kera gaman dan
inkl usivi tas. Restoran ya ng m emahami dan beru pa ya memenuhi
78 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
aspek - asp ek ini tentun ya akan mendapatk an ke untungan jan gka
panjan g di indust ri pariw isata (Supri ya di & Asih, 2021) .
7.4 Transportasi dan Fasilitas Umum
Transportasi dan fasil it as umum pariwisata meme gan g
peranan penti ng dal am mendukung indus tri pariwisata suatu
wila ya h. Tr ansportasi pa riwisata didefini sikan se bagai sar ana dan
la ya nan yan g m emu ngki nkan per ge rak an wisata wan dari tempat
asal merek a ke desti nas i wisata dan di antara berba gai objek
wisata. Kebe rada ann ya memungkinkan ak sesibi li tas dan
konekti vit as antar desti nasi, memasti kan wisat awan dapat tiba
dan ber ge rak den gan mu dah dan aman. Se l ain itu, fasil it as umum
pariwisata merujuk pad a prasa rana dan fasil it a s yan g khusus
dirancan g atau dit ingkatkan untuk mem en uhi kebutuhan
wisatawan, sep erti pusa t informasi wisata, ako modasi, tempat
makan, dan tanda petun juk jalan (Rudh y Dwi Chr ysnaputr a &
Wahjoe Pangestoeti , 202 1) .
Manfaat utam a dari tr ansportasi dan fasil it as umum
pariwisata adalah m end ukung pertumbuhan ind ustri pariwisata
dengan menin gk atkan da ya ta rik dan ken ya manan desti nasi
wisata. Sa rana transpo rtasi yan g memad ai dapa t meningkatkan
jum lah kunjungan, s ementara fasil it as umum yang berku ali tas
menjami n pen galaman wisata yan g memuaska n. Selanjutn ya,
fasil it as - fasil it as ini juga berpotensi meningkat kan pendapatan
lokal, mencipt akan l a panga n ke rja, dan mempromos ikan
pertukar an buda ya.
Tujuan dari pen yedia an transportasi dan fasil it a s umum
pariwisata adal ah untuk memaksim alkan potensi suatu desti nasi
seba gai tuj uan wisata ya ng mena rik dan kompetit if. Ini menc akup
memasti kan bahwa wisa tawan me mi li ki akses mudah ke dan di
antara objek wisat a, ser ta memasti kan bahwa mereka memil iki
P engemb an gan In frastru ktur Pariwisata Halal | 79
segala yan g dibut uhkan untuk menikmati kunjungan m erek a, dari
informasi turis hin gga te mpat beristi rahat. Keselu ruhan upa ya ini
bertujuan untuk menin gkatkan keb erlanju tan in dust ri pariwisata
dan kontribusi n ya t erhad ap perekonomi an lo k al .
Pariwisata halal telah berkemban g seb a gai sa lah satu
segmen indus tri pa riwisata ya n g penti n g, berfokus pada
pela yanan yan g sesuai den gan prinsi p dan nil ai - nil ai Isl am.
Dalam hal transpo rtasi, i ni berarti pen yedi aan m oda transportasi
ya n g memperh ati kan kebutuhan wisata wan Musl im , seperti
penerban gan yan g men ye di akan mak anan hala l, serta fasil it as
shalat di bandar a dan st asiun kereta. Sementar a itu, pada aspek
fasil it as umum , pariw isata ha lal men awark a n hotel ya n g
memis ahkan area beren ang antara pri a dan wanit a, restoran
dengan menu halal be rsertifikat, s erta pus at informasi yan g
memudahkan wisataw a n menemukan arah ki blat atau waktu
shalat. Bahk an, hiburan yan g dit aw arkan pun disesuaikan ag ar
tidak bertentan gan den gan ajar an Islam. Semua upa ya ini tidak
han ya untuk memenuhi kebutuhan spirit ual, tetapi juga untuk
memberikan pen galaman yan g n yam an dan men ye n an gkan ba gi
wisatawan Musl im . Tujuann ya jelas yait u mendorong
pertumbuhan indus tri pari wisata halal dan menjadikan desti nasi
wisata lebih inkl usif dan ramah ba gi semua pen gu njung, te rmasuk
mereka ya n g men gikut i prinsi p Islam (Anu grah et al., 2 019) .
Perusahaan tour & trav el memainkan peran sentr al dalam
memperkuat land asan pariwisata halal, sebu a h se gmen yan g
tengah be rkemban g pes at di indus tri pariwisata global. Den gan
memahami kebutuhan khusus wisatawan Musl im , mereka
meranc an g paket wisata yan g memenuhi standa r s ya riah, mul ai
dari akomodasi yan g m e nawark an fasil it as shalat hingga makan an
ya n g bersertifik at halal. Selain itu, melalui edukasi dan promos i
ya n g tepat s asar an, pe rusahaan - perus ahaan ini meningk atkan
80 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
kesadar an publi k tentang apa y an g membed akan pariwisata halal
dan ba gaim ana desti na si dapat mem enuhi st andar tersebut.
Kolaborasi er at den gan berba gai pihak, sep erti hotel dan restoran,
memasti kan keasli an pen galaman halal bagi wisataw an.
Sementara itu, feedbac k ya n g dikum pulkan menjad i bahan
evaluasi untuk pen yemp urnaan la ya nan di masa depan. Melalui
semua upa ya ini , per usahaan tour & tra ve l tidak han ya
mempromos ikan pariw isata halal tetapi juga mem asti kan
keberlanjut an dan pertu mbuhan segmen ini dala m jangka panja n g
(Pratama & Habib ah, 20 22) .
7.5 Pusat Pelayanan Wisatawan
P usat Pela ya nan P ariwis ata (s erin g disebut ju ga seba gai
pusat informasi pariwis ata) ad alah fasil it as ata u tempat yan g
disediakan oleh peme rintah atau or ganisasi swasta untuk
memberikan informasi dan pela ya nan kep ada para wisataw an
ya n g men gunjun gi suat u daerah atau ne gara. Tujuan utaman ya
adalah untuk membant u wisatawan mend apat kan informasi
tentang obj ek wisata, akomodasi, transportasi , kuli ner, dan
berba gai ke giat an lain yang dap at dil akukan di daerah te rsebut.
Fun gsi dan la yanan ya n g umum n ya tersedi a di Pusat Pela yan an
Pariwisata meli puti (Fat mawati & Santoso , 2020) :
a. P emberian In formasi . M engenai objek wisata, ac ara khusus,
rute perjalan an, peta lokasi, dan hal - hal lain yan g berk ait an
dengan kep ariwisata an.
b. Brosur dan Peta . Pen gun jung dapat mempe roleh brosur, peta,
dan materi promos i lain n ya ya n g menjelask an t entan g objek
wisata dan fasil it as yan g tersedia di daerah te rsebu t.
c. P emesanan Akomodasi dan Transpo rtasi . Be berapa pusat
pela yanan pa riwisata ju ga men yedi akan la yana n pemesan an
ho tel, pengin apan, dan tr ansportasi.
P engemb an gan In frastru ktur Pariwisata Halal | 81
d. S aran dan Rekomendas i . Staf ya n g bek erja di pusat ini
biasan ya memil iki pen get ahuan mend alam ten tang daer ah
sekit arn ya dan dapat memberikan rekom en dasi tentan g
tempat - tempat terbaik un tuk dikunjungi.
e. P ela ya nan Darur at . Da l am sit uasi tertentu, pus at pela yan an
pariwisata dap at membantu wisatawan yan g mengh adapi
masalah atau kead aan darurat, sep erti kehil anga n dokumen
perjalanan.
f. P romosi Kegiatan dan Event Lokal . Pusat ini seringkali
menginfo rmasikan tenta ng event atau ke giat an khusus ya n g
sedan g berl an gsun g atau akan berl an gsun g di daer ah tersebut.
Pusat Pela ya nan Pariwis ata biasan ya be rlokasi di tempat -
tempat strate gis sepe rti bandara, stasiun ker eta, te rminal bus, atau
pusat kota. Mer eka memainkan per an penti ng dalam
pengemban gan pariwis a ta suatu da erah den ga n memberikan
kesan pertama yan g pos it if kepada wisata wan s erta m endukun g
mereka selama kunjungan mer eka (Rez a et al., 2020) . Pro gram
Pusat Pela ya nan Wisata wan (PP W ) telah dii mp lementasikan di
berba gai dae rah di Indonesia seb a gai ba gi an dari upa ya
pemerint ah untuk men dukung indus tri pariwi sata. PPW ini
m emi li ki tujuan untuk memfasil it asi dan memberikan la yan an
kepada wisata wan baik domesti k maupun mancane gara, agar
mereka mendap atkan inf ormasi yan g akurat dan dapat menikmati
kunjungan m erek a den gan n yaman dan aman. P emerint ah pusat
dan daer ah di Indonesia telah men ya dari penti n gn ya pariwisata
seba gai s alah s atu sekto r pen ggerak ekonomi . Oleh ka rena itu,
ban ya k da erah yan g tel ah mendirikan PPW untuk mendukung
perkemban gan pariwisat a di wila ya h mer eka. Im plementasi PPW
ini tentun ya be rvari asi ter gantun g pad a kar akteri sti k, kebutuhan,
dan potensi pariwisata s e ti ap daerah.
82 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Sebagai contoh kota Batu, yan g geme rlap di kaki
pegunun gan J awa Timu r , telah lama dikenal seb agai salah satu
permata wisata di Indonesia. Keind ahan alamn ya yan g
memesona, dit ambah dengan keka ya an kuli ne r dan hiburan,
menjadikann ya ma gnet bagi para pelan con g. Sebagai bentuk
apresiasi dan dukun gan terhadap arus wisata yang tak pe rnah
surut, Kota Batu m emba ngun Pusat Pel a yanan Wisatawan (PP W ).
Sebagai salah satu cont oh unggulan, "Batu Tou rist Inf o rmati on
Center" (Batu TIC) be rdiri megah di jantung kota , menjadi akses
informasi yan g mudah dij angkau oleh pa ra wisatawan. Den gan
fasil it as lengk ap, Batu TIC men awa rkan berba ga i la yan an mul ai
dari informasi deti l mengen ai objek wisata populer seperti J at im
Park dan Museum Angkut, hingga brosur dan peta ya n g
mendetail tentan g keinda han Kota Batu (Kevin et al., 2017) .
Selain itu, bagi ya n g mencari rekom endasi tempat
menginap dan bers antap, pusat informasi ini siap dengan
segud an g refer ensi terb a ik. Tidak han ya itu, inf ormasi ke giatan
dan festi val terb aru di Kota Batu, serta la ya nan daru rat dan
transportasi, menjadi ba gian int e gral dari l a yan an ya n g mer eka
tawarkan. Ba gi setiap wi satawan yan g m en ginj ak kan kaki di Kota
P romosi dan Pemasaran Pariwisata Halal | 83
Bab 8: Promosi dan Pemasaran Pariwisata Halal
8.1 Pendahuluan
Keterta rikan mas yar aka t dalam melakukan perjalanan
wisata saat ini sangat meningkat. Indust ri pa riwisata domesti k
mengalami kemajuan s ignifikan, t erbukti den gan munculn ya
ban ya k desti nasi ba ru yang s esuai kebutuhan wisatawan . Salah
satu se gmen yan g tum buh cepat adalah kebut uhan wisataw an
Musl im , seperti terli hat dari bertambahn ya hot el S yari ah dan
ketersedia an makanan bertanda hal al. Hal ini menunjukkan
bahwa wisata halal me njadi kebutuhan penti ng bagi penduduk
Indon esia dan wisata wa n asing. Men gin gat pot en sin ya dalam
meningkatk an pendap a tan daer ah, sektor pariwisata kini
menerapk an berb a gai str ate gi dan kebij aka n (Wisi , 2022) .
Wisata ha lal kini menjadi sektor ya n g berk emb ang dan
menjadi tren ba gi wisatawan, baik do mesti k maupun
int ernasional. Mer eka ter tarik pada fasil it as sepert i hotel S yariah,
makanan halal, dan desti nasi bertema Islam. Untuk
mempromos ikann ya ke pasar global, strat e gi pemasar an yan g
tepat san gat dibut uhkan. Oleh karen a itu, pemeri ntah meranc an g
pendekatan untuk men ambah kuali tas pariwis ata , melakuk an
digit al mark eti ng , s erta memperkuat sumb e r da ya manusia,
mas ya rak at, dan indus tri lewat promos i pariwisat a halal . Promosi
dan pemasar an ya n g te pat menjadi kunci dalam menjangkau
segmen pasar ini den gan efekti f (Rez a & Tri Ratn asari, 2022) .
Branding saat ini menjadi komponen krusial dalam
memasarkan suatu desti nasi. Branding merupakan sarana ya n g
digunak an untuk mempr om osikan produk atau l a ya nan melalui
identit as seperti nama, ta nda, atau sim bol, dengan tuj uan menarik
perhati an konsum en. S eba gai contoh, Kementerian Pariwisata
Indon esia telah berupa ya menjadikan Indon esia sebagai suatu
84 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
pariwisata hal al termas hur di dunia den gan mengemban gkan
strate gi wisata halal dari berba gai sudut pandang. Branding
wisata halal memil iki dampak signifikan t erhad ap competit ive
advanta ge indus tri wisa ta dan penin gkat an jum lah wisatawan.
Konsep wisata halal berh ubungan erat den gan wis ata Isl am, yan g
merupakan bentuk perj alanan ya n g men gikut i prinsi p - prinsi p
Islam dan mena rik bagi komuni tas Musl im yan g ingin
memprakti kkan kepe rc a yaan mer eka sel ama ber wisata.
Peneli ti an menghasil kan bahwa wisata Isl am dan wisata
halal telah meningk atka n keterta rikan para wisa tawan. Seba gai
bukti dari keberh asil an i ni membuat da ya ta rik wisata halal telah
meningkat. Mirip den ga n upa ya yan g dil akukan oleh Indon esia,
Korea Selatan ju ga telah memasukkan label Isla m dalam strategi
komuni kasi promos i pariwisata Musl im mer eka. Tujuann ya
adalah untuk membangun cit ra negara ramah Musl im , dengan
fasil it as memadai untu k memenuhi kebutuhan mereka s esuai
s ya riah (Arifin, 2023) .
Upa ya promos i oleh pe merint ah Kore a Selatan melalui
KTO menonjol den ga n pen ggunaan sim bol - sim bol Islami ,
terutama tanda halal. Pe ngguna an tanda halal di berba gai tempat
di Korea Selatan, terma suk restoran dan produ k, menunjukkan
komi tm en mereka unt uk memenuhi kebutu han komuni tas
Musl im . Tanda halal menandak an bahwa produ k sesuai den gan
hukum Islam, m enjadik ann ya sa rana promos i yang ef ekti f b a gi
target pasa r ini (Arifi yya t i, 2020) .
Di Mala ysia, tanda halal juga m enjadi inst rumen promos i
utama dalam indus tri pa riwisata. Lo go Hal al Ma la ysia dij adik an
seba gai asp ek penti n g da lam marketing produk dan service hal al.
Meskipun label tersebut berfungsi untuk indi kator visual,
Branding itu se ndiri mencakup elemen lain sep erti keperc a ya an
dan persepsi konsum e n. Konsumen cenderun g san gat sadar
P romosi dan Pemasaran Pariwisata Halal | 85
terhadap logo halal, dan hal ini serin gkali menjad i faktor penentu
dalam keputus an pembeli an merek a (Ari fin, 2023) .
8.2 Kampanye Promosi Wisata Halal
Terdap at 10 pro gram khusus ya n g memasti kan wisata
halal senanti asa menaw arkan da ya ta rik unik bagi pelan con g.
Selain itu, berbagai de sti nasi wisata halal di Indon esia kini
menjadi incaran ba gi wisatawan. Dal am konteks ini , pertama
Kementerian Pa riwisata In don esia telah berupa ya meningk atkan
da ya t arik berba gai desti nasi wisata dengan tuj uan menarik lebih
ban ya k turis, baik domes ti k atau man cane gara, m aka dapat dil ihat
pada tabel b erikut (Pri ya na et al., 2022) :
Tabel 8.1Aspek pariwisa ta
No . Aspek Stra te gi Penj elasan Pener ap an Pro gr am
S1 Amenity Me nge mb a ng ka n
fasil itas dan la ya na n
yan g bai k, gu na
mend o r o n g i nve stas i
dib id ang par i wi sata
Da ya tar ik ser ta paket wisa ta
Mo nito r in g, eval uasi IMT I
Mo nito r in g, eval uasi D SR A
S2 Attraction Me nge mb a ng ka n
daya tar i k
Da ya tar ik ser ta paket wisa ta
Mo nito r in g, eval uasi IMT I
Mo nito r in g, eval uasi D SR A
S3 Accessibility Me ng h ub u ng ka n
ko ne kti vitas a ntar a
ber b agai pihak
Da ya tar ik ser ta paket wisa ta
Mo nito r in g, eval uasi IMT I
Mo nito r in g, eval uasi D SR A
Kedua berkait an den gan ide pen gemban gan strate gi
marketi ng guna memikat lebih ban ya k wisata wan halal . Di zaman
ya n g se rba digit al, pem erintah telah menggun a kan keuntungan
teknologi untuk mempro mosi kan pariwisata Indo nesia. Beb er apa
pendekatan ya n g diadops i meli puti :
86 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Tabel 8.2 Aspek pemasar an
No . Stra tegi Deskr ip si I mp le me ntas i P ro gr am
S1 Stra tegi
pema sar an
(DOT )
Men ye lar aska n
strategi mar keti n g
denga n
me mp er ti mb a ng ka n
fak to r Destina si,
Asal, dan Wa kt u
(DOT ) sesuai
denga n keb u tu ha n
pasar wisa ta halal.
Digital information system
Marketing outreach
Muslim visitor guide
Mo nito r in g , eval uasi IMT I
Mo nito r in g , eval uasi D SR A
S2 Stra tegi
pema sar an
(B AS)
Mengo p ti mal kan
ko mu nika si
ko mu nika si dala m
pema sar an da n
penj ualan unt u k
sekto r par i wisa ta
halal.
Digital information system
Marketing outreach
Muslim visitor guide
Mo nito r in g , eval uasi IMT I
Mo nito r in g , eval uasi D SR A
S3 Stra tegi
med ia
(P OSE)
Meni ng kat kan
pro mo si wisata hala l
melal ui platfo r m
digital dan med ia
online.
Digital information system
Marketing outreach
Muslim visitor guide
Mo nito r in g , eval uasi IMT I
Mo nito r in g , eval uasi D SR A
Aspek ya n g keti ga melibatkan perkemb an gan dari sumb er
da ya manusia, mas yar ak at, dan sektor indus tri. Aspek ini terkait
dengan pers aingan bisni s dan efekti vit as lemba ga atau organisasi
dalam mengatur dan men ye diakan la yan an untuk kegiatan
pariwisata. Inil ah pend ekatan yan g diambil oleh pemerint ah
untuk meningkatkan aspe k ini :
Tabel 8.3 Aspek SDM, mas ya rak at dan indust ri
No . Stra tegi Deskr ip si I mp le me ntas i P ro gr am
S1 Penge mb a nga n
su mb er daya
man u sia
Cur r ic ulu m,
Ce r tific ate, Ce nter o f
exce lle nce
Ed ukasi par i wi sata hala l
Ser tifi kas i dan sta nd ar isasi
Research and development
Mo nito r in g, eval uasi IMT I
Mo nito r in g, eval uasi D SR A
S2 Ko mu ni kasi Rag ulas i, ker j asa ma
resear ch, ino va si .
Hala l tour is m reg ula tio n
inst itu tio n
Ser tifi kas i dan sta nd ar isasi
P romosi dan Pemasaran Pariwisata Halal | 87
Research and development
Mo nito r in g, eval uasi IMT I
Mo nito r in g, eval uasi D SR A
S3 Penge mb a nga n
ind u str i
Meni ng kat kan da ya
sain g i nd us tr i
par i wisata den ga n
eksp an si la ya na n
yan g selar as den ga n
nilai - nilai Isla m.
Mo nito r in g, eval uasi IMT I
Mo nito r in g, eval uasi D SR A
Dalam mengemban gka n desti nasi wisata s yariah di
Indon esia, terd apat ti ga t ahapan kun ci ya n g be r gu na untuk meraih
keberhasil an pada s eti ap program yan g dij al ank an. Tujuan dari
“Amenity” adalah sup a ya fasil it as dan servis wisatawan dap at
melengk api ekspektasi wisatawan musl im dan mencipt akan
suasana atau nu ansa di desti nasi wisata yan g sejalan sesuai
prinsi p Islam. Sejum lah elemen yan g dap at ditingkatkan oleh
hotel, restoran, atau desti nasi wisata m eli puti desa in la ya nan yan g
dapat memberikan kepu asan kepad a pen gunjun g. Kepu asan ini
terce rmin dalam konsep akomodasi yan g disaji kan, standar
kebersihan, dan ker am ah an pela yan an.
Amenity terkait lan gsun g dengan fasil it as ya n g dit awark an
oleh wisata, hotel, resto ran , fasil it as olahra ga, dan seba gain ya.
Desti nasi wisata perlu men yaji k an fasil it as yan g sejalan den gan
karakte risti k daer ah dan aturan s ya riah Islam. Se bu ah studi oleh
Pri yana et al., (2022 ) me n yoroti poten si Aceh ya ng berak ar pad a
prinsi p - prinsi p s yari ah Islam, memberikan la yan an ya n g sesuai
bagi wisat awan.
Misaln ya, pen gemb an ga n akomodasi s ya riah di Tabek
Patah, Kabup aten Tan ah Dat ar, fokus pad a pemban gunan
homesta y, anali sis kebut uhan wisataw an, dan me li h at kompetit or
seba gai mitra bisni s. Ada juga upa ya menin gkatk an la ya nan
makanan den gan bim bingan dari peme rintah. Ini te rlihat dari
tempat oleh - oleh ya n g didesain den gan unik untuk menjual aneka
88 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
oleh - oleh. Selanjutn ya , desti nasi wisata men ye diakan fasil it a s
publi k yan g sesuai den gan tren kebutuhan m a s ya rakat dalam
berwisata, seb a gaim ana dil aporkan oleh Nugr aha, (2018 ) .
Berd asa rk an anali sis tersebut, pem erintah t erus be rupa ya
mengemban gkan wisat a s ya riah dan berhasil menempatkan
Indon esia seb a gai pemim pin dalam wisata halal di tingkat global.
Dalam upa ya menin gk atkan desti nasi wisata s yariah,
fokus utama dil etakk an pada pen gemban gan konsep makan an dan
minuman halal . Tambahan sarana ibadah yan g memadai dan
nyam an, dan rek reasi ya n g memp ertimb an gka n aspek gender
menjadi poin penti ng ( Ir wans yah & Zaenuri, 20 21) . Pendekatan
ini mengikut i prinsi p - prinsi p Islam, den gan fasil it as dan atraks i
ya n g be rhubun gan er at dengan buda ya dan ke ya kinan Islam.
Seti ap kegiatan wis ata didefini sikan den gan stand ar s ya riah Islam
(Ba tt our & Ismail , 2016) .
Meski fasil it as dan la ya n an pariwisata dit ingkatk an,
pemasar an yan g ef ekti f t etap menjadi kunci. Pem erintah sek aran g
sudah memakai teknolo gi digit al dal am memasa rk an wisata halal.
Sist em pemasaran ya n g diadopsi mencakup sin kronisa si antar a
desti nasi, esensi dari konsep wisata halal, dan waktu yan g tep at.
Den gan bantuan teknolo gi, sekar an g ban yak la ya nan wisata yan g
menawark an paket, ako modasi, dan tiket denga n sis tem digit al.
Wisatawan dapat denga n mudah melakukan reservasi melalui
smartphone merek a, den gan ban yak sit us web contohn ya pe gi -
pegi, tr aveloka , tiket.com , yan g m en yediak an infor masi tersebut.
Yousaf & Xiuchen g, ( 2018) hasil penel it iann ya
menunjukkan bahwa i nternet menjadi saran a utama dalam
mempromos ikan konsep wisata makanan hal al di nega ra - n e gar a
seperti Korea Selatan , China, J epang, dan Th ail and. Strategi
pemasar an di git al telah digunak an se car a efek ti f oleh ne ga ra -
negara ini .
P romosi dan Pemasaran Pariwisata Halal | 89
Dukungan sumb er da ya manusia yan g berkuali ta s menjadi
kunci keber h asil an ini . Melalui pro gram ku rikulum , sertifikat,
dan pusat pelati han , pe ru sahaan wisat a telah men yediakan sumber
da ya m anusi a ya n g memenuhi standar. Sektor pendidi kan juga
telah men yesu aikan ku rikulum n ya untuk memenuhi standar
persa in gan global. Stand arisasi dan sertifikat dii mpl ementasikan
untuk memasti kan kua li tas servis wisata hal al ya n g tin ggi.
Kebij akan, struktur or ga nisasi, dan se rtifikasi te lah disesuaikan
untuk mendukung perk e mbangan wisata halal. Akhirn ya , upa ya
ini membawa indus tri pariwisata Indon esia ke arah yan g lebih
ramah musl im , den gan harapan menjadi pemi mpi n dunia dalam
wisata halal.
8.3 Kemitraan Industri
Kemi traan dalam indus tri pariwisata yait u sal ah satu
strate gi yan g tep at untuk memperluas jangkau an dan
meningkatk a n efisiensi. Dalam konteks pa riwisata halal,
kemi traan antar a berba ga i pemangku kepenti n gan indus tri seperti
maskapai pen erba n gan, hotel, dan restoran halal menjadi fondasi
penti ng untuk memban gun paket wisata ya n g holi sti k. Melalui
kemi traan, indus tri pariw isata halal dapat men awa rkan pak et ya n g
terint egrasi, mul ai dari transportasi, akomodasi, hingga makan an.
Hal ini memberikan ak ses kemudahan untuk wisatawan dalam
memplaning perjal anan dan memasti kan pengalaman merek a
selama liburan sesu ai de ngan stan dar halal.
Den gan kemi tra an, pemasar an menja di lebih
terkoordinasi. Maskapai , hotel, dan restoran dapat ber gabun g
dalam kampan ye pem asa ran bers ama, memba gi bia ya dan sumb er
da ya , s ehingga men cip takan strat e gi pemas ar an yan g lebih
efisien. Promosi ya n g dil a kukan bers ama - sa ma oleh mitra
indus tri memungkinkan untuk mencapai audiens ya n g lebih luas.
90 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Ini bukan han ya meni ngkatk an kesad aran ten tang pa riwisata
halal, tetapi ju ga mena rik wisataw an ba ru ya ng s ebelum n ya
mungkin tidak men getah ui tentang opsi ters ebut (Yakup, 2019) .
Keti ka berb a gai enti tas dalam indus tri bekerj a sama,
mereka mencipt ak an sinergi yan g memaksi malkan po tensi
masing - masin g. Seba gai contoh, maskapai pen erban gan dapat
menawark an disko n khu sus bagi pelan ggan ya n g memesan hotel
atau restoran te rtentu, dan sebali kn ya . Kemi traa n antara enti tas
terkemuka dal am indust ri meningkatk an kepe rca ya an dan reputasi
pariw isata halal. Wisa tawan me rasa lebih nyam an keti ka
mengetahui bah wa paket ya n g m erek a pesan disu sun oleh me rek -
merek terp erc a ya.
Kemi traan s erin gkali me njadi katalis ba gi inovasi. Den ga n
berkolabor asi, mitra dap at men gemban gk an pen a waran dan paket
baru yan g unik dan menarik, membed akan di ri mereka dari
kompetis i. Melalui kemitraan, standar dan protok ol tertentu dapat
dit erapkan di seluruh indus tri. Ini memasti kan bahwa s emua
aspek liburan halal mem enuhi ekspektasi dan sta ndar yan g sama,
meningkatk an kuali tas ke seluruhan pen galaman wi satawan.
Indust ri pariwisata, termasuk pariwisa ta halal,
mengh adapi berb a gai ta ntangan, mul ai dari per ubahan regulasi
hingga tant an gan pa sar. Den gan kemi tra an, peman gku
kepenti ngan dapat bers a tu untuk mengatasi hambatan tersebut.
Mengin gat kompl eksit as dan keunikan pa riwisata hal al,
kemi traan anta r indus tr i menjadi kunci keber hasil an. Bukan
han ya tentan g memb a gi bia ya dan sumb er da ya , t etapi juga
tentang memban gun pengalaman ya n g leb ih ka ya dan
memuaskan ba gi wisata wan (Mus yaf ah et al., 20 20) .
P romosi dan Pemasaran Pariwisata Halal | 91
8.4 Pemasaran Digital Marketing Communication
P ariwisata hal al di In donesia belum be git u dikenal,
sehingga s ediki t wisatawan baik domesti k maupun int ernasional
ya n g fami li ar den gan brand ini . Maka dari itu, per lu adan ya upa ya
lebih int ensif dari peme rintah untuk memperken alkan brand ini
ke publi k. Namun, pr omos i pariwisata halal bukan han ya
tanggun g ja wab pem eri ntah; mas ya rak at, khususn ya gener asi
muda ya n g akr ab den gan teknologi, ju ga dap at ber partisi pasi.
Dalam era di git al sa at ini , seti ap or an g memil iki
kesempatan untuk me mpromosi kan sesuatu kepada audi ens
global. Intern et, seba gai jaringan antar koneksi, menghubun gk an
indi vid u dari berba gai negara. Den gan pot ensi ini , int ernet bisa
dim anfaatkan untuk me mperkenalkan pariwisata halal Ind onesia
ke kanc ah int ernasional. Dari sudut pandan g il mu komuni kasi,
muncul konsep di git al marketi n g comm unic a ti on. Ini adalah
pendekatan pem asar an yang meman faatk an media digit al untuk
men yamp aikan pes an yang tepat waktu, perso nal, dan sesuai
kepada konsum en. Pe ndekatan ini menggab ungkan elemen
psiko logis, humanist ik, antropologis, dan teknolo gi, mencipt ak an
media baru yan g int e rakt if dan berk apas it as besa r.
Keun ggulan dari di gi tal marketi n g comm unicati on
dibandingkan den gan metode pemasa ran tr a disi onal adalah
kemampuann ya untuk m enjan gkau audiens tanp a terhalan g oleh
batasan geo gr afis atau zona waktu. Pendekatan pe masaran di git al
ini telah mengubah ca ra konsum en berinteraksi dengan produsen.
Dalam konteks digit al, konsum en tidak han ya me njadi tar get dari
produsen tetapi ju ga memainkan pe ran kunci dalam
perkemban gan bisni s perusahaan (Kusum anin gt yas & Pras et yo,
2022) .
Era digit al sa at ini dit andai dengan kec epatan i nformasi
ya n g men ges ankan, di m ana konsum en kini men gharapkan aks es
92 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
informasi ya n g inst an . Hal ini men yebab k an pendek atan
pemasar an tr adisi onal kuran g disuk ai, memaksa indus tri untuk
beradapt asi. Dalam kont eks ini , Indonesi a melihat peluan g besa r
dalam sektor pariwisata halal. Den gan strate gi pe masaran di git al
ya n g t epat, ne ga ra ini dapat menarik wisat awa n Musl im yan g
semakin menin gkat. M a hfud Ach ya r, seor an g ah li dalam bidan g
ini , men yoroti bebe rapa lan gkah penti ng dalam meren canak an
strate gi digit al. Pe rta ma, men gidentifikasi dan memahami
konsum en tar get untuk pariwisata hal al. Ked ua, memban gun
hubungan kuat den gan konsum en melalui platf orm digit al yan g
efekti f. Keti ga, me ningkatkan kes adar an brand dan
mempengaruhi persepsi konsum en.
Keempat, mem anfa atkan data dan an ali ti k untuk strate gi
ya n g lebih tep at sasa ran . Keli ma, men gopti malk an kete rlibatan
konsum en melalui med ia sosi al. Keenam, me ngelol a reput asi
onli ne dan hubungan mas yar akat di era digit al. Ketuj uh,
memadukan pemasa ran afiliasi dengan kemi traan strate gis.
Kedelap an, men gutamak an pemasa ran berbasis m obil e mengin gat
mobi li tas konsum en. Kesembi lan, men gint egrasikan elemen
permainan untuk menin gkatk an da ya ta rik pemasaran. Terakhi r,
merenc anakan dan mengevaluasi kampan ye digit al untuk
memasti kan RO I yan g posi ti f dan laporan yan g akur at (Nisa,
2022; Tri ya wan & C aroll ina, 2019) .
8.5 Keikutsertaan dalam Pameran Pariwisata Internasional
P ameran ya n g bert ajuk Internasional Halal Ex po menjadi
titi k sentral dalam indus tri pariwisata pada era gl obali sasi. Buk an
han ya seb a gai aja n g pert emuan biasa, pamer an i ni memfasil it asi
desti nasi halal untuk menonjolkan diri dan memperkenalk an
keunikan, tradisi , dan kebuda ya an mer eka ke pada kh ala yak
global. Lebih jauh la gi, pame ran sepe rti ini mendorong
P romosi dan Pemasaran Pariwisata Halal | 93
pembentukan jarin gan indus tri yan g ku at, memungkinkan
berba gai pelaku indus tri unt uk sali ng bertemu, berkolaborasi, dan
berpotensi memulai ini siatif bisni s bersama. Dalam dunia yan g
serba cepat be rubah, pameran ini ju ga be r fungsi seb a gai
barometer untuk memah ami tren pasar yan g s eda ng berlan gsun g,
memasti kan bahwa pela ku indus tri tetap relevan dan responsi f
terhadap kebutuhan wisat awan.
Selain itu, pamer an pari wisata hal al ju ga menja di saran a
promos i yan g ef ekti f. Melalui berma cam materi promos i, pelaku
indus tri dapat men yamp aikan informasi mend al am tentan g ap a
ya n g mer eka t awa rkan. Keik utsertaan dalam aja ng int e rnasional
semacam ini tidak han ya meningk atkan visi bil itas desti nasi di
mata dunia, tetapi juga membantu dalam memba ngun kr edibi li tas
dan keper ca ya an. Kepe r ca ya an, khususn ya , adal ah elemen kunci
ya n g memf asil it asi hubungan jan gk a panjan g antara desti nasi dan
wisatawan. Saat berad a di pameran, desti nasi juga mend apat
kesempatan emas unt uk mendapatkan feed back lan gsun g,
memungkinkan m erek a untuk terus ber adaptasi dan
meningkatk an la ya n an mereka (Cadit h et al., 2022 ) .
Bebe rap a pamer an dapa t diadakan baik di nasional atau
int ernasional. Beber apa konsep pamer an ya n g dapat membantu
mengan gkat pariwis ata halal di Indon esia:
a. P ameran Desti nasi Hal a l Indonesia. M en ghadirk an berba gai
desti nasi wisata halal da ri Sabang hin gga Merau ke, termasuk
desti nasi populer seperti Lombok, Aceh, dan lainn ya.
Pameran ini akan memperlihatkan kei ndahan al am, buda ya ,
serta fasil it as - f asil it as ya ng mendukun g kebutuha n wisatawan
Musl im .
b. Festi val Kuliner Hala l. Mengenalkan raga m makanan
nusantara ya n g halal dan lez at kepada pen gunjun g. Selain itu,
94 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
dapat ju ga men ampi lkan ca ra pen golahan makanan dan
dem onst rasi memasak la ngsun g oleh chef - che f ter nama.
c. P ameran Fashion Musl i m. Men ghadirkan des ainer - des ainer
Indon esia ya n g berfokus pada fashion Musl im . Pameran ini
tidak han ya menampi lka n busana tetapi ju ga aks esori, hij ab,
dan produk terk ait lainn ya.
d. Ekspo Produk Halal. Menampi lkan berba gai produk halal,
mul ai dari maka nan, kos metik, hingga produk ke canti kan dan
kesehatan. Ini adalah ke sempatan ba gi produsen lokal untuk
memperkenalk an produk mereka ke pasa r internasi onal.
e. Konfer ensi Pariwisata Halal Intern as ional atau International
Halal Tourism Summit . Mengund an g ahli dan stakeholder
indus tri dari seluruh dunia untuk berdiskusi t entan g tren,
tantangan, dan peluan g dalam indus tri pariwisata halal.
f. W orkshop dan Pelatihan Pariwisata Halal. Bert ujuan untuk
menin gkatk an kuali tas sumb er da ya manusi a di sektor
pariwisata halal, mul ai dari pemaham an dasa r hingga stand ar
pela yanan untuk wisat aw an Musl im .
g. P ameran Seni dan Buda ya Musl im . Menampi lka n keka ya an
seni dan buda ya Musl i m dari berba gai dae rah di Indon esia,
sepe rti kali gra fi, musi k reli gi, tarian, dan lainn ya.
P eran Pemerint ah dan Pihak Swasta | 95
Bab 9: Peran Pemerintah dan Pihak Swasta
9.1 Pendahuluan
P ariwisata halal kini menjadi sorotan dunia dan In donesia,
dengan ma yorit as pen dudukn ya ya n g Musl im , tak ingin
keti nggal an dalam berlo mba memajukan s ektor ini . Mengakui
potensi besar ya n g dim il iki n ya, pem erintah Indon esia telah
berinisi ati f mempromos ikan konsep wisata yang mematuhi
s ya riah Islam ini . De n gan dukun gan regul asi dan kampan ye,
pemerint ah men cipt a li ngkun gan kondusi f ba gi perkemban gan
indus tri pariwisata hal al. Di sis i lain, sektor swast a tak kal ah akti f
berper an. Perhotelan, re storan, hingga agen wis ata berinvestasi
untuk memenuhi standa r hal al. Kerjas ama erat an tara pemerint ah
dan swasta ini menja di kunci utama dala m mengh adapi
persain gan global, terut ama den gan ne ga ra - n e gara yan g ju ga
gen car men gemban gkan pariwisata halal sepe rt i Mala ysia dan
UEA. Keun ggulan lain yang dim il iki Indon esia adal ah keka ya an
buda ya lok aln ya ya n g bisa menjadi nil ai tambah dalam indus tri
ini . Meskipun demi kian, tantangan sepert i pemahaman
mas ya rak at dan keter sediaan infrastruktu r masih menjadi
pekerja an rum ah. Namun, den gan komi tm en da n inovasi yan g
terus diperba rui, masa de pan pariwisata halal di In donesia tampak
cerah dan be rpotensi me njadi pemi mpi n di kancah global.
Indon esia memil iki keu nikan dan kar akter khu sus yan g
dapat membedak ann ya dari ne gara - ne ga ra l ain dalam hal
pariwisata hal al. Den ga n kera gam an buda ya da n tradisi ya n g
ka ya , pa da s eti ap dest inasi wisata hal al di Indonesia dap at
menawark an pen galama n berbeda ba gi wisata wan. Inte gr asi
buda ya lokal den gan ko nsep halal mencipt akan kombi nasi yan g
menarik dan aut enti k.
96 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Selain itu, letak geo gra fi s Indon esia yan g strate gi s dengan
ribuan pulau dan panora ma alam ya n g men akjubkan memberik an
keuntungan tambahan. Baik itu pantai, pe gun ungan, hin gga
kera gam an ha yati , s emua dapat m enjadi da ya tarik tambaha n
dalam pariwisata halal. Namun, untuk terus meningkatkan da ya
sain g, penin gkat an kuali tas la yan an, pendidi ka n dan pelatihan
bagi stakeholde r indus tri, serta inovasi dalam pa ket wisata harus
terus dilakukan.
Den gan dukun gan ya n g kuat dari semua kalan gan , baik
sektor peme rintah, sekt or swasta, dan mas yar akat, Indon esia
ber potensi besar untuk tidak han ya menj adi tuj uan wisata halal
terbaik khususn ya pada kawasan Asia Ten gga ra, namun ju ga
dunia . Kesadar an tenta ng penti n gn ya menja ga kuali tas dan
keasli an dalam men yaji k an pariwisata halal akan menjadi kunci
kesuksesan Indon esia di masa depan.
Pariwisata halal telah menjadi salah satu topi k utama
dalam disku si pengemba ngan indus tri pariwisat a dunia, terutama
pada ne gar a - ne gara de ngan jum lah penduduk Musl im yan g
signifikan. Seb a gai seb uah konsep be rdasa rka n pada prinsi p
s ya riah Is lam, pariwisat a halal memerlukan pen dekatan khusus
dalam seti ap aspekn ya, dari perenc anaan hin gga pel aksana an.
Dalam konteks ini , bab berikut akan menggali lebih dalam
mengenai be rba gai aspe k kunci yan g mendukun g perkemban gan
pariwisata halal. Mula i dari K ebij akan Pemerint ah dalam
Pengemb an gan Pariwis ata Halal ya n g men yo roti lan gkah
strate gis ya n g diambil oleh pemerint ah, Dukun ga n Keuan gan dan
Inv estasi yan g menjadi tul ang pun ggun g dalam pembi a ya an dan
pengemban gan inf rastru ktur, Inisi ati f Kolabo rasi Pemeri ntah dan
Swasta yan g m enunjukka n ba gaim an a siner gi anta ra sektor publi k
dan privat dapat men cipt akan impak ya n g lebi h besar, hin gga
Peran Organisasi Islam dalam Pengemban gan P ariwisata Halal,
P eran Pemerint ah dan Pihak Swasta | 97
yan g men yo roti ba gaim ana inst it usi keagam aan berper an akti f
dala m memasti kan bah wa standa r s yari ah dip enuhi. Melalui
ekspl orasi topi k - topi k ini , kit a akan mendap a tkan gambar an
men yelu ruh tentan g ba gaim ana berb a gai elem e n bekerja sam a
dalam memajukan pariwisata halal.
9.2 Kebijakan Pemerintah tentang Pariwisata Halal
Dalam pand an gan Isla m, tanggun g jawab pe merint ah
tidak han ya pada asp ek keamanan domesti k at au perlindun gan
dari anc aman ekste rna l. Lebih da ri itu, pemerint ah harus
berkomit men untuk mencipt akan mas yar akat ya n g makmur dan
berkeadil an. Keadil an s osial han ya dapa t dicap ai dengan per an
akti f pemerint ah dal am melindungi merek a yang rentan dan
men ye diakan j ami nan so sial ba gi yan g m embut uhkan, termasuk
dalam aspek ekonomi . J ika seseor an g telah men gumpul kan harta
ya n g sesuai den gan s ya r iat Islam dan meman faa tkann ya den gan
cara yan g juj ur dan tepat, maka kek a ya an tersebut harus
dil indungi oleh ne gara. Nega ra harus menjami n keaman ann ya
melalui perundan g - unda ngan tentan g hak mili k, dan mas ya rakat
harus men gha r gai hak mili k tersebut, seba gaim an a yan g
dit egask an dalam sur a h Al - B aqaroh ayat 188 artinya “Dan
janganlah sebah a gian ka mu memakan harta s eba hagi an yan g lain
di antara kamu dengan jalanyang bathil”
Dalam konteks ekono mi , ada 3 per an yan g harus
dil aksanakan oleh pemeri ntah atau negara, antara l ain :
a. Id eologis.
b. P embangun an .
c. Kesejahte raan.
Peran Pemban gun an khu susn ya men ga cu pad a ke waji ban
pemerint ah untuk melaks anakan pemban gun an di berba gai sektor,
termasuk pemba n gunan sumb er da ya manusia dan infr astruktur.
98 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Den gan demi kian, pe merint ah bertindak se bagai pelaksan a
pemban gunan, den gan tuj uan untuk menjadikan kondis i
mas ya rak at menjadi lebih produkti f. Maka dari itu , sangat penti n g
bagi peme rintah untuk menguatkan visi , misi, dan kebij akan
pemban gunan yan g j elas.
Dalam sektor indus tri pa riwisata, yan g merup aka n bagia n
dari sektor jasa, peran pemerint ah baik di tingkat nasional
maupun regional s an gat krusial. Empat tan ggun g ja wab utam a
pemerint ah terkait pa r iwisata adalah: memb angun fasil it as
pendukung, me ranc a ng a r ea at au lokasi wisata,
mengim plementasikan kebij akan pariwisat a, ser ta menetapkan
dan mene gakkan regul asi ya n g relev an. Beri kut rinciann ya,
berdasa rkan pen eli ti an oleh Subadra (2006 ):
a. P erencan aan dalam Pari wisata
Pariwisata me rupakan i ndust ri den gan stand ar khusus
ya n g dap at memberikan efek baik maupun buruk. Aga r dapat
memenuhi standar ter sebut, mengopti malkan manfaat dan
memini malis ir dampak negati f, diperlukan pe rencan aan ya n g
cermat. Kes alahan dalam proses ini dapat men yeb abkan berba gai
tantangan se rta keti dak s esuaian kepenti n gan di a ntara para pihak
terkait . Desti nasi wisat a memil iki tantangan masing - masin g,
maka dari itu pen ye l esaiann ya ju ga be rbed a . Tujuan dari
perenc ana an dalam pari wisata adalah untuk mencapai visi dan
misi pengemban gan pari wisata. Dalam konteks luas, aspek - asp ek
penti ng dal am peren can aan pariwis ata meliput i: (1) tata guna
lahan, (2) ren can a pembangun an ekonomi untuk meran gsan g
pertumbuhan indus tri terkait pariwisata, (3) ren ca na infrastruktur,
termasuk fasil it as banda ra, jalan, sert a kebutuha n dasar sepe rti
air, listrik, dan pengelol aan sampah, (4 ) ren cana la yan an sosi al ,
ya n g men cakup lap an gan kerja, kes ehatan, pendidi kan, dan
P eran Pemerint ah dan Pihak Swasta | 99
kesejahter aan sosi al, se rta (5) keam anan untu k area desti nasi
wisata dan pa ra pen gunju ngn ya.
b. P embi naan dala m Pariwi sata
Meskipun sektor sw asta biasan ya bertan ggun g ja wab at as
pemban gunan fasil it as dan la yan an pa riwisata, peme rintah
memegan g peran penti n g dalam men ye diakan infrastruktur dasar
seperti listrik, jalan, dan air, khususn ya untuk pro ye k skal a besar
ya n g membutuhkan i nvestasi signifikan. Hal - hal sep erti
pengemban gan j alan tra nsportasi khususn ya dar at, pemban gunan
bandara , pen gelol a an sa mpah , pen yedia an air be rsih , ya n g mana
kesemuann ya tan ggun g j awab pemerint ah. Selain itu , pemerint ah
juga be rfun gsi seb a gai pengawas dan peli ndung ba gi par a
investor ya n g berinvest asi dalam sektor pariwisat a .
c. P edoman Pariwisata
Pedoman merujuk pad a renc ana jan gk a panj ang ini
mencakup tuj uan pembi naan sektor pa riwisata s erta metode at au
SOP untuk mencapai tuj uan tersebut. Hal ini biasan ya
dirumuskan dalam bentuk regulasi resmi seperti undang - undan g
atau dokumen formal la inn ya. Pedoman yan g dikeluarkan oleh
pemerint ah haruslah di anggap s eba gai acu an untuk dihormati
oleh semua pihak ya n g t erli bat. Beb erap a as pek yan g perlu
diperhati kan dal am ped oman pariwisata m eli puti peningkatan
lapan gan kerja, pertumb uhan ekonomi , dan hubu ngan dipl omatik,
terutama ba gi wila yah yan g mena r getk an wisatawan
int ernasional. Biasan ya , pedoman pariwisata dii ntegr asi kan ke
dalam ren cana ekonom i umum yan g men caku p struktur dan
pro ye ksi pertumbuhan jangka panjan g. Dal am konteks ini ,
pedoman ekonomi yan g relev an den gan pari wisata meliput i
kebij akan investasi, ket ena gak erjaan, keuan gan, serta indus tri -
indus tri kunci ya n g mendukung sektor pariwisata dan
perda gan gan la yan an.
100 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
d. R egulasi dal am Pariwisat a
Regulasi dari pemerint ah meme gan g per anan krusial
untuk melindungi wi satawan dan menin gkatkan kuali tas
pengalaman mer eka sa a t beper gian. Beber apa regul asi esensial
ya n g dit e rapk an ol eh pe merint ah meliput i: (1) aturan kesel amatan
terkait kebak aran, sepe rti jum lah minim al lampu di seti ap lantai
hotel dan fasil it as kes elamatan lain; (2 ) pe r li ndungan ba gi
wisatawan, termasuk ketentuan pemba ya ran uang muka oleh
wisatawan seba gai jamin an la yan an; (3) stan dar kompetensi
untuk pekerja ya n g me merlukan keahli an t erte ntu seperti sopi r
atau pil ot; dan (4) regu lasi kesehatan dan kea manan makanan
untuk wisatawan. Peme r int ah juga berkomit men untuk menja ga
sumb er da ya alam sepe r ti air, tanah, ser ta flora dan fauna agar
terli ndungi da ri penc ema ran dan kerusak an ekosi s tem. Penerap an
aturan ini waji b dij ami n oleh pemerint ah.
Selain pembangun an inf rastruktur sepe rti aksesibil it as ke
desti nasi wisata dan akomodasi, pemerint ah daerah juga perlu
mempromo sikan potensi daerahn ya melalui berba gai car a, sep erti
ikl an di media cetak dan digit al, pembuatan pa ket wisata, dan
pengemban gan atr aksi wisata. Penti n g ba gi pe merint ah da erah
untuk memasti kan bahw a kebij akan pariwisata yan g di ambi l tidak
merugik an khusus n ya ma s ya rakat lokal. Den gan adan ya perhati an
dan upa ya dukun gan da ri pemerint ah daer ah, sekt or pariwisata ini
diharapkan dapat tum bu h dan memberikan dam pak posi ti f bagi
ekonomi lokal, sehingga menarik minat lebih ban yak wisata wan,
baik dari dalam ne geri m aupun dari luar ne ge ri, untuk menjelajahi
keindahan Indon esia.
Keterli batan dalam par iwisata bukan han ya t anggun g
jawab peme rintah; mas ya rak at, termasuk generasi muda ,
diharapkan dapat berkon tribusi dalam pen gemba ngan sektor ini .
Pariwisata ju ga memp er kena lkan mas ya rak at ke pada dinamika
P eran Pemerint ah dan Pihak Swasta | 101
ekonomi ban gsa, sehin gga semakin memp erdalam pen gertian dan
apresiasi mer eka te rhada p keka ya an Indonesia.
9.3 Dukungan Keuangan dan Investasi
P eran pem erintah dalam pen gemban gan pa riwisata halal
juga menc akup pembi a ya a n dan duk un gan investasi. Melalui
berba gai lemba ga keu an gan peme rintah, sep erti bank dan non
bank , pemerint ah men yediakan akses pend ana an bagi pelaku
usaha di sektor pa riwisat a halal. Sementar a itu, pi hak swasta ju ga
berpartisi pasi akti f dal a m investasi di sektor i ni, baik melalui
pen ye diaan akomodasi, restoran, hin gga fasil it as lain yan g
mendukung.
Berd asark an survei ya n g dil akukan oleh CES IC , para
pelaku indus tri pariwisata halal mengh adapi ber bagai tantan gan
khususn ya dalam men gemb an gkan pariwisata halal di masa
mendatan g. Meskipun sektor pariwisata Islam menunjukkan
pertumbuhan dan memil iki potensi besar kar ena permint aan pas ar
ya n g tinggi, mer eka masih belum mendap atkan sentuh an
dukungan keuan gan ya ng mem adai da ri par a investor glob al.
Salah satu alasan utaman ya ad alah pers ya ratan ketat yan g ha rus
sesuai s yari at Islam, ya n g m embuat seb a gian inv estor berh ati - hati
dalam mempertimb an gka n investasi pada pasa r ini.
Den gan menin gk atn ya kesadar an dan kebutuh an umat
Musl im di seluruh dunia untuk mendapatkan la ya nan yan g sesu ai
dengan s ya riat Islam, maka peluan g dalam s e ktor ini semakin
besar. Dalam kont eks ter sebut, per an bank s yari ah menjadi san gat
strate gis untuk memasti kan pertumbuhan sektor pariwisata halal
dapat berjal an den gan op ti mal.
Pertama, seba gai lemba ga keu an gan yan g berl andaskan
prinsi p s yariah, bank s yariah memil iki kesesuaian nil ai dengan
indus tri pariwisata halal . Keduan ya be rlandask a n pada prinsip
102 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
sya riat Islam yan g menja mi n kehalalan dan keti dakbercan ggahan
dengan ajaran Isl am. Ole h kar ena itu, bank s ya ria h dapat m enjadi
mitra yan g t epat ba gi pelaku indus tri pariwisata halal dalam
men ye diakan pembi a ya a n dan la yanan keu an gan lainn ya. Kedua,
adan ya dukun gan finansi al dari bank s ya riah dap at memper cepat
pertumbuhan sektor pariwi sata halal. Sepe r ti yan g telah
disebutkan sebelum n ya, salah satu hambatan utama dalam
pengemban gan pariwisa ta halal ad alah ku ran gn ya dukun gan
keuan gan. Bank s yariah dengan se gala produk dan la ya nann ya
dapat menjadi solus i atas permasalahan t ersebut. Melalu i
pembi a ya an ya n g ses uai s ya riah, ban yak pelaku indus tri
pariwisata halal yan g dapat men gemban gkan usahan ya den gan
lebih cepat dan efisien.
Keti ga, melalui dukun ga n bank s ya riah, sekto r pariwisata
halal dapat lebih m udah mendap atkan ke perca ya an dari
mas ya r ak at Musl im . Keberad aan perbank an s ya ri ah seb a gai
inst it usi keuangan yan g terpe rca ya dan sesuai den gan s ya riat
Islam dapat men ambah keperc a ya an konsum en Musl im terhadap
indus tri pariwisata halal. Selain itu, bank s ya riah juga dap at
berper an dalam men ge mban gk an inovasi la ya nan dan produk
ya n g sesuai den gan kebu tuhan sektor pariwisata halal. Misaln ya ,
dengan mencipt akan produk pembi a yaan khusus untuk
pengemban gan hot el s yariah, restoran hal al, at au paket wisata
halal.
Dalam kesim pulann ya , peran bank s ya riah d alam
mendukung pen gemban gan pariwisat a halal s angatl ah vit al.
Sebagai lemba ga keu an gan ya n g berland askan s yariat Islam, bank
s ya riah memil iki posi si strate gis untuk menjadi pil ar pendukun g
dalam pertumbuhan sek tor pariwisata halal. Ol eh karen a itu,
diperlu kan ke rja s ama ya ng l ebih erat antara bank s ya riah den gan
pelaku indus tri pariwisata halal untuk memasti kan sektor ini
P eran Pemerint ah dan Pihak Swasta | 103
dapat be rkemban g den ga n opti mal dan membe rik an manf aat ba gi
mas ya rak at luas.
9.4 Inisiatif Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
S alah satu conto h kol ab orasi n yata adalah terb e ntukn ya
asosi asi - asosi asi indus tr i ya n g fokus pada pariwisata halal.
Asosiasi - asosi asi ini tidak han ya m enjadi wad ah ba gi pelaku
indus tri untuk bersiner gi, tetapi juga berp er an akti f dalam bek erja
sama den ga n peme rinta h untuk men yusun stan dar dan regulasi
pariwisata halal. Misalnya , pen er apan SOP yan g cocok den gan
s ya riat Islam dalam pe ngelol a an hotel, restor a n, dan desti nasi
wisata. Pemerint ah, melalui Kementeri an Pariwisata dan
Ekonomi Kreati f, seri ngkali men ggand en g asosi as i - asosi asi
tersebut dalam men yus un kebij akan. Kolabor a si ini bertujuan
untuk memasti kan bahwa regulasi yan g dibua t sesuai dengan
kebutuhan indust ri dan dapat diterapk an den gan baik.
Selain itu, berbagai pro gr am pelatihan dan workshop telah
diadakan sec ara be rsa ma - sama antar a pemeri ntah dan pihak
swasta. Hal ini untuk meningk atkan kuali tas SD M pada sektor
pariwisata hal al. Mulai dari pelatihan tentan g pela yanan ya n g
sesuai s ya riat, pen gen alan konsep pariwisata halal, hingga
workshop men genai ke masan produk p ariwis ata ya n g mena rik
bagi wisataw an Musl im . Pendidi kan dan pelatiha n tersebut tidak
han ya memberik an pen getahuan, tetapi ju ga me mbentuk mindset
para pelaku indus tri unt uk selalu berinov asi da n meningk atkan
kuali tas la ya nan me reka . Ini tentun ya akan men in gkatkan da ya
saing Indon esia dalam ka ncah pariwis ata halal dun ia.
Berb a gai up a ya kolabo r ati f ini telah membuahk an hasil
nyat a. Be rdasa rkan data dari berba gai web pariw isata, Indon esia
sekaran g menjadi desti na si favorit bagi pelancon g Musl im dunia.
Selain i tu, ban yak desti nasi wisata di Indon esia mendapatkan
104 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
sertifikasi halal dari lem baga - lemba ga int ernasio nal. Kolaborasi
antara pihak swast a de ngan pemerint ah telah terbukti efekti f
untuk memajukan pariw isata halal di Indonesia. Den gan terus
memperkuat kolabo rasi ini , diharapkan Indonesia dapat semakin
menempatkan diri seba gai salah satu desti nasi pariwisata halal
global yan g un ggul d an terdepan.
Menurut Muhammad Niz ar & Antin Rakhmawat i, (2022)
Berikut ad alah contoh - co ntoh kegiata n ya n g telah dil aku kan oleh
kedua enti tas ini dalam mendukung perk emba ngan pa riwisata
halal di Indon esia:
a. Atau Majeli s Ulam a In donesia Sertifikat halal. Pemerint ah
melalui MU I) dan Lemb aga Pengk aji an Pan gan, Obat - obatan,
dan Kosmeti ka (LP P O M) dan BPJ P H telah akti f dalam
memberikan s ertifikasi halal kepada be rba gai enti tas,
termasuk hotel, restor an, dan desti nasi wisata. Sertifikasi ini
memasti kan bahwa la yan an dan pr oduk yan g dit a warkan telah
sesuai den gan prinsip s ya riah.
b. P embentukan asosi asi pariwisata halal. Bebe rapa p ihak
swasta telah men gambi l ini siatif untuk memben tuk asosi asi
ya n g khusus menaun gi pariwisata halal, sepe rti Asosiasi
Pariwisata Halal Indone sia (AP H I). Asosiasi in i berfun gsi
seba gai wadah komuni k asi, koordinasi, serta ad vokasi ba gi
pelaku indust ri pariw isat a halal.
c. P elatihan dan workshop . Pemerint ah, dalam ker ja saman ya
dengan pihak swasta, sering men gadakan pelatihan dan
workshop yan g dit ujuka n untuk meningkatkan pemahaman
dan kapabil it as stakehol der dalam pa riwisata ha lal. Hal ini
mencakup pelatihan pe la yan an, man aje men, hingga
pemasar an yan g sesu ai dengan s yari at Islam.
d. P engemb an gan desti nasi wisata khusus. Beber ap a dae rah di
Indon esia, den gan duku ngan pem erintah dae rah dan swasta,
P eran Pemerint ah dan Pihak Swasta | 105
telah mengemban gkan desti nasi wisata yan g khus us dit ujukan
untuk wisata wan Musl im , seperti resort s yariah, pantai khusus
wanit a, dan lain - lain.
e. P romosi int ernasional. Pemerint ah, melalui Kementerian
Pariwisata, bek erja sa ma den gan pihak sw asta dalam
mengikl ank an pariwis a ta halal Indon esia pada skup
int ernasional. Maka da ri it u dil akukan melalui pameran
pariwisata, ro adshow, s erta ke rja sama den gan travel agen
int ernasional.
f. P engemb an gan kuli ner halal. Pemerint ah dan s wasta telah
bekerja s ama dalam me ngemb an gkan potensi kuli ner halal
Indon esia. Mulai dari pe mberian se rtifikasi, pro mosi , hingga
pelatihan ba gi pelaku usa ha kuli ner untuk memasti kan produk
ya n g dit aw arkan tidak ha n ya lez at, tetapi juga hal a l dan sesuai
s ya riah.
g. P en yedi aan fasil it as iba dah. Dalam m endukun g pariwisata
halal, ban ya k hotel dan desti nasi wisata yan g beke rja sama
dengan peme rintah dal am men ye diakan fasil i tas ibadah,
seperti mushol la, petunj uk kibl at, dan jadwal shala t.
h. Kolaborasi den gan maskapai pen erban gan . Sejum lah
maskapai penerb an gan , baik swasta maupun mili k
pemerint ah, telah me nawark an la yanan kh usus bagi
pengunjun g Musl im , diantaran ya sep erti menu m akanan hal al,
fasil it as shalat di pesawat , dan la yanan haji /um rah.
Dalam men gemb an gka n pariwisata halal, kolaborasi
antara pemerint ah dan s wasta menjadi kunci uta ma. Sinergi yan g
terjalin di antar a kedua pihak ini memasti kan bahwa pariwisata
halal Indon esia bukan han ya m enjadi tuj uan ya ng menarik ba gi
wisatawan Musl im , te ta pi juga memenuhi stan dar dan prinsi p
s ya riah. Den gan komi tm en dan inovasi yan g terus menerus,
106 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
pariwisata halal di Indonesia dihar apkan dapat semakin
berkemban g dan mendun ia.
9.5 Peran Organisasi Islam dalam Pengembangan
Or ganisasi Kerja Sama Islam (OK I) me rupak a n enti tas
antar pemerint ah ya n g meran gkul 57 negar a an ggota di seluruh
dunia. Berdiri di Rabat Maroko tanggal 25 September 1969,
pendirian OK I m erupak an respons at as pembak aran Masjid Al
Aqsa oleh kelom pok radikal Krist en dan Yahu di di Yerusalem
pada 21 Agustus 1969. Menurut buku Teuku (2009 ),
"Admini strasi dan Organisasi Intern asional", OK I be rtindak
seba gai forum kerj as ama, alat perundin ga n, dan badan
independen yan g mela ksanakan berb a gai ke giatan termasuk
bantuan kemanusi aan dan pelesta rian lin gkun gan. Pariwisata
s ya riah dipe rkenalk an dalam disku si OK I s ejak tahun 2000,
didefini sikan seba gai wisata berdas arkan ga ya hidup wisatawan
Musl im selama liburan.
Pada aca ra Indon esia Halal Ex po 2013, Muhamm ad
Muni r Chaudr y , Pr eside n Islami c Nutriti on Council of Am erica,
men yat akan bahw a wis ata hal al bukan s ebatas wisata reli gius
tetapi lebih pada pen yesuaian liburan berd asa rkan kebutuhan
traveler Musl im . Hal ini mencakup hotel ya n g tidak men ya ji kan
alkohol dan men yediak a n f asil it as terpisah untuk pria dan wanit a.
Sebagai an ggota OK I, Indon esia be rpartisi p asi akti f dan
berkontribusi dalam ber bagai ini siatif OK I, ter masuk pendirian
berdasa rkan Deklar asi Rabat yan g men gut amaka n prinsi p - prinsi p
Islam, ragulasi P BB, se rta HAM ata u hak asas i manusia. OK I
didi rikan den gan misi khusus untuk meningk a tkan soli daritas
anggot a dan berba gai tuj uan lainn ya, termas uk mendukung
pembentukan ne gar a Pa lestin a yan g merd eka. OK I, ya n g pada
awaln ya fokus pada i su - isu poli ti k, kini telah berkemban g
P eran Pemerint ah dan Pihak Swasta | 107
menjadi forum kerjasam a di berbagai bidang ter masuk ekonomi ,
sosi al, dan buda ya di antara ne gara - ne ga ra Mu sli m di seluruh
dunia.
Negar a - ne gara an ggota OK I men ghad api tantangan global
ya n g bes ar. Kar ena itu, mereka melihat kebutuhan mendesak
untuk meningka tk an ef ekti vit as dan efisiensi OK I. Berb a gai
pertemuan di adakan unt uk mendiskusi kan dan merampun gkan
rencan a revit ali sasi OK I, dengan sal ah satun ya disi apkan oleh
Mala ysi a. Dalam perte muan di Putraja ya, Mal a ysia pad a 2003
dan di Mekkah pada 200 5, kesepak at an dic apai untuk melakukan
restrukturisasi pada Sek r etariat OK I dan dihar apk an implementasi
selesai sebelum 2015.
Undan g - Und an g Nomor 10 Tahun 2009, wisata diarti kan
seba gai perjal anan indi vidu atau kelom pok ke tempat tertentu
dengan berba gai tuj uan, sep er ti rekre asi dan belajar.
Kepariwisat aan melibatk an akti vit as wisata serta dukungan dari
berba gai pihak s eperti pemerint ah, daer ah, ma s ya rakat, sert a
pengus aha. Dalam Isl am, ada a yat - a ya t al - Qur 'an yan g
menekankan betapa pe nti ngn ya pe rjalanan unt uk belajar dan
memperdalam iman.
Motivasi dan niat sangat krusial dalam Islam, kh ususn ya
terkait pemba n gunan pa riwisata hal al . Supa ya pariwisata halal
berkemban g pesat , diperlukan kebij akan ya n g sesuai den gan
s ya riat Islam. Undan g - U ndang R I men ggarisba wa hi bahwa tuj u an
pariwisata ad alah memen uhi kebutuhan wisatawa n , meningkatk an
pendapatan ne gar a, dan mewujudkan kesejaht era an rak yat.
Selain itu, undang - und ang ters ebut juga men jelaskan
tuj uan kepariwisataan, seperti meningkatk an ekonomi ,
kesejahter aan, pelestari a n alam , dan kebuda ya an . Prinsip - prinsi p
dalam pen yel en ggar aan kepariwisata an men caku p pen ghormatan
terhadap norm a agam a, hak asasi manusia, manfaat ba gi
108 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
kesejahter aan rak yat, pel estarian alam, pemb erda ya a n mas yar akat
lokal, kerja sama antar - s ektor, serta kepatuh an ter hadap kode eti k
pariwisata global.
Oleh ka rena itu Organ isasi Kerja Sama Isla m (OK I)
memegan g pe ran penti ng dalam mendukun g pen gemban gan
pariwisata halal. Seba gai forum kerjasam a, OK I m en yediakan
platform ba gi ne gar a - n egara an ggota untuk berdiskusi d an
berkolabor asi dalam ber bagai isu. Acara sep erti Indon esia Halal
Ex po 2013 menunjukkan komi tm en OK I dalam mempromos ikan
pariwisata hal al ya n g bukan han ya s ebatas wisata reli gius,
melainkan melibatkan pen ye suaian fasil it as dan la ya nan s esuai
dengan s yaria t Islam. Di luar isu poli ti k, OK I tel ah berkemban g
menjadi tempat kerjasam a di bidang sosi al, ekonomi dan budata ,
memfasil it asi pertukara n ide dan strate gi terbaik dalam
mengemban gkan pariwis ata hal al. Men gh adapi ta ntangan global,
OK I men gambi l ini siatif r estrukturisasi untuk meningkatk an
efekti vit as dan efisiensinya , sehin gga lebih respo nsif dan adapti f
terhadap kebutuhan an ggotan ya , termasuk dalam pariwisata halal.
Selain itu, dengan m en ga cu pada Und an g - Und an g R I dan prinsip -
prinsi p Islam, OK I mem asti kan bahwa pen gemba ngan pariwisata
halal selalu men ghar gai norma agama, hak asa si manusia, dan
kepatuhan terh adap ko de eti k pariwisata gl obal, sekali gus
mempromos ikan keberl anjut an dan pemberda yaan mas ya r akat
lokal.
Masa Dep an Pariwisata Halal di Indonesia | 109
Bab 10: Masa Depan Pariwisata Halal di Indonesia
10.1 Pendahuluan
Indon esia dikenal s eba gai ne geri kepulauan dengan
lebih dari 17.0 24 pula u. Seti ap pulau memil iki keunikan
buda ya , tradisi , dan adat ist iadatn ya s endiri. Dari tarian, musi k,
hingga makan an khas seti ap daer ah, Indonesia menawark an
kera gam an buda ya yan g luas. Tidak han ya bud a ya , Indonesia
juga dianu gerahi kek a ya an alam ya n g menakjubk an. Mulai dari
pantai tropis yan g indah di Lombok , pe gunun ga n ya n g me gah
di Sumatera, hin gga hu tan hujan tropis di Kal im antan dan
Papua. Keindah an alam ini telah menarik perhati an wisatawan
dari seluruh dunia untuk mengunjun gi Indon es ia (Damanik,
2021) .
Berk at kombi nasi keberagaman buda ya dan kei ndahan
alamn ya , Indonesia su dah menjadi salah satu desti nasi
pariwisata ya n g ba gus dan popular di dunia. Pulau - pulau
seperti Bali , Lombok, Aceh, dan Yo g ya karta ad alah bebe rapa
contoh desti nasi pariwisata ya n g serin g dikunj ungi. Di era
global s aat ini , ada pen ingkatan permint a an unt uk pariwisata
halal. Ini adalah reflek si dari me ningkatn ya kesadar an dan
permint aan wisataw an Musl im untuk mendapatkan la yan an
ya n g sesuai den gan ke ya kinan dan bud a ya merek a sa at
berwisata.
Pencapaian Indon esia dan Mala ysia dalam laporan
Global Musl im Travel Ind ex yan g dis elen gga rakan oleh
Mastercard Crescent Rating 2023 seba gai des ti nasi wisata
musl im terkemuka mena ndai kesempatan berha r ga bagi kedua
negara untuk menin gk atkan jum lah kunjun gan dari wisata wan
musl im int ernasional. Keberhasil an ini memberi kan seman gat
dan keban ggaan ba gi sektor pariwisata nasio nal. Den gan
110 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
reputasi Indonesi a yan g me rupakan ne ga ra yang memil iki
populasi musl im terbesar di dunia , posi sin ya se makin kokoh
untuk menarik wisat awa n musl im global, yan g dikenal den gan
Global Muslim Travel Index (GMTI), (2023) .
Lapo ran GMT I 2023 me mperkirakan bah wa pada 2028,
jum lah G MT akan men capai 230 jut a indi vidu dengan nil ai
pasar s ebesa r USD 225 mili ar. Se gmen pasar GMT meliput i
wanit a global, gene rasi Z dan milenial, serta sek tor digit al dan
bisni s. Sasaran dari GM T ini mencakup tidak han ya ne gara -
negara an ggota Or ganis asi Nega r a - N e gar a Isla m (OIC ) tetapi
juga ne gara - ne ga ra non - O IC . Bebe rapa ne gar a non - O IC ya n g
menjadi tuj uan utama GMT termasuk Singapura, In ggris,
Taiwan, Thail and, Hon gkong, dan J epan g.
Sejum lah indus tri mendapatkan dampak posi t if dari
GMT, termasuk sektor trans portasi, makanan dan minuman,
akomodasi seperti hotel dan restoran, tekn ologi digit al,
keuan gan term asuk perb ankan, fashion , agensi perjalanan, sert a
objek wisata kult ural. GMT tidak han ya terta rik dengan tempat -
tempat bersej arah atau ob yek wisata ya n g be r kait an den gan
Islam, tetapi juga den ga n keindahan alam dan tempat - tempat
bersejar ah lainn ya, sep erti Bali dan Candi Borobudur di
Indon esia. Asp ek penti ng ya n g ha rus dipe rha ti kan adalah
ketersedia an fasil it as untuk shol at dan kepast ian men gen ai
kehalalan pr oduk, dik ena l dengan konsep " muslim friendly ".
Pada GMT I ya n g men gev aluasi 138 ne gar a seba gai
desti nasi GMT di lima benua, terd apat empat aspek kunci yan g
diperhati kan dalam pen il aian. Aspek - aspek ter sebut adalah
Kuali tas La ya nan (4 0%), kondis i Lin gku ngan (30 %),
efekti vit as Komunikasi (20%), dan ketersedia an Akses (10%).
Kuali tas La yan an men ca kup aspek sep erti keh ala lan makanan,
ketersedia an fasil it as ibadah, fasil it as bandara , objek wisata
Masa Dep an Pariwisata Halal di Indonesia | 111
bersejar ah, dan akomoda si. Sementara itu, kriteri a Lin gkun gan
melih at faktor s eperti ikl i m, keaman an, dan adan ya pembat asan
ya n g be rkait an den ga n ke yakin an. Komunikasi menilai
kemudahan be rkomunika si, promos i pariwisata, se rta kesad aran
para peman gku kepenti ngan. Sementa ra Akses memfokuskan
pada konekti vit as, infrast ruktu r transportasi, dan regul asi visa.
Mengin gat Indon esia me rupakan ne gara den gan jum lah
umat Islam terb an yak di dunia dan kombi nasi kek a ya an buda ya
dan alam, negara ini memil iki potensi besar untuk memenuhi
permint aan global akan pariwisata halal. Beb erapa d aer ah
seperti Aceh dan Lom bok sudah mul ai memposi sikan diri
seba gai desti nasi wisata halal. Pariwisata halal tidak han ya
berarti men yedi akan ma kanan halal saj a. Ini men cakup seluruh
aspek la ya nan pariwisa ta, seperti akomodasi, akti vit as, dan
fasil it as lain n ya ya n g se suai den gan prinsi p dan hukum Isl am.
Sebagai contoh, hotel yang m en yediakan ruan g salat, menu
makanan hal al, dan fasil it as lainn ya yan g sesu ai dengan buda ya
Musl im (Ulum , 2019) .
Den gan kata l ain, den gan kek a yaan dan keb era gam an
ya n g dim il iki n ya, se rta meningk atn ya permint aan pa riwisata
halal global, Indonesia berada dalam posi si yan g strate gis untuk
menjadi pemi mpi n dalam sektor pariwisata hal al dunia. Pada
bab ini ak an membah an tentan g potensi pertum buhan indus tri
pariwisata hal al, inovas i dan pen gemb an gan pr oduk, isu - isu
kontenporer dal am pari wisata halal, terakhir ad alah tantan gan
dan peluan g masa depan.
10.2 Potensi Pertumbuhan
Indon esia, yan g dikenal akan sumb e r da ya ala mn ya
ya n g melim pah, me njadi salah satu nega ra den gan
kebera gaman buda ya ya ng luar bias a. Dari pe gunungan ya n g
112 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
megah hingga pantai berpasir puti h, seti ap sudut nege ri ini
menawark an keindah an yan g tak tertandin gi. Ditambah lagi
dengan ken yat aan Indo nesia dikenal seba gai negara ya n g
m emi li ki jum lah umat Islam terb an yak di dunia , hal ini
semakin menegaskan posi sin ya seb a gai potensi pusat
pariwisata hal al glob al.
Desti nasi seperti Lomb ok dan Aceh tel ah m emul ai
langk ah aw al dalam me ngemb an gkan konsep pa riwisata halal.
Lombok, den gan pant a i tropisn ya yan g me nawan, telah
menarik ban ya k wisat awan Musl im den gan fasil it as dan
la ya nan yan g sesuai den gan s ya riah. Sem entara Aceh, seb a gai
provins i dengan pene rapan s yari ah Islam, menawark an
kombi nasi antara keind a han alam dan keka ya an buda ya Islam.
Trend global menunj ukkan adan ya penin gkat an
permint aan signi fikan dalam pariwisata hal al. Wisatawan
Musl im dari seluruh dunia kini semakin menca ri desti nasi yan g
tidak han ya men yu guh kan pesona alamn ya, namun juga
fasil it as yan g s esuai den gan prinsi p dan ke ya kina n merek a. Hal
ini mencipt akan peluan g emas ba gi Indonesi a untuk menarik
segmen pasar ini (Desti a na & Kism a rtini , 2020) .
Namun, potensi ini tentun ya memerluk an upa ya dan
strate gi khusus. Mempromos ikan desti nasi halal bukan han ya
soal men yediak an mak anan halal at au t empa t ibadah. Ini
tentang ba gaim ana m e ncipt akan pen galaman holi sti k yan g
men ye nan gkan ba gi wisa tawan Musl im , mul ai dari akomodasi,
akti vit as, hingga int er aks i sosi al yan g s esuai den gan nil ai - nil ai
Islam. Indon esia memil iki segalan ya ya n g menjadi pemi mpi n
i ndust ri pariwisata hala l. Kombinasi SDA ya n g m eli mpah,
kebera gaman buda ya, dan pemahaman mend alam tentang
kebutuhan wisat awan M usli m, negara ini dap at menjadi tuj uan
Masa Dep an Pariwisata Halal di Indonesia | 113
utama ba gi wis atawan Musl im global (Kusu maningt yas &
Praset yo, 2022 ) .
Untuk mencapai potensi ini , Indon esia perlu mela kukan
investasi ya n g si gnifika n dalam infr astruktur, pelatihan, dan
promos i. Mengedukasi stakeholder pariwis ata tentan g
kebutuhan dan ekspekt asi wisatawan Mus li m, membangun
fasil it as yan g sesuai, dan akti f mempromos ikan Indon esia
seba gai desti nasi halal di kancah int ern asional ad alah lan gkah -
langk ah penti n g yan g ha r us dilakukan.
Di masa depan, dengan strategi yan g tepa t dan
pelaksana an yan g konsi sten, Indon esia berpot ensi tidak han ya
seba gai desti nasi pa ri wisata populer, tet api seba gai pusat
pariwisata hal al dunia. Den gan meman faatk an keunggul ann ya,
Indon esia dap at mengk laim posi sin ya di pan ggun g global
seba gai tuan rumah utama bagi wisat awan Musl im dari
berba ga i b elahan dunia.
10.3
Di era globalis asi saat ini , persaingan dalam sektor
pariwisata semakin ketat . Indonesia, yan g ka ya akan SDM dan
warisan bud a ya, menunj ukkan potensi untuk m e mainkan per an
penti ng dalam dunia pa riwisata, khususn ya pari wisata halal.
Pariwisata halal me rupak an respons atas pe rmint aan wisataw an
Musl im yan g kini se makin meningkat. Ind onesia perlu
memanfaatk an peluan g ini dengan t erus be rinovasi dalam
pengemban gan produk pariwisata hal al (Ulum , 20 19) .
Fasil it as adal ah salah s atu elemen kunci yan g harus
dikedepankan dalam pe ngemb an gan pariwisata halal. Hal ini
meliput i pen yedia an restoran yan g m en yaji kan m akanan halal,
hotel yan g dil en gkapi dengan fasil it as untuk kegi atan salat,
hingga objek wisa ta ya n g dir ancan g kh usus untuk ramah ba gi
114 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
seluruh an ggota kelua r ga. Den gan fasil it as - fasil it as tersebut,
wisatawan musl im akan merasa lebih tenan g dan terli ndungi
saat menjelajahi tempat wisata di Indonesia (Sur yand ari &
Rahmawati , 2023) .
Namun, tidak han ya fasil it as fisik saja yan g perlu
diperhati kan. Pelatihan khusus bagi para stakehol der di indus tri
pariwisata ju ga menjad i hal yan g san gat krus ial. Pemandu
wisata, pela ya n hotel, hi ngga pen gelol a desti nasi wisata pe rlu
memahami apa ya n g diharapkan oleh wisata wa n Musl im dan
bagaim ana memberik an pela yanan terb aik ya n g sesuai dengan
standar pariwisat a halal . Dengan demi kian, melalui inovasi
ya n g berkel anjut an dan peningk atan kuali tas la yan an, Indonesia
memil iki potensi besar untuk menjadi tujuan wisata halal
terkemuka di dunia. Ker jasama dan dedikasi dari segi eleme n,
termasuk peme rintah, peman gku kep enti ngan indus tri, dan
mas ya rak at, san gat es ensial untuk mereali sasikan impian ini .
Peningkatan pariwisata halal di Indon esia tak han ya
akan membe rikan damp ak ekonomi posi ti f, teta pi juga akan
mene gaskan posi si Indo nesia seb a gai ne gar a ya ng konsi sten
mempromos ikan ker a ga man dan inkl usivi tas. Selain itu, hal ini
juga bisa menjadi jembatan kult ural yan g menghubun gk an
Indon esia den gan ne gara - ne gar a lain, khususn ya negara - ne gar a
dengan populasi Musl im yan g si gnifikan. Pari wis ata, dalam
ban ya k hal, bisa menjadi alat dipl omasi buda ya ya ng efekti f.
Untuk mencap ai tuj ua n ini , strate gi promosi dan
Branding yan g ef ekti f juga perlu dit er apkan . Pen ye bar an
informasi tentan g keunikan pariwisat a halal Ind onesia kep ada
dunia int ernasional , me lalui berba gai platfo rm digit al dan
media tradisi onal, da pat meningkatk an ke sadaran dan
ketertarik an wisataw an global. Kolabo rasi den gan influenc er
dan tokoh mas yar akat ya n g memil iki pengaru h di kalangan
Masa Dep an Pariwisata Halal di Indonesia | 115
mas ya rak at Musl im juga bisa menjadi strate gi yan g efekti f
dalam mempromos ikan pariwisata hal al Indonesia.
Tentu saja, ada t antangan - tantan gan yan g perlu
dihadapi. Adaptasi den gan t eknologi te rbaru, pemahama n
mengenai tren pasa r global, hin gga pemen uhan standar
int ernasional pa riwisata halal, semuan ya me me rlukan investasi
waktu dan sumb er da ya . Namun. , dengan bantuan penuh dari
pemerint ah, indus tri s wasta, dan war ga mas ya r akat , s erta
dengan pendek atan ya n g terint egr asi dan kolabor ati f, Indon esia
dapat men gatasi tant angan tersebut. Akhir n ya, den gan
pendekat an yan g holi sti k dan terpadu, serta den ga n menjadikan
pariwisata halal seba gai salah satu prioritas nasional, Indonesia
bukan han ya akan meningkatk an kunjungan wisataw an
Musl im , tetapi juga ak an membukti kan pad a dunia bahwa
Indon esia merupak an negara yan g be rsahab at , inkl usif, serta
memahami kebutuhan bera gam komuni tas wisatawan da ri
berba gai b elahan dunia.
10.4 Isu-Isu Kontemporer dalam Pariwisata Halal
P ariwisata halal, meskipun memil iki potensi yan g besar ,
khususn ya di negar a den gan populasi Musl im mayo ritas s eperti
Indon esia, tetap m en ghadapi ser an gkaian t a ntangan yan g
memerlukan solus i kreati f. Salah satu isu utama ya n g dihad api
adalah kekur an gan sertif ikasi halal yan g vali d dan terper ca ya
untuk restoran, hot el, dan fasil it as pariwi sata lainn ya.
Sertifikasi ini penti ng, karena t anpan ya, wisata wan Musl im
mungkin me rasa ragu dan ku ran g perc a ya diri untuk
menggun akan la yan an te rsebut. Ini men cipt akan hambatan ba gi
perkemban gan indus tri pariwisata halal dan m empen garuhi
reputasi destinasi tersebu t (N. Maulana & Zulf ah mi , 2 022) .
116 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Selanjutn ya, adan ya kesa lahpahaman dan keti dakt ahuan
mengenai konsep dan esensi dari pariwisat a halal menjadi
tantangan tersendiri. Ba n yak yan g masih beran ggap an bahwa
pariwisata halal han ya berkait an den gan m ak anan, pad ahal
lingkupn ya jauh lebih luas. Ini menc akup aspek - aspek seperti
akomodasi, hiburan, da n la ya nan lain ya n g sesuai den ga n
prinsi p dan ajaran Islam. Kekuran gan eduk asi dan pemahaman
ini dapat men ghambat penerap an stand ar pa riwisata halal ya n g
konsi sten dan merata.
Pada sis i lain, kur angn ya promos i pariwisata ha lal di
tingkat nasional dan in ternasional menjadi ha mbatan dalam
menarik wisataw an M usli m dari berba gai belahan dunia.
Meskipun potensi pasar sangat besa r, tanpa strate gi promos i
ya n g tep at, suli t bagi Ind onesia untuk bersaing d e ngan ne gara -
negara lain yan g ju ga m embi dik segmen pas ar ini . Pemasaran
ya n g efekti f dan tera rah adalah kunci untuk menarik minat dan
meningkatk an kunjungan (Nu gr oho, 2020) .
Kemudi an, tantan gan ko ntemporer ya n g muncul, seperti
pandemi COV ID - 19, te lah men ggunc an g indus tri pariwisata
secar a kes eluruhan. Pa riwisata halal ju ga tidak terke cuali .
Pembatasan perjala nan, protokol kesehatan ya ng ketat, dan
kekhawati r an umum tentang kes elamatan tela h mengur an gi
jum lah kunjungan wisatawan sec ara si gnifik an (e gsau gm,
2021) .
Namun, seti ap tantan ga n selalu men yim pan pe luang.
Den gan sit uasi pande mi , sektor pa riwisata halal dapat
mengambi l kesempata n ini untuk memperbaiki dan
menstandardisasi la yan ann ya , sert a men yesu aikan den ga n
protokol kesehatan untuk memberikan rasa aman kepada
wisatawan. Inovasi dala m pemasar an di g it al dan kampan ye
Masa Dep an Pariwisata Halal di Indonesia | 117
promos i yan g m enarik dapat menjadi solus i untuk mengh adapi
era "ne w normal " dalam pariwisata.
Penti ngn ya m emi li ki strate gi pemul ihan ya n g tepat
untuk sektor pariwisata halal tidak bisa diaba ikan. Den ga n
mengatasi tantan gan - tan tangan yan g ada dan memanfaatk an
peluan g yan g muncul, Indonesia dap at mempos isi kan dirin ya
seba gai desti nasi pariw isata halal ut ama di dunia. Dala m
kesim pulann ya, meskipun tantangan yan g diha da pi pariwisata
halal cukup si gnifikan , den gan pendekat an ya n g tepat,
komi tm e n dari semua pihak, dan adaptasi terhad ap perubahan,
masa dep an pariwisata halal di Indonesia tet ap cerah dan
menjanji kan.
10.5 Tantangan dan Peluang Masa Depan
P ariwisata halal di Ind onesia meman g men aw arkan
sejut a pesona ya n g ma mpu menarik wisatawa n Musl im d ari
berba gai belah an dunia. Namun, dalam perjalan ann ya , s ektor
ini menghad api beber apa rintangan. Salah satu tan tangan utama
ya n g dit emui ad alah ku ran gn ya kesad aran bran d atau m erek .
Meskipun Indonesia dikenal seb a gai ne gar a den gan ma yorit as
populasi Musl i m, namun kesadar an men gen ai de sti nasi wisata
halal di Tanah Air masih kurang diken al di mata dunia. Hal ini
bisa disebabkan oleh ku ran gn ya pemasar an yan g efekti f at au
cit ra yan g belum te rban gun den gan ku at di kancah int ernasional
(Bustamam & Sur yani, 2 022) .
Selain itu, infrastruktur di beberap a area pari wisata
halal di Indon esia masih belum memadai. Kete rse diaan fasil it as
umum , akses transportasi yan g lanca r, serta ak omodasi yan g
mendukung kebutuhan wisatawan Musl im mas ih terbatas di
beberap a desti nasi. Ini t entun ya menjadi salah s atu hambatan
utama yan g perlu diatasi , karen a tanp a infr astruktur yan g baik,
118 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
akan suli t bagi wisatawa n untuk menikmati pengalaman wisata
ya n g opti mal. Kemudi an , harmonisasi standa r ha lal di tingkat
nasional ju ga m enjadi is u ya n g m end esak. Den gan ban ya kn ya
lembaga sertifik asi halal dan vari asi dalam pen er apann ya, bisa
membingun gkan baik un tuk pelaku usaha maupu n wisatawan.
Konsist ensi dan keser a gam an dalam se rtifikas i halal akan
memberikan kepe rc a ya an lebih kepada wi satawan dan
memasti kan bahw a stan dar yan g dit erapk an sel a ras dan diakui
secar a luas.
Di sis i lain, tantangan - tantan gan tersebut me mbuka
pint u bagi peluan g yan g dap at diopt im alkan. Salah satun ya
adalah penin gkatan pr omos i pariwisata hala l di tingkat
int ernasional. Den gan str a te gi pemasa ran yan g t e pat, In donesia
bisa membangun dan meningkatk an cit ra seb agai desti nasi
pariwisata halal pil ihan utama di mata dunia. Pengemban gan
infrastruktur ya n g berk uali tas juga bisa menjadi da ya tarik
tersendiri. Invest asi di sektor ini tidak ha n ya ak an
meningkatk an kuali tas kunjungan, tet api juga dapat
mensti mul asi pertumbuhan ekonomi lokal. Den gan
infrastruktur ya n g mema dai, wisataw an ak an lebi h lama be rad a
di suatu desti nasi, yan g t entun ya berdampak posi ti f pad a
pendapatan daer ah (Wula ndari & Indahsa ri, 2021b) .
Harmonisasi standa r halal, sementa ra itu, dapat
meningkatk an kepe rca ya a n dan memudahk a n wisatawan
Musl im dalam memil ih desti nasi dan la yan a n pariwisata.
Den gan ad an ya stand ar yan g j elas dan se ra ga m, wisatawan
tidak perlu kh awati r me ngen ai keh alalan produk dan la ya nan
ya n g m erek a konsum si selama perjal anan. Den gan demi kian,
m eskipu n ada be rba gai rintangan yan g dihada pi oleh sektor
pariwisata halal di Indo nesia, den gan pendek ata n yan g tepat
dan komi tm en yan g kua t dari semua pihak terka it , Tanah Air
Masa Dep an Pariwisata Halal di Indonesia | 11 9
berpotensi besar untuk menjadi magnet ba gi wisat awan Musl im
dari seluruh dunia












