Tampilkan postingan dengan label Tarot Indonesia 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarot Indonesia 1. Tampilkan semua postingan

Tarot Indonesia 1

 




tarot Indonesia

 


 

Kartu tarot yaitu  klenik? 

Tunggu dulu! Jika dilihat lebih dalam lagi, mereka yang 

berpendapat   demikianlah   yang   sebenarnya   memiliki 

cara berpikir klenik dan tidak rasional. Mengapa? sebab  

tarot tak lebih dari kartu bergambar yang berjumlah 78 

dengan 66% polanya mirip kartu remi. Dan, jangan salah, 

kartu remi pun dapat digunakan untuk fortune telling 

seperti halnya kartu tarot. Perbedaannya hanya terletak 

pada keasyikannya. Pada kartu remi tidak ada  ilus- 

trasi simbol-simbol warisan budaya kuno seperti yang 

ada  di bagian mayor arkana kartu tarot, sehingga 

keasyikannya menjadi berkurang. 

Simbol-simbol warisan budaya kuno dikenal juga de- 

ngan simbol arketipal. Simbol arketipal yaitu  simbol 

yang berulang di sepanjang zaman dan muncul di ber- 

bagai budaya di seluruh belahan bumi. Misalnya, sim- 

bol laki-laki dan perempuan di samping sebuah pohon 

berbuah—seperti apel—dan ada  ular merambat di 

pohon tersebut. Itu yaitu  simbol yang akrab dengan ke-

percayaan Samawi. Begitu pula simbol perempuan suci. 

Simbol ini muncul dalam berbagai manifestasi di berbagai 

agama, kepercayaan, dan kebudayaan. Jadi, itulah tarot. 

Tak ada kekuatan klenik dan tak ada hubungan dengan 

sebutan berlebihan semacam kuasa kegelapan, roh jahat, 

dan sejenisnya. 

Tarot bahkan menjadi bagian dari karya seni. Saat ini 

banyak kartu-kartu tarot yang artistik dan mengangkat 

berbagai budaya dan mitologi, bahwa budaya dan mitolo- 

gi mengandung nilai-nilai yang dapat diterapkan untuk 

kehidupan praktis sehari-hari. Jadi, di sini sebenarnya 

tarot yaitu  cermin dari apa yang kita jalani sehari-hari. 

Semacam cermin yang merefleksikan kembali aspek ter- 

tentu dari pengalaman kita. 

Manusia yaitu  animal symbolicum, atau binatang 

yang mengonsumsi simbol atau tanda apa saja yang da- 

pat memberikan sebuah arti. Bahkan diri manusia sendiri 

pun sejatinya yaitu  simbol, yang dapat dibaca baik mela- 

lui nama diri, warna kulit, wajah, fisik, maupun pelabelan 

seperti gelar, status sosial, jabatan, dan banyak lagi. Jika 

kita memahami pemahaman esensial mengenai simbol 

ini, kita dapat memahami lebih jauh mengenai tarot dan 

psikologi simbol. 

Wajar jika banyak orang, terutama mereka yang 

awam, menganggap tarot yaitu  klenik, sewajar keawa- 

man mereka tentang pemahaman akan simbol. Namun, 

bagi mereka yang memahami benar prinsip-prinsip kerja 

alam semesta, maka pemahaman mereka akan melam- 

paui klenik dan tidak klenik, sebab  label “klenik” sebe- 

narnya yaitu  kata pengganti akan ketidaktahuan—dan 

ketakmautahuan yang sering kali disumbang oleh rasa 

takut. 

Salah  satu  contoh  apa  yang  “klenik”  di  masa  lalu, 

yaitu pemahaman bahwa bumi ini bulat dan mengitari 

matahari. Pemahaman seperti itu bertentangan dengan 

Alkitab dan apa yang dipercaya begitu saja di zaman itu. 

Maka, orang seperti Galileo yang mengemukakan bumi itu 

bulat dan mengelilingi matahari yaitu  praktisi klenik dan 

mesti diganjar hukuman berat. 

Di sinilah kita dapat melangkah lebih jauh pada pema- 

haman akan psikologi simbol. Manusia selalu membutuh- 

kan simbol untuk arah atau pegangan hidupnya. Simbol 

itu dapat berasal dari apa pun yang hinggap di kepala. Bisa 

dari Alkitab, patung, bahkan UFO sekalipun. Simbol sering 

kali menjadi sumber dari pemaknaan hidup sese- orang. 

Pemaknaan hidup yang berasal dari simbol itulah yang 

kemudian membuat orang menjadi kuat menjalani 

hidupnya. 

Tarot yaitu  dunia simbol. Bukan sekadar simbol, 

namun  simbol dengan suatu pesan. Lalu muncullah sebuah 

pertanyaan: Bagaimana sebuah simbol memiliki pesan? 

Kita akan mencoba memahami simbol dengan pesan da- 

lam perjalanan membaca buku Tarot dan Psikologi Simbol 

ini, yang merupakan kelanjutan dari buku Psikologi Tarot. 

Di sini akan diulas bahwa simbol dalam tarot tak hanya 

memiliki pesan, namun  pesan-pesan itu dapat pula digu- 

nakan sebagai medium konseling. Simbol dapat berfungsi 

sebagai mediator bagi seseorang untuk mengungkapkan 

perasaan atau masalah yang menderanya. 

Jika berbicara mengenai simbol, kita dapat menemu- 

kan bahwa manusia yaitu  makhluk yang tenggelam 

dalam simbol. Setiap hari manusia bertemu simbol, baik 

melalui iklan, mode, tempat ibadah, gerakan tubuh, dan 

lain sebagainya. Manusia yaitu  makhluk yang mengon- 

sumsi simbol. Segala kebermaknaan manusia diungkap-

kan, dikonstruksi, dan dikomunikasikan dalam simbol. 

Sedih, Bahagia, Cinta, Laki, Perempuan, semua memiliki 

simbolisasinya. Hal itu membuat hidup manusia sebe- 

narnya berada di antara rajutan simbol demi simbol yang 

bukan sekadar gambar mati, namun  juga mengomunikasi- 

kan sesuatu. Kepekaan pemaknaan simbol kemudian 

akan menjadi kunci dalam menjalani kehidupan.1

 

Penjelasan mengenai manusia dan simbol selanjutnya 

akan banyak dibahas berdasar perspektif dari Psikoana- 

litik Carl Gustav Jung yang akan menemani dan menjadi 

pengantar perjalanan kita dalam memahami buku ini. 

Sebelum memasuki pembahasan lebih detail, perlu di- 

pahami terlebih dahulu bahwa tarot bukanlah klenik, 

komunikasi dengan roh jahat, tahayul, ramalan, atau ber- 

bagai anggapan buruk lain. Tarot hanyalah salah satu me- 

dium untuk menemukan alternatif pemecahan masalah- 

masalah kehidupan yang dialami oleh manusia. Sama 

halnya dengan dokter yang mendiagnosis berdasar sim- 

tom-simtom, atau psikolog yang melakukan anamnesa 

berdasar psikogram, begitu pula Pewacana Tarot yang 

melakukan wacana berdasar kartu. Berarti, di sini kartu 

hanyalah alat atau perantara, sedangkan pertanyaan bagi 

permasalahan yang dibawa klien diajukan kepada Sang 

Kekuatan Alam Semesta yang Mahabaik atau kerap juga 

disebut dengan istilah Tuhan, Sang Hyang Widi, dan seba- 

gainya.2

 

 

 

 

 

 

Tarot, Apa dan dari Mana? 

 

“Being happy doesn’t mean that everything is perfect. It means that 

you’ve decided to look beyond the imperfections.” 

–Gerard Way 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.1  Mengenal Sejarah  Kartu Tarot 

 

ada  banyak versi dalam menjelaskan sejarah kartu 

tarot. Namun, banyaknya versi tersebut justru menun- 

jukkan bahwa asal-usul permainan tarot tidak diketahui 

secara pasti. Belum ada satu versi sejarah pun yang dapat 

dibuktikan kebenarannya. Namun, di situlah letak sejati- 

nya sejarah tarot, yaitu pada misterinya sendiri. Di sinilah 

kita dapat menyadari bahwa kartu dengan simbol-simbol 

itu memiliki power sebab  misterinya. Mengapa dika- 

takan demikian? sebab  misteri memperlihatkan bahwa 

tarot bukan berasal dari ideologi tertentu atau produk 

dari kekuasaan tertentu. Tarot hadir sebagai eksistensi 

simbol-simbol mitologis dalam kehidupan manusia yang 

kesannya acak, namun  mampu memberi ketepatan arti. 

Simbol-simbol ini menebar di rentang kehidupan manu- 

sia, yang membentang di masa lalu dan masa depan yang 

tak terbatas.


 

Pada dasarnya, permainan tarot sederhana dan me- 

libatkan kebajikan serta keburukan teologis. Tidak ada 

bukti bahwa tarot digunakan untuk meramal hingga ak- 

hir abad ke-16. Kartu tarot baru disebutkan sebagai alat 

untuk meramal pada awal abad ke-17 dalam sebuah buku 

yang diterbitkan di Frankfurt. Kartu tarot belum diguna- 

kan sebagai kartu ramalan hingga abad ke-18 dan yang 

pertama kali memakai nya sebagai kartu ramalan 

yaitu  kaum Gipsi. 

Penulis mencoba memberikan beberapa bukti bahwa 

simbol-simbol tarot menebar di berbagai kebudayaan dan 

di sepanjang rentang waktu. Tarot tampak dibawa ke 

Prancis untuk menghibur Raja Charles VI (memerintah 

sejak 1380–1422) yang lesu dan tertekan. Dan, diperkira- 

kan pada saat yang sama, tarot juga muncul di Italia. Kita 

dapat menemukan kartu tarot digunakan di Italia pada 

abad ke-15 sebagai permainan kartu populer. Deck tarot 

yang dapat dideteksi dari zaman ini yaitu  The Visconti- 

Sforza yang dibuat sekitar tahun 1450. Deck ini yaitu  

salah satu deck yang paling awal dan paling lengkap. 

Kemudian  pada  abad  ke-18  dan  ke-19,  kartu-kar- tu 

itu ditemukan oleh sejumlah ulama yang menganut 

okultisme. Para ulama ini terpesona oleh tarot dan meng- 

akui bahwa gambar pada kartu memiliki kekuatan lebih 

daripada sekadar permainan sederhana. Mereka kemudi- 

an melakukan penyingkapan lebih jauh—membuat tarot. 

Kemudian sejarah tarot juga ditemukan berkaitan dengan 

kartu misteri Mesir, filsafat Hermetik, Kabbalah, alkimia, 

dan sistem mistik lainnya. Pencarian ini dapat berlanjut 

hingga awal abad ke-20 ketika tarot dimasukkan ke da- 

lam praktik warga  rahasia, termasuk di antaranya 

Ordo Golden Dawn. 

Sebagian  orang  menduga  bahwa  tarot  berada  da- 

lam ajaran sekte Asketik yang hidup di dekat Laut Mati 

(Dead Sea) di Palestina Kuno antara 200 SM dan 100 M. 

Namun, ada pula yang menduga bahwa tarot yaitu  ben- 

tuk simbol-simbol dari ajaran Kitab Taurat, sehingga ada 

kesimetrian antara kata taurat dan tarot. Dugaan lain, 

tarot digunakan oleh filsuf Yunani yang bernama Cebes, 

murid dan teman Socrates, yang hidup di abad ke-5 SM. 

Sedangkan beberapa orang berkata-kata  bahwa tarot ber- 

sumber dari ajaran kuno mengenai Hermes Trismegistus, 

penulis karya terkenal Hermetic Acts and Sciences, yang 

berisi tarot, astrologi, numerologi, alkemi, dan sacred 

geometry. Legenda ini juga berkata-kata  bahwa Hermes 

memberikan tarot pada kaum Gipsi sebab  mereka ada- 

lah pengembara dunia. 

Teori lain berkata-kata  bahwa ada  keterkaitan 

antara tarot dengan Thoth yang berasal dari Mesir. Thoth 

yaitu  dewa pembelajaran dan komunikasi yang dalam 

mite Mesir dikatakan menciptakan tarot dalam hiero- 

glyphics, bahasa simbol piktorial Mesir. Pemikiran lain 

berkata-kata  bahwa tarot berasal dari Maroko. Hal ini 

berawal dari legenda yang berkata-kata  bahwa Phoenix 

muncul dari abu. Ini yaitu  simbolisasi sebuah kejadian di 

zaman Alexandria (390 M), yaitu saat sebuah perpus- 

takaan terbakar di zaman itu. Saat kebakaran terjadi, 

sekelompok pendeta yang bekerja di perpustakaan itu 

bekerja sama menyelamatkan manuskrip berbentuk 

gulungan-gulungan dan membawa ke biara. Manuskrip 

tersebut tetap tersembunyi hingga diterjemahkan ke da- 

lam bahasa gambar yang universal, yaitu tarot. 

Ada pula yang berpendapat bahwa tarot datang dari 

ajaran kuno aliran misteri di Kasdim, Fenisia, dan Babilo- 

nia dalam bentuk loose-leaf bergambar. Beberapa menga-

 

 

 

 

2                                                                                                                                                                                                  3


 

takan bahwa tarot berakar dari misteri Arab (mistisisme 

muslim sebelum sufi) dan doktrin rahasia petapa sufi 

(muslim atau mistis Islam) yang ada pada abad ke-10 dan 

ke-11. Teori lain berkata-kata  bahwa tarot yaitu  invensi 

abad ke-11 dari para Kesatria Templar di Eropa. Tem- 

plar membawa “kebijaksanaan terlarang” (forbidden wis- 

dom) dan kembali ke Eropa setelah Perang Salib. Kesatria 

Templar yaitu  alkemis, dan di kemudian hari menjadi 

Rosicrucians—Fraternitas yang mengorganisasi mistis 

religius di Jerman abad ke-15, yang melakukan konversi 

pengetahuan mereka ke dalam kartu permainan. 

Penjelasan di atas telah memberikan begitu banyak 

gambaran mengenai tarot. Yang jelas, dari ke-78 kartu 

tarot, 22-nya yaitu  arkana mayor yang merupakan sim- 

bol utama dari sebuah kartu tarot3. Simbol tersebut be- 

rasal dari 22 huruf abjad Ibrani—abjad yang digunakan 

dalam Kitab Suci Yahudi dan Kristen. 

 

 

Abjad Ibrani yaitu : Aleph, Beth, Ghimel, ... dan sebagainya. 

Abjad Arab yaitu : Aliph, Bha, Tha, ... dan sebagainya. 

Abjad Yunani yaitu : Alpha, Bheta, Gama, ... dan sebagainya. 

Abjad Latin yaitu : A, B, C, ... dan sebagainya. 

 

 

Semua abjad di atas berasal dari abjad temuan bangsa 

Fenisia yang menguasai lalu lintas perdagangan di Laut 

Tengah pada ribuan tahun Sebelum Masehi. Bangsa Fe- 

nisia berhasil menemukan cara untuk menuliskan abjad 

 

3    Arkana Mayor didapat dari misteri Hellenik seperti: 

Hermes (kartu Magician), Persephone, Isis, Hades (kartu the 

Emperor dan the Devil), Osiris, Kronos, Pan, Helios (kartu the 

Sun), Asklepios (kartu the Fool). Kartu tarot juga tampak me- 

muat simbol-simbol yang berasal dari Mesir Kuno, Asia Kecil, 

dan ilmu pengetahuan alam semesta abad kedua. 

dengan cara yang praktis dan ditiru oleh bangsa-bangsa 

lain, termasuk oleh bangsa Ibrani, Arab, dan bangsa- 

bangsa di Eropa. 

Ada yang berpendapat bahwa orang Fenisia tidak 

menciptakan abjad mereka dari nol. Mereka melakukan 

adaptasi dari tulisan piktografi milik orang Mesir Kuno. 

Namun, budaya Mesir tidak berhasil menciptakan tulisan 

yang praktis, sedangkan orang Fenisia berhasil membuat- 

nya praktis dan kita termasuk yang menikmati manfaat- 

nya. 

Jadi, sebab  22 arkana mayor itu melambangkan, 

menggambarkan, atau meringkaskan ke-22 abjad Ibrani 

yang merupakan adaptasi dari abjad Fenisia, yang pada 

gilirannya merupakan adaptasi dari piktografi Mesir 

Kuno, maka sebagian orang berpendapat bahwa asal ta- 

rot yaitu  dari Mesir Kuno. Dan, di sini muncullah aspek 

mitologis tentang Nabi Musa yang membawa intisari aja- 

ran Mesir Kuno tentang ketuhanan dan mengadaptasinya 

menjadi kepercayaan Ibrani terhadap JHWH—terkadang 

dibaca Jehovah atau Jahveh, kenapa? sebab  abjad Ibrani 

tidak memiliki huruf hidup selain Aleph. 

Mungkin pada zaman Musa (sekitar 3500 tahun yang 

lalu), abjad Ibrani belum terbentuk secara baku sehing- ga 

tradisi dilanjutkan secara lisan, termasuk Taurat—5 buku 

pertama di dalam Kitab Suci Ibrani dan Kristen— yang 

menurut tradisi ditulis oleh Nabi Musa. Kabbalah yang 

juga sering dikaitkan dengan tarot yaitu  ajaran mistis 

atau esoteris Ibrani yang, menurut penulis, tidak asli 

Ibrani, melainkan banyak bercampur dengan ajaran 

esoteris dari Yunani Kuno—dengan eksponennya tokoh- 

tokoh semi legendaris: Pythagoras, Plato, dan sebagainya. 

Kabbalah juga dikaitkan dengan Nabi Musa, yang mung-

 

 

 

4                                                                                                                                                                                                  5


 

 

Tema 

 

 

musa 

 

 

yesus 

 

 

karna 

 

sTar 

Wars 

 

Harry 

PoTTer 

 

 

 

Tokoh 

merupakan 

keturunan 

orang ter- 

pilih (bu- 

kan orang 

biasa) 

  

 

 

 

 

Yesus 

merupakan 

keturunan 

Raja Daud 

 

 

 

Karna 

yaitu  

putra hasil 

hubungan 

gelap Dewi 

Kunti dan 

Batara 

Surya 

 

 

Luke ada- 

lah putra 

dari Anakin 

dan Padmé 

Amidala. 

Raja dan 

senator 

dari Re- 

public 

 

 

Harry Pot- 

ter yaitu  

putra dari 

James dan 

Lily Potter, 

penyihir 

aliran 

putih yang 

kaya 

 

 

 

 

 

Lahir pada 

suatu za- 

man yang 

penuh ke- 

sulitan 

 

 

 

 

Musa 

lahir 

pada saat 

Israel 

dijajah 

Mesir 

 

 

 

 

 

Lahir di za- 

man Kaisar 

Herodes 

berkuasa 

  

 

Peperang- 

an mela- 

wan kaum 

separatis 

serta 

halang- 

an cinta 

Anakin dan 

Amidala 

 

Harry Pot- 

ter lahir 

di zaman 

Lord 

Voldemort 

berkuasa, 

satu za- 

man 

kegelapan 

dalam du- 

nia sihir 

 

 

kin kebenarannya hanya separuh. Di sinilah dapat terli- 

hat bahwa tarot dan Kabbalah memiliki hubungan. 

 

 

1.2. Tarot yaitu  Simbol Mitologis 

 

Tarot yaitu  medium yang berbasis pada mite4. Mite ada- 

lah cerita-cerita yang berasal dari berbagai zaman dan 

muncul  terus-menerus.  Jika  Anda  mencermati,  selalu 

ada kesamaan yang berulang pada sejumlah cerita. Putri 

Salju, Cinderella, Putri Tidur, dan sejumlah mite lain yang 

kita kenal. Di setiap mite tersebut selalu muncul hal-hal 

seperti: Putri, Pangeran, Lelaki Tua Bijaksana, Ratu, Raja, 

Kesatria, Penyihir Jahat, dan lain-lain yang terus ber- 

munculan meskipun waktu dan tempat kemunculan mite 

tersebut berbeda. Apakah Anda akan berkata-kata  itu se- 

mua yaitu  kebetulan? Rasanya terlalu naif berpendapat 

seperti itu, sebab  jika dipikirkan benar-benar, akan tam- 

 

4    Ada sejumlah definisi mengenai mite terutama mem- 

bedakannya dengan folktale, legenda, dan dongeng;, namun  

dalam tulisan ini penulis mendefinisikan mite sebagai entitas 

yang hidup dalam alam bawah sadar kolektif manusia (col- 

lective unconscious). Manifes dalam dongeng, cerita rakyat, 

legenda, mimpi, dan bentuk-bentuk fantasi lain. Jadi, segala 

yang telah menjadi cerita komunal dan menginspirasi ada- 

lah mite, sehingga mite sebenarnya melingkupi pula folktale, 

legenda, dan dongeng, yang kesemuanya yaitu  derivat dari 

mite. Dan, penulis lebih menyukai memakai  kata mite 

ketimbang mitos pada tulisan ini, meskipun dalam kamus 

dapat berarti sama dan dapat dipertukarkan. sebab  kata 

mitos dalam budaya ucapan warga  Indonesia telah 

mengalami kemelencengan arti. Makan sambil duduk di de- 

pan pintu dikatakan mitos, padahal hal-hal seperti itu ada- 

lah belief. 

pak bahwa itu “terlalu kebetulan” untuk dikatakan ke- 

betulan. Berarti apa? Ya! Di sini ada suatu pola tertentu. 

Mite memiliki jenis dan pola yang sama, baik mite yang 

ada dalam Kitab Suci maupun di luar Kitab Suci. 

Mari kita cermati keberulangan itu pada mite Musa, 

Yesus, Star Wars, Karna, dan Harry Potter seperti yang 

tertera pada tabel berikut:

 

 

 

6                                                                                                                                                                                                  7


 

 

Tema 

 

 

musa 

 

 

yesus 

 

 

karna 

 

sTar 

Wars 

 

Harry 

PoTTer 

 

 

 

 

 

Diselamat- 

kan dan 

dibesarkan 

oleh orang 

miskin/ 

tidak 

beruntung 

kehidupan- 

nya 

Disela- 

matkan 

oleh 

putri 

Firaun, 

dibe- 

sarkan 

di ling- 

kungan 

istana 

Yesus 

dibesarkan 

sebagai 

anak Yosef 

si tukang 

kayu 

Diselamat- 

kan se- 

orang ku- 

sir istana, 

dibesarkan 

oleh kusir 

itu sehing- 

ga Karna 

lebih dike- 

nal sebagai 

anak kusir 

Diselamat- 

kan paman- 

nya, tinggal 

di sebuah 

daerah 

pertanian 

Dibesar- 

kan oleh 

paman- 

nya, hidup 

dalam ke- 

prihatinan 

selama 11 

tahun 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Awal ke- 

terlibatan 

dalam petu- 

alangan 

Melawan 

prajurit 

Mesir 

yang me- 

mukuli 

orang 

Israel 

Pem- 

babtisan 

Yohanes 

Pemandi 

Memi- liki 

baju sakti 

yang 

melekat 

dengan 

tubuhnya, 

baju yang 

mem- 

buatnya 

tak bisa 

dilukai, 

Dewata 

kemudian 

menego- 

siasi agar 

baju itu 

ditukar 

dengan 

senjata 

Konta 

Pesan dari 

Princess 

Leia 

Hagrid 

membawa 

pesan 

pada Harry 

Potter 

 

 

 

 

 

Tema 

 

 

musa 

 

 

yesus 

 

 

karna 

 

sTar 

Wars 

 

Harry 

PoTTer 

 

 

 

 

 

 

Setelah 

kelahiran 

tokoh, ada 

ancaman 

bahaya 

pada kedua 

orangtu- 

anya 

 

 

 

 

 

 

 

 

Firaun 

mem- 

bunuh 

semua 

bayi 

 

 

 

 

 

 

 

Herodes 

berusaha 

membunuh 

semua bayi 

untuk me- 

lenyapkan 

Yesus 

  

 

 

Kekacauan 

terjadi di 

galaksi, 

transisi 

dari Re- 

public pada 

Empire, 

Anakin 

jatuh ke da- 

lam kekua- 

tan hitam 

dan men- 

jadi Darth 

Vader 

 

 

 

 

 

 

Setelah 

kelahiran- 

nya, Volde- 

mort mem- 

bunuh 

kedua 

orangtua 

Harry 

 

 

 

Di awal 

kehidupan- 

nya, tokoh 

dibuang, 

ditaruh 

dalam 

keranjang 

dan meng- 

alir dalam 

aliran 

kehidupan 

yang akan 

memper- 

temukan 

pada sese- 

orang 

Musa 

dile- 

takkan 

dalam 

keran- 

jang dan 

dilarung 

di sungai 

Nil 

Maria dan 

Yosef me- 

ngungsi ke 

Nazareth 

untuk me- 

nyelemat- 

kan bayi 

Yesus 

Karna di- 

letakkan 

di dalam 

keranjang 

dan dila- 

rung di 

Sungai 

Gangga 

(tidak 

jelas) 

Harry 

ditinggal 

dalam 

keranjang 

di depan 

rumah 

keluarga 

Dursley— 

pamannya, 

keluarga 

yang tidak 

cukup 

memberi- 

kan uang 

untuk 

perkem- 

bangan 

Harry 

 

 

 

 

 

 

 

8                                                                                                                                                                                                  9


 

 

Tema 

 

 

musa 

 

 

yesus 

 

 

karna 

 

sTar 

Wars 

 

Harry 

PoTTer 

 

 

 

 

 

 

Tumbuh 

dan mene- 

mukan bah- 

wa dirinya 

yaitu  

keturunan 

orang ter- 

pilih 

Per- 

temuan 

dengan- 

Tuhan 

dan 

melak- 

sanakan 

perintah- 

perintah 

Tuhan 

Yesus berk- 

hotbah di 

bait Allah, 

membuat 

mukjizat- 

mukjizat, 

selalu ada 

dalam 

hubungan- 

nya dengan 

Bapa 

Senjata 

Konta mi- 

lik Karna 

semesti- 

nya yaitu  

senjata 

yang bisa 

mem- 

bunuh 

Arjuna, 

namun  Kar- 

na terlepas 

menggu- 

nakannya 

ketika 

melawan 

Gatotkaca 

Bertemu 

Obi Wan 

Kenobi, 

seorang 

jedi yang 

melatih- 

nya untuk 

menjadi 

seorang 

hero 

Memasuki 

sekolah 

sihir Hog- 

warts dan 

menyadari 

dirinya 

sebagai 

penyihir, 

Dumble- 

dore mem- 

bimbing- 

nya untuk 

menjadi 

hero 

 

 

 

 

 

 

Kontinum 

antara 

tokoh an- 

tagonis dan 

protagonis 

Musa 

yang 

memba- 

wa Israel 

keluar 

dari Me- 

sir, pada 

faktanya 

ia dise- 

lamatkan 

dan 

dibesar- 

kan oleh 

orang 

Mesir 

Yesus selalu 

ditempat- 

kan di salah 

satu kutub 

yang ber- 

seberangan 

dengan 

Setan 

Keter- 

hubungan 

Karna dan 

Arjuna 

melalui 

fakta bah- 

wa mereka 

berasal 

dari ibu 

yang sama 

Keter- 

hubungan 

Luke dan 

Darth Vad- 

er melalui 

fakta 

bahwa 

Luke ada- 

lah putra 

dari Darth 

Vader 

Keter- 

hubungan 

Harry dan 

Voldemort 

melalui 

tongkat 

yang ber- 

asal dari 

bulu Phoe- 

nix yang 

sama dan 

bekas luka 

di dahi 

Harry 

 

 

 

 

Tema 

 

Putri Tidur 

 

Putri salju 

 

Cinderella 

Perempuan 

baik (Sacred 

Feminine) yang 

tersiksa 

Putri Aurora ter- 

tusuk jarum mesin 

pemintal yang mem- 

buatnya tertidur 

Putri Salju tinggal 

sendirian di hutan 

Cinderella 

menderita di 

bawah peng- 

asuhan ibu 

tirinya 

Perempuan 

baik yang 

terkurung 

Putri Aurora terku- 

rung di istana di 

tengah hutan yang 

dijaga naga 

 Cinderella ada- 

lah sosok yang 

dilarang keluar 

oleh ibu tirinya 

Laki-laki baik 

(Sacred Mascu- 

line) 

Pangeran Pangeran Pangeran 

Keterpisahan 

antara Sacred 

Feminine dan 

Sacred Mascu- 

line oleh buda- 

ya, kebiasaan, 

dan kekuasaan 

yang akhirnya 

dapat dilam- 

paui serta 

menghasilkan 

penyatuan Sa- 

cred Feminine 

dan Sacred 

Masculine 

Pangeran dan Putri 

terpisah oleh hutan 

lebat, benteng, dan 

naga 

Pangeran dan Putri 

terpisah oleh kema- 

tian 

Cinderella dan 

pangeran yang 

dipisahkan 

oleh status, 

antara peran 

sosial pemban- 

tu dan putra 

raja 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh lain dapat kita lihat pada mite Putri Tidur, Putri 

Salju, dan Cinderella di tabel berikut: 

Pemaparan tersebut bukan hendak menggiring pem- 

baca untuk meletakkan mite pada pemahaman struktural 

empiris. Mite masih memiliki misterinya sendiri sebab  

dalam misteri itulah kekuatannya. Misteri itulah yang 

membuat mite berkemampuan untuk menginspirasi, 

hanya saja, ketika juga ada  kesamaan pola, berarti 

ada suatu benang merah yang bisa ditarik. Apa benang 

merahnya? Bahwa mite-mite itu mencoba menyampaikan 

sesuatu, sebuah pesan dari alam. Pesan apa? Bagaimana

 

 

 

 

10                                                                                                                                                                                                11


 

menerjemahkan pesan itu? Itulah yang akan coba kita 

pelajari dalam buku ini. 

Inilah kontekstualisasi dari nirsadar kolektif yang di- 

jelaskan oleh Jung, selain nirsadar personal yang telah 

dijelaskan oleh psikoanalisisnya Freud beserta segala 

derivasinya. Ranah ini menghubungkan manusia satu de- 

ngan manusia lain. Dalam ranah ini, ada  gambaran- 

gambaran purba atau arkais yang diistilahkan sebagai 

arketipe (Archetype—Tipe Utama). Arketipe inilah yang 

membawa spirit atau pesan tertentu. Ada arketipe yang 

universal, ada pula arketipe yang hanya menghubungkan 

manusia dalam ras atau budaya tertentu. Arketipe-arke- 

tipe ini muncul secara berulang di berbagai mite yang 

muncul sepanjang waktu di berbagai tempat. Nah, di sini 

kita mulai dapat melihat hubungannya dengan kesamaan- 

kesamaan dalam berbagai mite di dunia ini. 

Tarot  bekerja  dalam  cara  yang  mirip  dengan  apa 

yang dijelaskan Jung dalam konsep arketipe dan nirsa- 

dar kolektif. Ketika sebuah kartu menunjukkan gambar 

tertentu, sebenarnya ada  pesan yang keluar dari 

nirsadar kolektif untuk permasalahan yang berhubung- 

an dengan klien. Apa yang membedakan dengan kartu 

Rorschach yaitu  jika kartu Rorschach masuk ke dalam 

diri klien melalui nirsadar personal, maka tarot masuk ke 

dalam diri klien melalui nirsadar kolektif. Psike manusia 

dapat diakses baik melalui nirsadar personal maupun 

nirsadar kolektif. Hal ini sebenarnya berlaku logika yang 

tak akan terpahami jika orang berada pada pemahaman 

rasionalisme atau empirisisme, yaitu manusia dalam se- 

mesta dan semesta dalam manusia. Hal yang sama kita 

temukan pada konsep Manunggaling Kawulo Gusti. Ma- 

nusia dalam Tuhan, Tuhan dalam manusia; atau apa yang 

coba disampaikan melalui mite Yesus, yaitu Manusia (Ye- 

sus/Putra)  dalam  Tuhan  (Bapa),  Tuhan  (Bapa)  dalam 

manusia (Yesus/Putra).

 

 

 


 

 

Mengenal dan Memahami 

Kartu Arkana Mayor 

 

“Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in 

harmony.”–Mahatma Gandhi 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TAROT DAN PSIKOLOGI SIMBOL 

Kartu tarot arkana mayor berjumlah 22 dan menyimbol- 

kan hal-hal yang bersifat spiritual atau rohaniah. Suatu hal 

bersifat sebagai spirit atau roh jika  bergeraknya di 

alam roh, bukan di alam fisik. ada  kaitan antara alam 

roh dan fisik, yaitu berupa energi-energi. Namun, energi-

energi  itu  harus  diaktifkan  agar  kaitan  antara roh dan 

alam fisik dapat berjalan dengan baik. Pengak- tifan energi 

dilakukan melalui konsentrasi, dan konsen- trasi tersebut 

dapat berupa aktivitas mental, emosional, maupun fisik. 

Jadi, pengaktifan energi dapat dilakukan di alam pikiran 

saja, di alam perasaan saja, di alam fisik saja, atau 

gabungan dari ketiga jenis aktivitas itu sekali- gus. 

Menurut pengalaman penulis, pengaktifan sumber- 

sumber energi spiritual atau rohaniah yang disimbolkan 

oleh kartu tarot arkana mayor selalu melibatkan mental, 

fisik, dan emosi. Ada sesuatu yang berada di alam roh dan 

menunggu untuk diaktualisasikan di alam fisik, sehingga 

harus dilakukan sesuatu agar aktualisasi itu menjadi nya- 

ta. Dengan kata lain, kartu-kartu arkana mayor menun-

  

 

jukkan potensi-potensi yang akan terwujud di alam fisik 

jika  dilakukan hal-hal tertentu. 

Jadi, pengertian pertama mengenai arkana mayor se- 

cara umum yaitu  adanya potensi perwujudan atau mate- 

rialisasi dari suatu sumber energi spiritual yang spesifik. 

Atau, dapat juga disebut sebagai arketipe jika  mengi- 

kuti istilah yang dipopulerkan oleh psikolog Carl Gustav 

Jung. Potensi itu akan terwujud jika  manusianya mau 

menerima dan menjalankan kegiatan tertentu seperti 

disarankan oleh esensi dari kartu arkana mayor yang ter- 

cabut di dalam pembacaan. Pengertian kedua mengenai 

arkana mayor secara umum yaitu  tentang adanya saran 

dari alam bawah sadar si penanya sendiri yang disuara- 

kan oleh kartu arkana mayor yang tercabut. Tentu saja 

kita dapat memakai  istilah “the higher self” atau alam 

bawah sadar (subconscious mind) untuk merujuk kepada 

sesuatu yang diasumsikan memberikan saran ke- pada si 

penanya; penulis sendiri lebih suka memakai  istilah 

alam bawah sadar. Dan, saran oleh alam bawah sa- dar si 

penanya itu diberikan agar sumber energi spiritual 

tertentu yang disimbolkan oleh kartu tarot arkana mayor 

yang tercabut dapat termaterialisasi di kehidupan si pe- 

nanya. 

 

 

[0] The Fool 

The Fool yaitu  simbol diri kita sen- 

diri ketika harus mengambil keputu- 

san tanpa tahu konsekuensi apa yang 

menanti di masa depan. Biasanya 

hanya ada dua pilihan besar: ya atau 

tidak, dijalankan atau tidak. Kedua 

pilihan besar itu sama menariknya 

dan sama kuatnya, argumen pro dan 

kontra juga seimbang. Oleh sebab  itu, jika  kartu ini 

muncul, berarti bawah sadar penanya sedang menung- 

gu keputusan apa yang akan diambil oleh si penanya. 

Pegangannya demikian: jika  motivasi penanya berada 

di dimensi rohani yang relatif bersih, maka keputusan apa 

pun yang diambil akan membawa kebaikan. jika  mo- 

tivasi diwarnai oleh ambisi-ambisi keduaniawian, maka 

penanya dapat terperosok ke dalam jebakan yang dicip- 

takannya sendiri. Ini yaitu  pilihan terbuka bagi penanya 

untuk diputuskannya sendiri. 

 

 

[I] The magician 

The Magician yaitu  simbol dari ke- 

mauan, niat, atau tekad yang berada 

di diri manusia. Kemauan yaitu  

suatu kekuatan energi untuk melak- 

sanakan suatu keputusan atau ren- 

cana. Sebelum suatu hal tampak di 

permukaan secara fisik atau terma- 

terialisasi, kemauan atau niat sudah 

ada di diri manusia yang akan mewu- 

judkannya. sebab  segala sesuatu 

yaitu  penyelarasan, maka tidak ada 

yang kebetulan. jika  sesuatu ternyata muncul di ke- 

hidupan seseorang, berarti ada yang menginginkannya. 

jika  kartu the Magician muncul, berarti kemauan atau 

niat dari si penanya sudah terkumpul; sudah ada niat, 

tekad, atau kemauan untuk memutuskan atau melaksa- 

nakan sesuatu. Masalahnya, hal itu belum dinyatakan atau 

dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang terkait. Dan, 

alam bawah sadar si penanya memberikan saran agar hal 

itu dikomunikasikan. Melalui komunikasi, sumber energi 

dari the Magician dapat tersalurkan.

 

 

 

 

16                                                                                                                                                                                                17

  

 

[II] The High Priestess 

The High Priestess yaitu  sumber 

kearifan yang berada di dalam diri 

si penanya sendiri, meskipun belum 

dipergunakan sebagaimana mesti- 

nya. Kearifan itu bisa berarti ilmu 

pengetahuan, pengalaman, atau di- 

siplin yang berasal dari ketekunan 

kerja. Atau, bisa juga berarti teknik 

tertentu untuk mengatasi kobaran 

konflik antarpribadi. Di sini kuncinya 

yaitu  diri si penanya juga. Maukah 

penanya menerapkan apa yang sudah ada di dalam diri- 

nya itu dalam situasi nyata yang kini dihadapinya? Walau- 

pun alam bawah sadarnya menyarankan agar kearifan itu 

diterapkan, penanya mungkin masih ragu-ragu. Keraguan 

yaitu  hal biasa, dan yang dapat dilakukan oleh pemba- 

ca tarot yaitu  mempersilakan penanya untuk bertanya 

lebih spesifik tentang keraguan yang menghambatnya 

sehingga apa yang disarankan oleh alam bawah sadar si 

penanya itu dapat dilaksanakan. 

 

 

[III] The empress 

The Empress yaitu  potensi untuk 

menghasilkan hal-hal nyata yang 

berlimpah-limpah. Hal ini dapat be- 

rupa prestasi kerja, keuntungan usa- 

ha, penghargaan warga , dan 

sebagainya. Namun, sekali lagi, ini 

barulah potensi untuk produktif, dan 

mungkin sama sekali belum muncul 

meskipun segala sesuatu yang diper- 

lukan   telah   tertata   di   tempatnya 

masing-masing. The Empress yaitu  simbol dari Dewi 

Keberuntungan atau Dewi Fortuna. Sebagai suatu sumber 

energi, keberuntungan tidak perlu melakukan hal lain se- 

lain menjadi dirinya sendiri. Itulah saran dari alam bawah 

sadar penanya jika  kartu ini muncul: jadilah diri sendi- 

ri dan menghasilkan hal-hal nyata yang dapat membawa 

manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan kata lain: 

teruskan apa yang telah dicanangkan untuk dijalankan itu 

sebab  akan membawa hasil berlimpah. 

 

 

[IV] The emperor 

The Emperor yaitu  simbol dari 

kekuatan berpikir rasional dan logis 

sekaligus mempraktikkannya de- 

ngan konsekuen tanpa pilih kasih. 

Kemampuan rasional bisa aktual, 

bisa juga potensial, dan sama sekali 

tidak tergantung pada gender sese- 

orang. Seorang wanita bisa saja leb- 

ih rasional daripada pria. Usia juga 

tidak berpengaruh: banyak orang 

lebih muda justru lebih rasional dari- 

pada generasi di atasnya. Namun, banyak kemampuan 

berpikir dan bertindak rasional hanya berada di alam roh 

atau di dimensi potensial saja. Sebagai suatu potensi, the 

Emperor juga merupakan suatu sumber energi bagi ma- 

nusia yang memilikinya jika  diterapkan dan diprak- 

tikkan di dunia nyata dalam kehidupan sehari-hari. Itulah 

yang disarankan oleh alam bawah sadar penanya jika  

kartu ini muncul.

 

 

 

 

18                                                                                                                                                                                                19

  

 

[V] The Hierophant 

The Hierophant yaitu  simbol dari 

kekuatan energi yang berasal dari 

prinsip-prinsip ketuhanan univer- 

sal: dapat berupa ajaran agama kon- 

vensional, atau berupa spiritualitas 

nonkonvensional. Yang implisit di 

dalam sumber energi ini yaitu  ja- 

ring-jaring hubungan saling memen- 

garuhi antara berbagai individu yang 

menganut ajaran yang sama. sebab  

penanya memiliki hubungan antar- 

pribadi dengan mereka yang memiliki posisi menentu- 

kan dalam ajaran kerohanian yang dianutnya, maka ten- 

tu saja hal itu perlu dikultivasikan agar dapat diperoleh 

manfaat maksimum. Dan, memang itulah saran dari alam 

bawah sadar penanya. Jadi, penanya perlu melakukan 

pendayagunaan dari hubungan-hubungan yang telah ada 

itu. Caranya dengan menerapkan prinsip-prinsip ketu- 

hanan universal itu di dalam kehidupannya sendiri, atau 

dengan kultivasi hubungan antarpribadi dengan mereka 

yang ada di jaring-jaring yang sama. 

 

 

[VI] The Lovers 

The Lovers yaitu  simbol dari sum- 

ber  energi  berupa  saling  penger- 

tian antara diri penanya dengan 

orang-orang  atau  hal-hal  tertentu di 

kehidupannya. Saling pengertian itu 

begitu mendalam sehingga tidak 

diperlukan  lagi  komunikasi  mela- 

lui cara-cara normal sebagaimana 

layaknya    dalam    interaksi    biasa. 

Namun, di sinilah letaknya batu sandungan dari simbol 

The Lovers. sebab  pengertian itu telah mendarah da- 

ging, penanya sering merasa bahwa hubungan itu agak 

aneh: terkadang tertarik untuk mendekat, dan terkadang 

seakan-akan ada yang menghalangi. Alasannya yaitu  

sebab  adanya saling pengertian atau perasaan keterikat- 

an yang mendalam itu. Pesan dari alam bawah sadar pe- 

nanya jika  kartu ini muncul biasanya berkaitan dengan 

jenis komunikasi yang perlu dibina dengan orang atau hal 

yang terkait. Intinya, ada suatu ikatan saling pengertian 

sebab  kesamaan atau kecocokan pribadi. Dan, jenis ko- 

munikasi yang sesuai tidak perlu ditentukan oleh norma- 

norma umum, melainkan cukup oleh mereka yang terkait 

langsung di dalam hubungan tersebut. 

 

 

[VII] The Chariot 

The Chariot yaitu  sumber kekuat- 

an spiritual berupa keberhasilan se- 

cara emosional. Walaupun kekuat- 

an ini dapat dirasakan, belum tentu 

dapat  dilihat  bukti-bukti  nyatanya 

di alam materi. Yang penting di sini 

yaitu  kenyamanan emosional, bu- 

kan penumpukan hasil yang dapat 

dilihat oleh mata fisik. Kenyamanan 

emosional itu selalu berkaitan de- 

ngan lancarnya hubungan antara si 

penanya dan lingkungan si penanya berada. Jadi, meski- 

pun lingkungan kerja sedang mengalami kesulitan, belum 

tentu kehidupan emosional terjangkiti juga. Bahkan, bisa 

saja pribadi-pribadi yang terlibat justru sedang berada 

di tahap kesuksesan dalam menjalani hubungan antar- 

pribadi, meskipun hal itu tidak disadari. Dan, saran dari

 

 

 

 

20                                                                                                                                                                                                21

  

 

alam bawah sadar penanya yaitu  agar kesuksesan itu 

diterima dan disyukuri. Setidaknya ada hal yang masih 

tetap menyambung di tengah berbagai distorsi yang dia- 

lami oleh penanya. 

 

 

[VIII] strength 

Strength yaitu  simbol dari kemam- 

puan untuk melaksanakan hal-hal 

yang  diinginkan  secara  fisik.  Sim- 

bol energi ini bisa muncul manaka- 

la penanya merasa bahwa dirinya 

tidak mampu untuk berdaya upaya 

melaksanakan tugas dan kewajiban- 

nya; manakala dirasakannya bahwa 

tantangan yang harus dihadapinya 

terlalu berat baginya. Memang ter- 

lalu  berat  jika   sumber  energi 

berupa kekuatan fisik itu tetap dibiarkan laten saja di 

alam potensial dan tidak didayagunakan. Alam bawah sa- 

dar di sini mengingatkan penanya bahwa pada dasarnya 

kekuatan untuk melaksanakan tugas dan kewajiban itu 

telah ada di dirinya. Tidak perlu ada usaha lagi untuk me- 

mikirkan cara menjalankan, atau bahkan cara melakukan 

pendekatan pribadi dengan orang tertentu. Cukup dilak- 

sanakan saja, sebab  yang lain-lain itu sebenarnya telah 

ada. Yang kurang yaitu  penggunaan kemampuan diri 

yang potensial itu, sehingga solusinya memang sederha- 

na: gunakan kekuatan itu. 

 

 

[IX] The Hermit 

The Hermit yaitu  simbol dari sesuatu di dalam diri pe- 

nanya yang selalu menunjukkan dengan pasti apa yang 

perlu dilakukannya agar segala potensi dirinya dapat ter- 

wujud. Dalam budaya tertentu, sim- 

bol ini dapat mengambil bentuk se- 

bagai malaikat pelindung (guardian 

angel). Kenapa malaikat pelindung? 

sebab  malaikat pelindung yaitu  

roh yang diberikan tugas khusus oleh 

Yang Maha Esa untuk menjaga 

keselamatan seseorang, menunjuk- 

kan jalan yang harus ditempuh sese- 

orang, dan menerangi jalan hidup 

seseorang.  Dalam  budaya  lain,  roh 

ini bisa disebut sebagai leluhur. Ke- 

napa leluhur? sebab  leluhur dipercayai sebagai mere- 

ka yang telah mendahului kita berpindah ke alam sana, 

namun  masih terikat dengan kita sebagai keturunannya. 

Jadi, prinsip pemberian bantuan tanpa pamrih itu tetap 

berlaku apa pun simbol yang diambil. Lalu, apa saran yang 

diberikan oleh alam bawah sadar penanya jika  kartu 

ini muncul? Sarannya sederhana saja: ikutilah apa yang 

telah ditunjukkan di dalam kesadaran itu. 

 

 

[X] Wheel of Fortune 

Wheel of Fortune berarti roda ke- 

beruntungan. Sebagai suatu simbol 

arketipe, roda keberuntungan me- 

ngandung semua unsur alam semes- 

ta: api, air, udara, dan tanah. Arti- 

nya, ada penggunaan semua aspek 

yang ada di diri manusia sehingga 

keberuntungan itu hadir. Tidak ada 

yang kebetulan, semua sinkron. 

sebab  sinkron, maka terjadilah ke- 

beruntungan itu: bisa sebab  hal-hal

 

 

 

22                                                                                                                                                                                                23

  

 

yang telah dilakukan oleh penanya di masa lalu, bisa juga 

sebab  penanya telah membina hubungan dengan mere- 

ka yang terbuka terhadap pemikiran dan pandangannya. 

Yang jelas, jika  kartu ini muncul, berarti penanya te- 

lah menggenggam potensi untuk mewujudkan salah satu 

tonggak penting dalam kehidupannya. jika  yang di- 

tanyakan tentang perjodohan, biasanya kartu ini menun- 

jukkan bahwa orang yang ditanya memang jodohnya. Jadi,  

ada  hubungannya  juga  dengan  takdir,  meskipun kita 

harus berhati-hati sekali. Takdir memang ada, namun  tidak 

selalu. Sebagian besar dari kehidupan kita yaitu  pilihan, 

termasuk jodoh. jika  mau dijalani, maka jadi- lah. 

jika  tidak mau, maka akan muncul kandidat lain- nya. 

Penulis berulang kali melihat bahwa kartu Wheel of 

Fortune memperlihatkan suatu bentuk hubungan takdir 

yang harus dijalani. 

 

 

[XI] Justice 

Justice yaitu  simbol dari potensi- 

potensi untuk menghasilkan suatu 

kesepakatan bersama yang kemung- 

kinan besar mengambil bentuk 

tertulis,  suatu  kesepakatan  tertulis 

di depan hukum. Atau, dapat juga 

berarti hal-hal yang sudah dipertim- 

bangkan dengan masak-masak dan 

diuraikan  dengan  sejelas  mungkin 

di hadapan pihak-pihak yang rele- 

van.  Sebagai  suatu  sumber  energi 

dari alam bawah sadar, Justice mengimbau penanya agar 

memakai  segala kemampuannya untuk bersikap 

impartial atau tidak memihak, untuk bersikap adil dan 

seimbang dalam memberikan pendapatnya. jika  hal 

itu dijalankan, penanya dapat mengambil manfaat dari- 

nya. jika  tidak dijalankan, potensi itu tetap akan men- 

jadi potensi belaka, tidak menjadi realitas. Apa pun spesi- 

fiknya, Justice selalu melibatkan komunikasi: bicaralah 

dan komunikasikan. Komunikasi selalu berarti ada pihak- 

pihak lain. Ada yang harus disodorkan kepada pihak lain, 

dan ada pula yang harus diterima oleh penanya. 

 

 

[XII] The Hanged man 

Simbol dari the Hanged Man yaitu  

manusia yang digantung terbalik: 

kaki di atas dan kepala di bawah. 

Artinya bukanlah pemutarbalikan 

fakta-fakta, melainkan penggunaan 

pengetahuan atau keahlian yang 

telah dimiliki oleh penanya secara 

nyata dalam kehidupannya. Asum- 

sinya yaitu  adanya hal-hal yang 

telah diketahui oleh penanya sendiri 

namun   belum  diterapkannya.  Pena- 

nya merasa bahwa ia dapat ditertawakan jika  hal itu 

diungkapkan dan diterapkannya. Kenapa? sebab  tidak 

ada orang lain yang memakai  cara atau metode itu. 

Namun, alam bawah sadar penanya sendiri justru mem- 

berikan saran agar cara itu diterapkan saja. Cara terse- 

but memang kreatif, dan tidak ada yang bisa melihatnya 

selain penanya sendiri. Dengan memakai  cara yang 

telah diketahuinya itu, maka jalan ke depan akan semakin 

terbuka. Itulah pesan dari The Hanged Man. Dan, peng- 

gunaan cara itu biasanya melalui hubungan antarpribadi: 

dapat dengan komunikasi verbal, dapat juga dengan em- 

pati.

 

 

 

 

24                                                                                                                                                                                                25

  

 

[XIII] Death 

Death tentu saja berarti kematian. 

Namun, ini hanya simbol belaka, bu- 

kan arti harfiahnya. Kenapa kema- 

tian? sebab  kematian yaitu  yang 

akan dialami oleh kita secara sim- 

bolis jika  kita tetap berkutat da- 

lam bentuk hubungan pribadi yang 

sama dan monoton dengan orang- 

orang  tertentu.  Hubungan  pribadi 

itu selalu berubah, bahkan dalam 

hubungan  yang  memuaskan  seka- 

lipun. Perlu ada perubahan dalam hakikat hubungan se- 

hingga apa yang beku dapat kembali mencair, dan spon- 

tanitas serta kreativitas dapat berjalan kembali dengan 

lancar. Jadi, alam bawah sadar penanya menyarankan 

agar hubungan antarpribadi tertentu yang ditanyakan 

oleh penanya ditinjau kembali dan diusahakan agar ter- 

jadi pergerakan ke arah lain. jika  hubungan terlalu 

dekat, perlu diambil jarak sehingga penanya dapat lebih 

objektif. jika  terlalu dingin, penanya perlu berusaha 

untuk lebih dekat agar dapat lebih memahami. Hanya itu 

yang perlu dilakukan, dan memang tidak perlu terlalu 

drastis. Cukup agar ada perubahan yang dapat dirasakan 

sehingga spontanitas dan kreativitas dapat berjalan. 

 

 

[XIV] Temperance 

Temperance yaitu  simbol dari mengalirnya usaha- 

usaha dua arah. Ada yang diberikan kepada orang lain 

oleh penanya, dan ada yang diterima oleh penanya dari 

pihak lain. sebab  ada sesuatu yang mengalir dalam ak- 

tivitas timbal balik ini, maka Temperance juga menyim- 

bolkan penyembuhan. Ada sesuatu di diri penanya yang 

disembuhkan oleh pihak lain, dan 

ada kekurangan di pihak lain yang 

bisa diisi oleh penanya. Saran dari 

alam bawah sadar penanya berupa 

dorongan agar dilakukan inisiatif 

untuk memulai proses itu, proses 

timbal balik berupa aktivitas fisik 

sehingga apa yang kurang di diri ma- 

sing-masing dapat saling terisi. Beda 

arketipe ini dengan yang lain yaitu  

pada penekanannya. Temperance 

lebih menekankan “sharing” secara 

fisik dalam bentuk aktivitas yang dijalankan bersama. Se- 

dangkan arketipe lain lebih menekankan “sharing” ber- 

bentuk mental atau emosional. Sebagai suatu arketipe, 

Temperance juga merupakan simbol penyembuhan fisik, 

atau potensi untuk mengaktualisasikan suatu rekonsili- 

asi secara fisik. 

 

 

[XV] The Devil 

The Devil yaitu  iblis. Simbol ini 

dikenal sebagai roh penggoda ma- 

nusia dengan iming-iming hal ter- 

tentu yang digandrungi. jika  

manusia tergoda, ia akan terikat se- 

lamanya kepada si iblis dan tidak da- 

pat melepaskan dirinya lagi. Secara 

rasional, hal kegandrungan kepada 

sesuatu itu dapat diartikan sebagai 

suatu obsesi. Dan, obsesi yaitu  arti 

dari kartu arkana mayor yang satu 

ini. jika  kartu ini muncul, berarti hal yang ditanyakan 

memang benar-benar diinginkan oleh penanya, bahkan

 

 

 

 

26                                                                                                                                                                                                27

  

 

benar-benar memenuhi hati dan pikirannya sehingga 

menjadi semacam obsesi. Tentu saja hal itu normal. Se- 

tiap orang memiliki obsesi tertentu dalam saat tertentu. 

Namun, obsesi yang telah melewati waktu yang sewa- 

jarnya bukanlah hal yang sehat, sehingga alam bawah 

sadar penanya merasa perlu untuk menyarankan agar 

obsesi itu ditinggalkan. Itulah pesan dari kartu ini jika  

muncul: hentikan obsesi itu. 

 

 

[XVI] The Tower 

The Tower yaitu  intervensi lang- 

sung dari Yang Maha Esa dalam ke- 

hidupan penanya. Bentuk pastinya 

seperti apa memang tidak dapat lang- 

sung diketahui, yang jelas ada inter- 

vensi langsung berupa sesuatu yang 

datang tiba-tiba tanpa direncanakan 

dan diharapkan. Mengapa ada inter- 

vensi dari Yang Maha Esa? sebab  

ada kebekuan di kehidupan si pena- 

nya,  dan  si  penanya  merasa  tidak 

dapat mengambil jalan lain lagi. sebab  ada kebekuan dan 

hakikat dari alam semesta yaitu  pergerakan, maka 

muncullah intervensi itu. jika  kartu itu muncul di 

posisi masa depan, maka penanya haruslah diberikan 

pengertian agar bersiap-siap untuk menghadapi sesuatu 

yang akan segera muncul di kehidupannya. Sesuatu yang 

mendadak muncul dapat berakibat baik, dapat juga ber- 

akibat buruk. Namun, jika  penanya sudah siap untuk 

menghadapi situasi apa pun, bahkan situasi yang paling 

buruk, ia masih memiliki kesempatan untuk menghadapi- 

nya dengan dewasa sehingga membawa kebaikan. 

[XVII] The stars 

The Stars yaitu  alam semesta atau 

kosmos. Alam luas yang mencakup 

bumi, bulan, matahari, dan bintang- 

bintang. Artinya yaitu  dunia luas di 

mana penanya hidup, bukan hanya 

dunia sehari-hari berupa orang atau 

hal itu-itu saja yang ditemuinya se- 

cara rutin. Sebagai suatu sumber 

energi atau arketipe, the Stars yaitu  

potensi yang dimiliki oleh penanya 

untuk meluaskan cakupan lingkung- 

an pergaulannya dengan mereka yang sebenarnya telah 

diketahuinya namun  belum ditemuinya secara intensif. Sa- 

ran dari alam bawah sadar yaitu  agar orang-orang itu 

ditemui sebab  akan ada pertukaran informasi yang akan 

berguna bagi penanya. Akan ada perluasan perspektif 

atau cara pandang, bahkan berpotensi untuk mengubah 

cara pandang yang selama ini dipegang oleh penanya. 

Alam semesta ada untuk dieksplorasi, untuk ditemui, di- 

mengerti, dan diinkorporasikan ke dalam diri. Pengertian 

dari dunia luas selalu memiliki potensi untuk menjadi 

pengertian pribadi dari si penanya. Implisit di sini yaitu  

upaya penghilangan rasa takut, sebab  ketakutan ada- 

lah yang menghalangi orang untuk menjadi diri sendiri 

dan berkomunikasi secara terbuka dengan alam semesta 

(lingkungan baru, pemikiran baru, agama lain, dan seba- 

gainya). 

 

 

[XVIII] The moon 

The Moon yaitu  sumber energi berupa naluri-naluri 

yang ada di alam bawah sadar penanya. Naluri yaitu  

kemampuan untuk melakukan sesuatu tanpa tahu apa

 

 

 

 

28                                                                                                                                                                                                29

  

 

sebabnya. Yang diketahui hanyalah 

bahwa ada sesuatu yang perlu di- 

lakukan, dan itu dapat dilakukan 

jika  ada kemauan. Naluri atau 

insting berada di dalam alam bawah 

sadar manusia dan dapat dibawa ke 

dalam alam kesadaran. Spesifiknya 

dapat berupa bakat dalam bidang 

tertentu, misalnya bakat seni, bakat 

bisnis, bakat bergaul, dan lain-lain. 

Namun, itu semua masih berupa po- 

tensi saja sebab  belum didayaguna- 

kan. Munculnya kartu arkana mayor The Moon memper- 

lihatkan kepada penanya bahwa naluri di bidang tertentu 

yang dimilikinya belum digunakan. Dan, sarannya yaitu : 

gunakan! jika  naluri itu digunakan, penanya akan se- 

makin bertambah kemampuannya untuk lebih mengerti 

sesama manusia, untuk lebih mengerti apa yang harus di- 

lakukannya agar masalah yang dihadapinya dapat terse- 

lesaikan. Memang hal itu lebih ke hubungan antarpribadi 

atau energi empati. 

 

 

[XIX] The sun 

The Sun yaitu  simbol dari kemam- 

puan menghasilkan materi yang ber- 

limpah-limpah dari pekerjaan yang 

dilakukan, sekaligus potensi untuk 

menikmatinya. Ada sesuatu yang da- 

pat dilakukan oleh penanya, dan po- 

tensinya memang besar dalam aspek 

pemasukan. Tentu saja pemasukan 

dapat berarti materi, penghargaan, 

atau    bahkan    kesempatan    untuk 

mempraktikkan bakat dan minat. Yang jelas, potensi itu 

sekaligus mengisyaratkan bahwa sesuatu yang diterima 

itu juga akan dinikmati. Ada pemasukan yang disimpan 

atau dipergunakan untuk investasi berikutnya, namun  the 

Sun tidak demikian. Yang masuk akan dinikmati, dipergu- 

nakan, dan bukan hanya disimpan belaka. Saran dari alam 

bawah sadar juga di arah yang sama: Nikmatilah hidup 

Anda! jika  selama ini penanya terlalu khawatir akan 

keuangannya sehingga terlalu hemat, maka melalui kartu 

ini alam bawah sadarnya memberikan petunjuk agar mu- 

lai menikmati hidup. 

 

 

[XX] Judgement 

Judgement secara harfiah berarti 

penghakiman. Kenapa penghakim- 

an? sebab  ada yang perlu dinilai: be- 

nar atau salah, baik atau buruk, lebih 

banyak baiknya atau buruknya. Ben- 

tuk simbolnya yaitu  manusia mati 

yang dibangkitkan kembali pada hari 

akhir (kiamat) untuk dihakimi. Na- 

mun, itu hanya simbol. Artinya ada- 

lah bahwa manusia harus berubah 

secara drastis, harus berubah total 

agar dapat menghadapi tantangan-tantangan baru yang 

ada di hadapannya. Penulis yang sekarang tidak sama 

dengan lima tahun lalu sebab  penulis telah berubah 

drastis, dan sebab  telah berubah drastis, maka penulis 

sanggup menghadapi tantangan hidup di masa kini. Dan, 

perubahan drastis dalam kehidupan harus dimulai dari 

diri sendiri. Itulah pesan dari sumber energi di arketipe 

ini: harus berubah seolah-olah lahir kembali menjadi ma- 

nusia baru! Menjadi manusia baru berarti tidak memper-

 

 

 

 

30                                                                                                                                                                                                31

  

no. nama kartu unsur 

0 The Fool Udara 

1 The Magician Udara 

2 The High Priestess Air 

3 The Empress Tanah 

4 The Emperor Api 

5 The Hierophant Tanah 

6 The Lovers Udara 

7 The Chariot Air 

8 Strength Api 

9 The Hermit Tanah 

10 Wheel of Fortune Api 

11 Justice Udara 

12 The Hanged Man Air 

13 Death Air 

14 Temperance Api 

15 The Devil Tanah 

16 The Tower Api 

17 The Star Udara 

18 The Moon Air 

19 The Sun Api 

20 Judgement Api 

21 The World Tanah 

 

 

hitungkan apa yang ada di belakang dan segala sesuatu 

yang negatif di masa lalu, segalanya itu dianggap tidak ada 

sehingga penanya dapat memulainya kembali seperti 

seorang bayi yang baru lahir. 

 

 

[XXI] The World 

The World yaitu  simbol dari me- 

nyatunya  semua  elemen  kehidup- 

an secara harmonis di kehidupan 

seseorang sehingga apa yang telah 

dimulainya di masa lalu kini telah 

tercapai. Dengan kata lain, segala tu- 

juan-tujuan yang dicanangkan oleh 

seseorang ketika memulai suatu 

usaha tertentu telah tercapai. Tujuan 

tercapai, itulah arti dari arketipe ini. 

jika   tujuan  telah  tercapai,  apa 

yang harus dilakukan? Bersyukur, tentu saja. Dan, ber- 

syukur yaitu  yang disarankan oleh alam bawah sadar 

penanya jika  kartu ini muncul. Bersyukur sebab  apa 

yang ditargetkan telah tercapai. Bersyukur bahwa seka- 

rang akan ada hal lain lagi yang harus mulai dicanangkan 

dan dikejar. Bersyukur bahwa hal baru yang ditargetkan 

untuk dicapai itu bahkan mungkin sebenarnya telah ter- 

capai secara potensial rohaniah. Yang diperlukan hanya- 

lah menjalankannya saja. 

 

 

2.1 Elemen  dari Arkana Mayor 

 

Ada pertanyaan yang mungkin muncul dalam diri Anda, 

“Apakah kartu arkana mayor bobotnya lebih tinggi dari- 

pada kartu-kartu arkana minor?” Bagi penulis itu relatif, 

bisa ya dan tidak. Oleh sebab  itu, penulis merekomen- 

dasikan agar Anda membacakan (meramalkan) tarot 

sebanyak-banyaknya untuk orang-orang yang tidak dike- 

nal, sehingga nantinya Anda akan tahu sendiri. 

Kartu arkana mayor terbagi juga ke dalam empat ele- 

men dasar. Ini dapat ditemukan di buku-buku pelajaran 

tarot, namun  dapat Anda temukan di sini sebab  hal ini 

termasuk yang harus dihafal oleh mereka yang serius 

mempelajari tarot. 

 

 

Arkana Mayor:

 

 

 

 

32                                                                                                                                                                                                33

  

 

Jika empat elemen arkana minor (Wands, Swords, Cups, 

Pentacles) dianalogikan memiliki kesejajaran dengan em- 

pat fungsi kepribadian Jung (Rasio, Emosi, Intuisi, Peng- 

indraan) dan Sedulur Papatnya dalam Kejawen, maka ele- 

men arkana mayor sejajar dengan konsep simbol-simbol 

arketipe Jung dan Pancer yang kesemuanya (baik Jung 

maupun Kejawen) memiliki pengertian yang kurang lebih 

yaitu  pusat kehidupan kita masing-masing atau ego. 

Jadi,  empat  elemen  arkana  minor  yaitu   “Ada”  yang 

menandai keterlemparan manusia ke dalam dunia, lalu 

muncullah arkana mayor sebagai “meng-Ada” atau pros- 

es perjalanan hidup manusia dengan memaknakan dan 

merefleksikan  pesan-pesan  dari  semesta  pada  dirinya. 

Manusia berada dalam Semesta, Semesta berada dalam 

manusia. Proses meng-Ada inilah yang kerap tak terjadi 

pada manusia yang membiarkan diri larut dalam keseha- 

rian. 

 

 

2.2 Harmonisasi Elemen 

 

Sampai di sini, kita telah sampai pada filosofi dasar dari 

semesta dan peran psikologi tarot di dalamnya. Level 

pemikiran ini, jika memang benar-benar dikuasai, sebe- 

narnya sudah membuat Anda mampu untuk menguasai 

psikologi tarot dengan baik. Oleh sebab  itu, rasanya 

tanggung jika tak sekalian mengeksplorasi lebih jauh ra- 

nah pemahaman ini. Sekalian saja penulis menambahkan 

aksioma dasar elemen-elemen tarot yaitu, bahwa keem- 

pat elemen itu tidak selalu harmonis jika  berdamp- 

ingan dengan lainnya. Ini suatu level pemahaman yang 

lebih sulit. 

•    Elemen Api berlawanan dengan Elemen Air. 

• Elemen Udara berlawanan dengan Elemen Ta- 

nah. 

•    Elemen Api bersesuaian dengan Elemen Udara. 

•    Elemen Air bersesuaian dengan Elemen Tanah. 

•    Elemen Api netral terhadap Elemen Tanah. 

•    Elemen Udara netral terhadap Elemen Air. 

 

 

Pengertian harmonisasi dan disharmonisasi elemen-ele- 

men ini harus dikuasai sebagai naluri kedua oleh seorang 

pembaca (peramal) tarot. Hanya ada enam pengertian 

itu, dan untuk menghafalnya tidaklah sukar. Namun, juga 

tidak gampang jika pikiran kita masih terjebak dalam 

batasan-batasan seperti bahasa verbal, rasionalitas, em- 

pirisisme, dan hal-hal sejenisnya. Itu semua akan men- 

ghalangi Anda untuk terhubung dengan nirsadar kolektif. 

Sulitnya yaitu , pada saat yang sama pun kita harus aktif 

sekaligus pasif. Nah, jika Anda masih terjebak dalam ba- 

hasa verbal, itu tak akan terpahami dengan Anda sebab  

dalam tata bahasa, apa yang aktif akan menjadi negasi 

bagi apa yang pasif. Padahal dalam realita, justru kedua- 

nya dapat muncul bersamaan. 

Pada saatnya, kita harus langsung dapat menilai suatu 

tebaran kartu tarot hanya dengan melihat elemen-ele- 

mennya, sebab  elemen menyatakan atmosfer dasar 

(basic mood) dari seluruh tebaran. Secara umum, arti 

tebaran dapat dilihat dari elemen-elemennya saja. Inilah 

titik pasifnya. Jadi, seorang psikolog tarot pada titik ini 

“membiarkan” imaji-imaji atau simbol-simbol dari kartu 

beserta pesannya masuk ke dalam diri. Namun, pada saat 

yang sama ia juga aktif sebab , untuk lebih spesifik, arti 

dari tiap kartu harus diinkorporasikan ke dalam pewaca- 

naan.

 

 

 

 

 

34                                                                                                                                                                                                35

TAROT DAN PSIKOLOGI SIMBOL  

 

 

Apakah mayor dan minor diperlakukan berbeda da- 

lam pembacaannya atau sama saja dan bergantung pada 

jawaban dari alam intuisi? Seperti sudah disinggung di 

atas, secara umum kita memberi bobot lebih berat ke- 

pada arkana mayor, namun  ini tidak selalu. Jadi, benar jika 

dikatakan bergantung pada jawaban dari alam intuisi. Ini 

juga suatu titik di mana kita harus sadar bahwa kita sebe- 

narnya bukan tengah membicarakan kartu-kartu, namun  

hanya meninjau hal-hal mendasar dari suatu pewaca- 

naan atau peramalan berdasarkan imajinasi dari kartu 

tarot. Suatu pewacanaan hanyalah puncak dari suatu 

gunung es. Gunung esnya yaitu  persiapan sebelumnya 

dan pengertian-pengertian tentang intuisi, meditasi, dan 

spiritualisasi yang akan diuraikan dalam pembahasan 

berikutnya. 

Bab 3 

 

 

Mengenal dan Memahami 

Kartu Arkana Minor 

 

“We choose our joys and sorrows long before we experience them.” 

–Khalil Gibran 

 

 

 

 

 

 

 

 

Arkana minor yaitu  56 kartu tarot yang melambangkan 

tindakan-tindakan di dalam kehidupan manusia. Ada tin- 

dakan yang dilakukan dalam bentuk fisik semata, dan itu 

dinyatakan oleh kartu-kartu berelemen Api (Wands). Tin- 

dakan secara mental intelektual, termasuk komunikasi 

lisan dan tulisan, dinyatakan oleh kartu-kartu berelemen 

Udara (Swords). Tindakan yang melibatkan emosi atau 

hubungan antarpribadi dinyatakan oleh kartu-kartu ber- 

elemen Air (Cups). Dan, tindakan-tindakan yang melibat- 

kan hal-hal konkret seperti mengalirnya transaksi uang, 

pemberian penghargaan, dan sebagainya akan dinyata- 

kan oleh kartu-kartu berelemen Tanah (Pentacles). Tentu 

saja jarang sekali perilaku manusia semata-mata hanya 

berdasarkan salah satu elemen itu saja: Api, Udara, Air, 

atau Tanah. Kebanyakan tindakan kita selalu melibatkan 

keempat unsur itu: tindakan secara fisik yang diikuti oleh 

pertukaran mental intelektual maupun emosi; selain ada 

juga elemen tawar-menawar. sebab nya, untuk arti yang 

akurat tetap diperlukan intuisi dalam pembacaan tarot 

sesungguhnya.

 

 

 

36


 

Di bawah ini penulis akan menuliskan arti kartu-kar- 

tu arkana minor secara umum; maksudnya, arti kartu- 

kartu di dalam ruang vakum ketika pertimbangan lokal 

dan temporal tidak ada. Konteks pertanyaan yang sangat 

menentukan arti spesifik kartu dalam pembacaan sebe- 

narnya juga tidak diformulasikan. Hal ini perlu diperte- 

gas kembali sebab  ketika kita berada dalam situasi pem- 

bacaan sebenarnya, konteks pertanyaan selalu relevan, 

sehingga arti kartu yang diberikan di bawah ini otomatis 

akan mengikuti konteks spesifik dari pertanyaan yang 

tentu saja berbeda-beda. 

 

 

3.1 Arkana  Minor Elemen Api (Wands) 

 

ace of Wands 

Ace of Wands berarti sumber ke- 

kuatan untuk melaksanakan suatu 

rencana telah ada dan tinggal men- 

jalankannya. Tanpa perlu dipikirkan 

kembali bagaimana melaksanakan- 

nya, dan bahkan tanpa perlu mem- 

pertimbangkan  keberatan  pihak 

lain maupun keperluan mengum- 

pulkan modal untuk memulainya. 

Two of Wands 

Two of Wands yaitu  pekerjaan yang 

telah dimulai dan sudah ber- jalan 

sekitar 20%. Jadi, perjalanan- nya 

masih panjang agar pekerjaan atau 

tugas itu selesai. Namun, ener- gi 

yang dimiliki masih banyak, se- 

hingga tidak banyak masalah berarti. 

Ini yaitu  periode “bulan madu”, ke- 

tika seseorang baru saja memasuki 

pekerjaan baru. 

 

 

Three of Wands 

Three of Wands yaitu  pekerjaan 

yang sudah menunjukkan gejala akan 

sukses, meskipun jalannya masih 

panjang. Masih banyak yang perlu 

dikerjakan sehingga posisi yang 

dicanangkan dapat dipegang dengan 

aman dan mampu berjalan dengan 

sendirinya. 

 

 

 

Four of Wands 

Four of Wands yaitu  pengakuan 

pertama bahwa pekerjaan yang di- 

jalankan itu sudah berhasil. Sudah 

ada keberhasilan yang terlihat da- 

lam arti pencapaian secara fisik. Jika 

mengikuti analogi maraton, Four of 

Wands yaitu  sukses dalam tahap 

pertama, namun  masih ada tahapan 

berikutnya yang harus dilalui.

 

 

 

 


 

Five of Wands 

Five of Wands yaitu  persaingan 

fisik untuk memenangkan peker- 

jaan yang ditangani. Banyak pihak 

lain yang juga bergerak di jalur yang 

sama, sehingga mau tidak mau akan 

terjadi  usaha  saling  menyikut.  Be- 

rat secara fisik, namun  bukan berarti 

tidak dapat diatasi. 

 

 

 

 

 

six of Wands 

Six of Wands yaitu  sukses yang da- 

pat dibanggakan di hadapan lebih 

banyak orang. Boleh dikatakan ini 

yaitu  sukses di tahap kedua. Lebih 

dari separuh usaha yang harus di- 

jalani  telah  dijalani  dengan  sukses 

,sehingga kebanggaan diri bertam- 

bah. 

 

 

 

seven of Wands 

Seven of Wands yaitu  kemampuan 

untuk bertahan di puncak kemam- 

puan sehingga tidak perlu lagi ber- 

lari ke sana-kemari untuk menan- 

gani pekerjaan. Apa yang harus di- 

lakukan akan datang dengan sendi- 

rinya, dan energi yang dikeluarkan 

tidaklah sebesar apa yang biasanya 

dikeluarkan di masa lalu. 

eight of Wands 

Eight of Wands yaitu  perluasan 

atau ekspansi kerja secara cepat ke 

segala arah. sebab  kemampuan te- 

lah terbukti, segalanya kini berjalan 

dengan cepat, bahkan seolah-olah 

berjalan dengan sendirinya, otoma- 

tis tanpa ada yang mengendalikan 

dengan penuh kesadaran seperti 

pada saat memulai usaha. 

 

 

 

nine of Wands 

Nine of Wands yaitu  tahap terakhir 

ketika harus maju menuntaskan apa 

yang telah dimulai. Pertanyaannya: 

Apakah akan mengambil tantangan 

itu sehingga apa yang dimulai akan 

tuntas? jika  mau, tantangan da- 

pat diambil sebab  tenaga untuk 

mencapainya masih ada. 

 

 

 

Ten of Wands 

Ten of Wands yaitu  beban yang luar 

biasa berat secara fisik yang harus 

ditanggung. Memang sukses, namun  

kesuksesan itu tidak datang dengan 

cuma-cuma. Ada harga yang harus 

dibayar berupa pengorbanan diri  

menanggung  beban  pekerjaan

 

 

 

 

40                                                                                                                                                                                                41


 

yang terus-menerus datang sehingga bukan kenikmatan 

melainkan penderitaan yang dialami. 

 

 

Page of Wands 

Page of Wands berarti kabar gembira 

tentang pekerjaan. Atau, dapat juga 

berarti seseorang, yaitu pria atau 

wanita muda dengan ciri-ciri seba- 

gai berikut: periang, bersifat penuh 

petualangan, bertindak gegabah 

(bertindak lebih dahulu dan ber- 

pikir belakangan), dan tidak terlalu 

memedulikan perasaan pihak lain 

atau tidak sensitif. 

 

 

 

knight of Wands 

Knight of Wands berarti situasi yang 

berjalan terus tanpa perlu menoleh 

ke belakang. Ada energi yang ber- 

gerak dengan sendirinya, meskipun 

belum tentu membawa hasil secara 

nyata. Atau, dapat juga berarti orang 

sesungguhnya dalam konteks yang 

ditanyakan. jika  orang, kemung- 

kinan besar orang tersebut berusia 

sekitar 30 tahun dan berposisi me- 

nengah di dalam organisasi. Sifatnya 

seperti api: langsung bertindak dan tidak terlalu banyak 

berpikir atau bermain perasaan. 

Queen of Wands 

Queen of Wands berarti suatu situ- 

asi usaha atau bisnis yang dijalank- 

an secara andal. Atau, dapat berarti 

orang sesungguhnya di kehidupan 

penanya: istri penanya, atasan pe- 

nanya, atau rekan kerja penanya. 

Dan, biasanya memang melam- 

bangkan seorang wanita yang ber- 

sifat keras dalam melaksanakan ke- 

mauannya. Seorang wanita karier 

yang  tidak  emosional  dan  bahkan 

cenderung bersifat maskulin. 

 

 

king of Wands 

King of Wands berarti kemampuan 

untuk melaksanakan pekerjaan 

melalui banyak orang. Ada banyak 

orang yang dapat diberi berbagai 

macam tugas sehingga segalanya 

akan berjalan dengan lancar. Atau, 

dapat juga melambangkan orang 

sesungguhnya dalam kehidupan 

penanya: bisa suami, atasan, rekan 

kerja, dan sebagainya. Yang jelas, 

simbol ini biasanya memperlihatkan 

seorang pria yang sangat mampu untuk melaksanakan 

kemauannya tanpa perlu berkomunikasi maupun berem- 

pati secara panjang lebar dan komprehensif. A man of ac- 

tion.

 

 

 

 

 

 

 

 



 

3.2. Arkana  Minor Elemen Air (Cups) 

 

ace of Cups 

Ace of Cups yaitu  simbol kekuat- 

an emosional yang berada di dalam 

situasi tertentu, atau bahkan di diri 

seseorang. Kekuatan emosional ber- 

arti pertimbangan-pertimbangan 

berdasarkan perasaan: bisa rasa 

suka, rasa tidak suka, atau bahkan 

rasa tak peduli. Dan, itu berimplikasi 

kepada hubungan antarpribadi yang 

dijalankan. 

 

 

 

Two of Cups 

Two of Cups yaitu  keterikatan emo- 

sional dengan orang atau hal terten- 

tu. Dapat dengan pasangan hidup, 

kekasih, bahkan dengan pekerjaan 

atau hobi. Kelekatan itu dapat dira- 

sakan seolah-olah menjadi bagian 

dari diri sendiri, meskipun sebe- 

narnya itu yaitu  orang yang berbe- 

da, atau bahkan sesuatu hal di luar 

diri sendiri. 

Three of Cups 

Three of Cups yaitu  simbol dari 

lingkungan pergaulan yang dekat 

dengan diri; sedemikian dekatnya 

sehingga dapat saling menikmati ke- 

hadiran satu sama lain bahkan untuk 

waktu yang relatif sering atau terus- 

menerus. Ada suatu perasaan sena- 

sib yang dapat dibagi dan ada suatu 

kelekatan dengan pribadi-pribadi 

lain yang mirip. 

 

Four of Cups 

Four   of   Cups   merupakan   simbol 

dari perasaan yang ingin mengalami 

kembali puncak kebahagiaan seperti 

yang pernah dialami di masa lalu. 

Ada ketidakpuasan dan ketidak- 

mengertian mengenai emosi yang 

dikejar itu. Kenapa tidak bisa dirasa- 

kan lagi? Dan, emosi itu akan terus 

dikejar dengan akibat fatal: tidak 

tercapai. 

 

 

Five of Cups 

Five of Cups yaitu  situasi tengah 

antara memberi dan menerima se- 

cara emosional. Antara memberi 

tanpa pamrih dan mengharap un- tuk 

memperoleh empati emosional 

dalam kadar yang sama. Akibatnya 

yaitu  rasa kecewa sebab  dalam 

perhitungan untung rugi hubungan

 

 

 

 

44                                                                                                                                                                                                45


 

antara pribadi, setiap orang selalu merasa bahwa diri- 

nyalah pihak yang memberi lebih dibandingkan pihak 

lainnya. 

 

 

six of Cups 

Six of Cups yaitu  keadaan di mana 

diri selalu teringat kepada seseorang 

atau   hal   yang   sangat   menyentuh 

hati dan melekat selamanya bahkan 

hingga saat ini. Hal itu dapat berupa 

situasi di masa kecil; seseorang yang 

bertemu di masa lalu; atau suatu 

memori manis yang, meskipun tidak 

diperhatikan, selalu muncul kem- 

bali dan menempati satu relung per- 

manen di dalam hati. 

 

 

seven of Cups 

Seven of Cups melambangkan ha- 

rapan-harapan emosional tentang 

hubungan-hubungan yang akan di- 

bina dengan berbagai macam orang, 

meskipun itu baru berupa angan- 

angan belaka. Situasi ini melibatkan 

banyak fantasi dan imajinasi yang di- 

gerakkan oleh diri sendiri sehingga 

seolah-olah nyata padahal itu hanya 

ada di pikiran saja. 

eight of Cups 

Eight of Cups melambangkan orang 

banyak yang hubungannya sudah 

sedemikian  erat  dengan  diri  sen- 

diri sehingga sudah dianggap se- 

bagai anggota keluarga atau teman 

dekat, dengan implikasinya bahwa 

pertimbangan-pertimbangan dari 

orang banyak itu akan memengaruhi 

hubungan antarpribadi dan keputus- 

an yang diambil oleh diri sendiri. 

 

nine of Cups 

Nine of Cups yaitu  situasi di mana 

diri sudah tidak lagi membedakan 

antara berbagai jenis teman yang 

ditemuinya; suatu situasi di mana 

diri sudah dapat menerima apa pun 

yang ditemuinya, dan tidak lagi terpe- 

ngaruh oleh siapa yang menemani- 

nya atau ditemuinya saat itu. Kunci 

dari simbol ini yaitu  kemampuan 

untuk menikmati hubungan pribadi. 

 

 

Ten of Cups 

Ten of Cups merupakan simbol dari 

situasi di mana diri dibutuhkan oleh 

banyak orang dari berbagai kalang- 

an, baik tua, muda, penting, maupun 

biasa-biasa saja. Banyak orang yang 

membutuhkan  kehadirannya  dan 

hal itu akan dirasakan oleh dirinya 

sebagai sesuatu yang membawa ke- 

bahagiaan. Kebahagiaan yang terbe-

 

 

 

46                                                                                                                                                                                                47


 

sar ketika dapat memberikan apa yang ada di dirinya dan 

dibutuhkan oleh orang banyak tanpa pilih kasih. 

 

 

Page of Cups 

Page   of   Cups   merupakan   simbol 

dari situasi yang memerlukan pe- 

nanganan   ekstra   hati-hati   sebab  

ada seseorang yang sangat sensitif 

secara emosional terlibat di dalam- 

nya. Atau, dapat juga melambangkan 

seseorang dengan ciri-ciri: naif, in- 

tuitif, pendiam, dan berusia sekitar 

20 tahun. Gender bisa pria ataupun 

wanita. 

 

 

 

knight of Cups 

Knight of Cups berarti penciptaan 

hubungan-hubungan antarpribadi 

yang baru. Ada perluasan hubungan 

sehingga hubungan yang ada selama 

ini seolah ditinggalkan. Atau, dapat 

juga melambangkan seseorang yang 

selalu ingin mengeksplorasi hubung- 

an-hubungan baru, berkarakter baik 

hati dan tulus, serta berusia sekitar 

30 tahun. 

Queen of Cups 

Queen of Cups yaitu  situasi yang 

menyesakkan secara emosional. Ada 

tuntutan-tuntutan agar kekosongan 

emosional seseorang dapat dipenuhi 

tanpa bisa dimengerti alasannya. 

Kartu ini dapat memperlihatkan se- 

seorang dalam kehidupan penanya 

dengan ciri-ciri: wanita berusia seki- 

tar 40 tahun atau lebih, penggerutu, 

pendiam, penuntut, dan manja. 

 

 

king of Cups 

King of Cups yaitu  situasi yang ter- 

kendali, namun  terasa menggantung 

sebab  ada hal-hal yang seharusnya 

dikerjakan namun  diabaikan. Jika ada 

seseorang di dalam kehidupan pe- 

nanya, maka ciri-cirinya yaitu : pria 

berusia sekitar 40 tahun atau lebih, 

baik hati, penuh pengertian dan pe- 

nerimaan, namun  pasif dalam inisi- 

atif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

48                                                                                                                                                                                                49


 

3.3. Arkana  Minor Elemen Udara (Swords) 

 

ace of swords 

Ace of Swords yaitu  simbol kekuat- 

an mental yang sanggup memecah- 

kan masalah apa pun secara mental. 

Ada penalaran dan pembuatan ke- 

simpulan melalui cara induktif dan 

deduktif, meskipun tidak selalu se- 

cara formal. Dan, ada sesuatu yang 

dikomunikasikan dengan efektif, 

baik terhadap diri sendiri maupun 

pihak lain. 

 

 

Two of swords 

Two of Swords yaitu  simbol situasi 

di mana seseorang harus mengambil 

keputusan: Apakah alternatif per- 

tama atau alternatif kedua? Apakah 

harus jalan terus atau harus dihen- 

tikan? Dan, kedua alternatif terakhir 

yang harus diputuskan itu biasa


Share:

POPULAR

TRANSLATE

Privacy Policy

viewer

Penulis

Foto saya
saya mahluk lain asli cuma hanya sekedar asal asalan berpura pura menjadi penulis kecil kecilan saja tanpa tujuan tanpa arti ini tulisan sederhana yang tidak menarik tidak bisa dipahami terlalu berbelit Belit

SEARCH