerinci.
117
Gambar 42 : Danau Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci Jambi
Danau Gunung Tujuh juga merupakan salah satu Danau tertinggi di
Indonesia, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan
laut. Dengan ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan
betapa dinginnya air Danau Gunung Tujuh di pagi hari. Meskipun
begitu, berendam di Danau Gunung Tujuh dengan air yang sangat dingin
menjadi tantangan sendiri bagi para pendaki gunung.
warga daerah Gunung Kerinci bangga dengan keberadaan
Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara.
Selain itu juga ada beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan
alam yang unik dan menarik pula yakni Danau Belibis dengan alam
yang masih asli memberikan sentuhan daya tarik alam yang berbeda.
Sehingga kabupaten Jambi ini memiliki asset wisata alam yang berbeda
118
dengan obyek wisata alam di daerah Indonesia yang lain. Selain itu di
Jambi juga terkenal dengan masjid seribu tiang yakni sebuah masjid yang
ada di Jambi yang memiliki banyak sekali tiang bangunannya bahkan di
hias sangat indah seperti yang ada di Kota Medinah.
15). Green Canyon (West Java)
Destinasi wisata Green Canyon Pangandaran Indonesia ini terletak
di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis, Jawa Barat. Lokasi
destinasi wisata ini dari Kota Ciamis berjarak sekitar 130 km atau jarak dari
pantai Pangandaran hanya berjarak sekitar 31 km. Di dekat objek wisata
ini terdapat objek wisata Batukaras serta Lapangan Terbang Nusawiru.
Objek wisata Green Canyon yang mengagumkan ini sebenarnya
merupakan aliran dari sungai Cijulang yang melintas menembus gua-gua
yang penuh dengan keindahan pesona stalaktit dan stalakmitnya. Selain
itu daerah ini juga diapit oleh dua bukit dengan banyaknya bebatuan dan
rerimbunan pepohonan. Semuanya itu membentuk seperti suatu lukisan
alam yang begitu unik dan begitu menantang untuk dijelajahi. Untuk
mencapai lokasi Goa ini wisatawan harus berangkat dari dermaga kapal di
Ciseureuh yang kemudian melakukan perjalanan dengan menggunakan
perahu tempel atau kayuh yang banyak tersedia dan disewakan di sana.
Jarak antara dermaga dengan lokasi Green Canyon sekitar 3km, yang
bisa ditempuh dalam waktu 30-45 menit. Sepanjang perjalanan kita akan
melewati sungai dengan air berwarna hijau tosca sehingga diberi nama
Green Canyon.
119
Gambar 43: Green Canyon Jawa barat
Destinasi wisata alam Green Canyon menyimpan pesona luar biasa.
Kombinasi sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan berbagai stalaktit-
stalakmit. Menjadi perpaduan yang sangat indah dan menarik untuk
dikunjungi. Ibaratnya merupakan suatu kecantikan yang tidak terlihat
awalnya, yang dibungkus dalam sebuah perjalanan air sungai yang
sangat dalam, atau berada pada lokasi yang tersembunyi seperti paradise.
Destinasi wisata Green Canyon ini dikembangkan pada tahun 1980.
Wisatawan sesudah melakukan perjalanan sungai yang berakhir dengan
terlihat jeram serta dengan alur sungai yang sempit yang sulit dilewati
oleh perahu berarti perjalanan wisata sungai ini sudah sampai di mulut
Green Canyon, di mana airnya sangat jernih berwarna kebiru-biruan.
Di sinilah awalnya petualangan menjelajah keindahan objek wisata goa
Green Canyon. Wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menyusuri goa
ke atas dengan berenang atau merayap di tepi batu. Disini disediakan
ban sebagai pelampung bagi yang memilih untuk berenang. Meskipun
harus menempuh cara seperti ini, namun perjalanan wisata ini dijamin
sepenuhnya aman. Bahkan untuk anak-anak 6 tahun ke atas cukup
aman untuk menyusuri aliran sungai dengan menggunakan ban dan
dipandu oleh pemilik perahu yang disewa. Perjalanan terus berada dalam
cekungan dinding terjal di kanan kiri aliran sungai. Keunikan dinding
batuan goa menjadi keindahan tersendiri, yang paling unik berbentuk
menyerupai sebuah gua yang atapnya sudah runtuh. Selain itu di bagian
atas beberapa kali pengunjung akan melewati stalaktit-stalaktit yang
120
masih dialiri tetesan air tanah. sesudah beberapa ratus meter berenang,
akan terlihat beberapa air terjun kecil di bagian kiri kanan yang begitu
menawan. Jika diteruskan berenang maka pengunjung sampai pada
ujung goa, di mana terdapat gua yang dihuni oleh banyak kelelawar.
16). Danau Sentani Jayapura
Destinasi wisata Danau Sentani yaitu danau yang terletak di
Papua Indonesia. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan
Cagar Alam Cyclops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Danau
ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua.
Danau Sentani yang memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada
ketinggian 75 mdpl. Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua.
Di danau ini juga terdapat 21 buah pulau kecil menghiasi danau yang
indah ini. Arti kata Sentani berarti “di sini kami tinggal dengan damai”.
Nama Sentani sendiri pertama kali disebut oleh seorang Pendeta Kristen
BL Bin ketika melaksanakan misionaris di wilayah danau ini pada tahun
1898. Danau ini sudah dikelola menjadi objek wisata karena berjarak
50 kilometer dari Jayapura dan mudah dijangkau, sebagai pelengkap
di danau ini sudah banyak terdapat perahu wisata untuk berkeliling
di Danau Sentani. Di danau ini juga diadakan Festival Danau Sentani
untuk menarik wisatawan. Festival Danau Sentani biasanya diadakan
pada pertengahan bulan Juni tiap tahun, FDS sendiri telah ditetapkan
sebagai festival tahunan dan masuk dalam kalendar pariwisata utama.
Festival ini diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang
khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai
kuliner khas Papua.
121
Gambar 44: Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon).
Danau Sentani yang memiliki panorama yang sangat indah, keunikan
tersendiri dan langka didunia menjadi destinasi wisata unggulan di
Indonesia.
Di danau ini terdapat 30 spesies ikan air tawar dan empat di
antaranya merupakan endemik Danau Sentani yaitu ikan gabus Danau
Sentani (Oxyeleotris heterodon), ikan pelangi Sentani (Chilatherina
sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus) dan hiu gergaji
(Pristis microdon). Danau Sentani juga kaya akan beragam biota laut
dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Danau Sentani
juga dijadikan lokasi wisata untuk berenang, bersampan, menyelam,
memancing, ski air serta wisata kuliner. Di antara ketiga ikan endemik
danau sentani yang populasinya semakin menyusut yaitu ikan gabus
122
Danau Sentani, sangat disayangkan hal ini dikarenakan telur ikan ini
dimakan oleh ikan gabus dari jenis yang lain.
17). Goa Gong (Pacitan Jatim)
Goa Gong di Pacitan ini diklaim sebagai goa terindah di Asia
Tenggara. Di dalam gua ini wisatawan dapat melihat berbagai macam
tonjolan batuan (stalaktit / stalakmit) yang sangat menarik dan terjadinya
proses alami dengan paduan sinar yang menerangi gelapnya suasana
dalam goa menjadi daya tarik tersendiri.
Goa Gong Pacitan memiliki kedalaman goa sepanjang 256 meter
dan memiliki stalakmit dan stalaktit berumur ratusan tahun. Goa ini
muncul sebagai akibat dari aktivitas vulkanik dan gerakan termik
yang diperkirakan berlangsung ratusan hingga ribuan tahun silam.
Berdasarkan kisah warga lokal, goa ini dinamai sebagai Goa
Gong yaitu karena warga kerap mendengar adanya suara gema
tabuhan seperti suara gong yang berasal dari dalam goa. Gong yaitu
salah satu alat tabuh dalam kesenian gamelan Jawa. Suara seperti gong
dari dalam goa ini yaitu hasil dari pantulan tetesan air alam goa yang
menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa tersebut. Bunyi yang
dihasilkannya terdengar harmonis dan indah, bahkan jika Anda berada
di pintu masuk goa tersebut. Lokasi jalan yang terjal dan licin serta gelap
menuntut wisatawan harus berhati-hati dengan menggunakan senter
untuk menerangi jalan mengelilingi lokasi gua yang disewakan oleh
warga pengelola setempat. Namun demikian sekarang ini selalu
dipadati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia juga wisawan
asing. Panataan kawasan destinasi wisata Goa Gong ini semakin indah
dan menarik melalui jalan dengan jembatan menuju pintu masuk Goa
dan jalan keluar yang terpisah dan melalui pasar tradisional warga
setempat sehingga dapat menjual produk-produk makanan dan souvenir
hasil kerajinan khas daerah kabupaten Pacitan.
123
Gambar 45: Goa Gong Pacitan Jawa Timur.
Indahnya Stalaktit dan Stalagmit dengan perpaduan warna sinar
lampu untuk menerangi gelapnya lokasi dalam Goa Gong.
18). Taman Nasional Bantimurung Sulsel
Destinasi wisata Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (atau
disingkat TN Babul) yang terletak di Sulawesi Selatan, memiliki area
seluas ± 43.750 Ha. Namun secara administratif kawasan Taman Nasional
ini terletak di wilayah pemerintahan Kabupaten Maros dan Kabupaten
Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Secara geografis terletak antara 119°
34’ 17” – 119° 55’ 13” Bujur Timur dan antara 4° 42’ 49” – 5° 06’ 42”
Lintang Selatan. Secara kewilayahan, batas-batas TN Babul yaitu
sebagai berikut: Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Pangkep,
124
Barru dan Bone, Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Maros dan
Kabupaten Bone, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Maros
dan Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Maros dan Kabupaten
Pangkep. Taman nasional ini ditunjuk menjadi kawasan konservasi atau
taman nasional berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor:
SK.398/Menhut-II/2004 tanggal 18 Oktober 2004.
Destinasi wisata ini dikelola oleh pengelolanya Balai Taman
Nasional Bantimurung-Bulusaraung, yang berkedudukan di kecamatan
Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. Taman Nasional Bantimurung
memiliki pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman ini,
terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis
tanaman dapat bertahan di musim kemarau panjang. Taman Nasional
Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai keunikan, yaitu: karst, goa-
goa dengan stalaknit dan stalakmit yang indah, dan yang paling dikenal
yaitu kupu-kupu. Bantimurung ini oleh Alfred Russel Wallace dijuluki
sebagai The Kingdom of Butterfly (kerajaan kupu-kupu. Taman Nasional
ini merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang menyuguhkan wisata
alam berupa lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis, air
terjun, dan gua yang merupakan habitat beragam spesies termasuk kupu-
kupu. Kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung salah satunya
yaitu penangkaran kupu-kupu dariberbagai jenis kupu-kupu local dan
endemik, air terjun dan beberapa Goa-goa yang eksotik untuk dikunjungi
wisatawan.
125
Gambar 46: Kars di Taman Nasional Batimurung Bulusaraung Sulsel.
Taman Nasional ini memang menonjolkan kupu-kupu sebagai daya
tarik utamanya. Di tempat ini sedikitnya ada 20 jenis kupu-kupu yang
dilindungi pemerintah dan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah
No. 7/1999. Beberapa spesies unik bahkan hanya terdapat di Sulawesi
Selatan, yaitu Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, Troides
Haliphron Boisduval, Papilo Adamantius, dan Cethosia Myrana.
Antara tahun 1856-1857, Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian
hidupnya di kawasan tersebut untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu.
Wallace menyatakan Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly
(kerajaan kupu-kupu). Menurutnya di lokasi tersebut terdapat sedikitnya
250 spesies kupu-kupu. Lokasi wisata ini juga memeliki dua buah gua
yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata minat khusus. Kedua gua itu
yaitu Gua Batu dan Gua Mimpi. Selain di kawasan Bantimurung,
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai macam
lokasi ekowisata yang menarik. Di sana terdapat lebih dari 80 Gua alam
dan Gua prasejarah yang tersebar di kawasan karst Taman Nasional
Bantimurung-Bulusaraung
19). Belitung Island, (Bangka Belitung)
Destinasi wisata pulau Belitung, atau Belitong (bahasa setempat,
diambil dari nama sejenis siput laut), dahulu dikenal dengan nama Billiton
yaitu sebuah pulau di lepas pantai timur Sumatra, Indonesia, diapit
oleh Selat Gaspar dan Selat Karimata. Pulau ini terkenal dengan lada
putih (Piper sp.) yang dalam bahasa setempat disebut sahang, dan bahan
126
tambang tipe galian-C seperti timah putih (Stannuum), pasir kuarsa,
tanah liat putih (kaolin), dan granit. Akhir-akhir ini menjadi tujuan
wisata alam alternatif. Pulau ini dahulu dimiliki Britania Raya (1812),
sebelum akhirnya ditukar kepada Belanda, bersama-sama Bengkulu,
dengan Singapura dan New Amsterdam (sekarang bagian kota New York).
Kota utamanya Tanjung Pandan. Keindahan laut yang masih asli belum
banyak terkena pencemaran, sangat potential untuk dikembangkan.
Obyek destinasi wisata di Bangka Belitung yang punya keunikan alam
namun belum terekspos sebagai destinasi pariwisata dunia, pada hal
dengan pantai dan keunikan batu-batuan yang langka tersebut seharusnya
menjadi daya tarik alam yang luar biasa. Pulau Belitung terbagi menjadi
2 kabupaten yaitu Kabupaten Belitung, beribukota di Tanjung Pandan,
dan Belitung Timur, beribukota Manggar. Sebagian besar penduduknya,
terutama yang tinggal di kawasan pesisir pantai, sangat akrab dengan
kehidupan bahari yang kaya dengan hasil ikan laut.
127
Gambar 47: Obyek wisata Pulau Belitung
Berbagai produk makanan olahan yang berbahan ikan menjadi
makanan sehari-hari penduduknya. Kekayaan laut menjadi salah satu
sumber mata pencaharian penduduk Belitung. Sumber daya alam yang
tak kalah penting bagi kehidupan warga Belitung yaitu timah.
Usaha pertambangan timah sudah dimulai sejak zaman Hindia Belanda.
Penduduk Pulau Belitung terutama yaitu suku Melayu (bertutur dengan
dialek Belitung) dan keturunan Tionghoa Hokkien
Pulau indah, di Bangka Belitung memiliki pemandangan unik dan
pantai pasir putih yang dihiasi dengan batu-batu granit asli yang artistik
dan sejernih kristal air laut, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil
Pemandangan yang paling berbeda di Pantai Belitung yaitu formasi
batuan granit besar yang menyebar di sepanjang perairan dangkal. Batu
granit raksasa tersebut diam membeku di tengah air berdampingan
bersama indahnya pemandangan sekitar yang memesona. Beberapa
formasi batuan raksasa ini bahkan membentuk terowongan pendek
sehingga di bawahnya menjadi Taman bermain menarik di perairan yang
tenang. Temukan salah satu pemandangan pantai dengan pemandangan
batu granit ini di Pantai Tanjung Tinggi yang sekaligus menjadi latar
film: Laskar Pelangi
Ada juga pantai lainnya yang menawarkan pemandangan formasi
batuan granit yang megah dan suasana damai seperti Pantai Tanjung
Kelayang Beach, Pantai Burung Mandi, Pantai Tanjung Binga, Pantai
Punai, dan Pantai Membalong.
Belitung juga dikelilingi lebih dari 100 pulau kecil yang hampir
semuanya dihiasi pasir putih dan batu granit tetapi hanya beberapa pulau
yang berpenghuni. Menurut sejarahnya salah satu pulaunya yaitu Pulau
Lengkuas yaitu tempat dimana bisa menemukan rumah kuno antik
dan mercusuar abad ke-19 dan yang dibangun oleh pemerintah Hindia
Belanda. Pulau Burung, Pulau Babai, Pulau Pengadaran, Pulau Lutung,
Pulau Kera, dan Pulau Jenang yaitu di antara beberapa pulau-pulau
kecil yang menawarkan pemandangan sangat indah. Selain pantai yang
menakjubkan, Belitung juga membanggakan warisan masa lalunya. Di
Tanjung Pandan, Museum Belitung memiliki koleksi besar mengenai
sejarah lengkap pulau tersebut. Di bangun tahun 1963, museum ini
128
diprakarsai seorang ahli geologi Belgia, Dr. Oesberger, yang saat itu
bekerja di industri pertambangan Belitung.
20). Derawan Island, East Kalimantan
Kepulauan Derawan yaitu sebuah kepulauan yang berada di
Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang saat ini masuk ke wilayah
Kalimantan Utara. Di kepulauan ini terdapat sejumlah objek wisata bahari
menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan
mancanegara terutama para penyelam kelas dunia. Kepulauan Derawan
memiliki tiga kecamatan yaitu, Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk
Biduk, Berau. Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal di kepulauan
tersebut, yakni Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban yang
ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik. Secara geografis,
terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang
terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Raburabu,
Pulau Samama, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Nabuko, Pulau
Maratua dan Pulau Derawan serta beberapa gosong karang seperti
gosong Muaras, gosong Pinaka, gosong Buliulin, gosong Masimbung,
dan gosong Tababinga.
129
Gambar 48: Pulau Derawan Kalimantan Timur
Di Kepulauan Derawan terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau
kecil yang sangat penting yaitu terumbu karang, padang lamun dan
hutan bakau (hutan mangrove). Selain itu banyak spesies yang dilindungi
berada di Kepulauan Derawan seperti penyu hijau, penyu sisik, paus,
lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung, ikan barakuda dan beberapa
spesies lainnya. Di perairan sekitarnya memiliki taman laut dan terkenal
sebagai wisata bawah laut (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter.
Di atas batu pada kedalaman sepuluh meter, ada yang sekarang dikenal
sebagai “Pemicu Biru Wall”.
Tujuan destinasi pariwisata tersebut diatas akan menawarkan banyak
tantangan dan peluang. Tujuan yang diharapkan untuk menjadi pilihan
wisatawan : pariwisata tradisional atau pendekatan aspek wisata yang
lebih berkelanjutan. Untuk model pariwisata tradisional, (kearifan lokal)
reward jangka pendek sering mengungguli perencanaan jangka panjang.
margin rendah. Kuantitas dapat gerhana kualitas tinggi-manfaat;
Keberhasilan diukur dalam banyaknya pendatang, tidak menguntungkan
para wisatawan. Manajemen harus berhati-hati, yang negatif bisa
melebihi positif. Pengaruh isu-isu negatif dari kecerobohan penduduk
yang bisa merugikan lingkungan, degradasi pemandangan, merusak
budaya lokal, dan saluran pendapatan pariwisata jauh dari harapan
warga setempat. Situs bersejarah, arkeologi, dan alam yang harus
dijaga dari gangguan fisik air mata. residu minyak dari tangan dan jari
yang secara perlahan mengikis penuaan blok batu kapur. Pada terumbu
130
karang penyelam canggung bertemu polip hidup, menghancurkan mereka
dengan sirip, atau mengubur mereka di bawah pas











.jpeg)
