keti ka sebagi an besar pend apatan ya n g dihasil kan
oleh sektor pariwisata tidak ber eda r di dal am per e konomi an lokal,
melainkan mengali r keluar dari daer ah atau negara te rsebut,
terutama ke negara - ne ga ra t empat be rbasis n ya perus ahaan -
perusaha an besar ya n g mendominasi indus tri pariwisata di suatu
daerah.
Sebagai contoh, di Bali , sebuah desti nasi wisat a dunia,
kebocoran ekonomi tela h menjadi isu penti ng. Peneli ti an pada
tahun 2012 menunjukka n bahwa hotel berbinta ng int e rnasional
mengalami kebocor an sebesar 55.31 %, semen tara hotel non -
bint ang memil iki tingka t kebocoran ya n g lebih rendah, han ya
2.0%. Hal ini menunju kkan bahw a seb a gian besar pendapat an
dari sektor pariwisat a di Bali , khususn ya d a ri hotel berbintan g,
mengali r keluar dari pere konomi an lokal (N. A. Maulana, 2022) .
Dampak Pariwisata Halal terhadap Ekonomi dan Mas ya rak at | 41
Efek dari fenomena ini adalah bahwa, m eskipu n
pariwisata dapat m eningkatk an pend apatan sec ara kes eluruh an,
kontribusi n ya terh adap perekonomi an lokal mun gkin lebih kecil
dari ya n g diharapk an. Hal ini dapat mengakibatka n keti dakpuasan
di kalan gan m as ya r akat lokal dan men gur an gi m anfaat ekonomi
dari indus tri pariwisata. Untuk mengatasi mas alah kebocor an
ekonomi ini , diperlukan strate gi dan kebij akan yang cermat dari
pemerint ah. Bebe rapa l a ngkah ya n g bisa diambil meliput i:
a. P emberda ya an Ekonomi Lok al - Men gemban gk an kapasit as
dan keterampi lan mas ya rakat lokal agar dap at berpartisi pasi
akti f dalam indus tri p ari wisata.
b. P engatur an Kep emi li kan - Membatasi kepem il ikan asing
dalam prop erti dan bisni s pariwisata, dan mendoron g
kemi traan den gan pelaku bisni s lokal.
c. P ajak dan Insentif - Me mperkenalkan atau men aikkan pajak
atas pe rusaha an pa riwisata asin g dan menggun akan
pendapatan ters ebut untuk mendanai pro ye k - pro ye k
pemban gunan lokal.
d. P engemb an gan Produk Lokal - Mendoron g pengguna an
produk dan la yan an lokal oleh bisni s pariwisata.
e. P endidi kan dan Kesa daran - Meningk atkan kesad aran
mas ya rak at lokal tentan g man faat dan risiko pari wisata, serta
memberikan pel ati ha n untuk membantu mereka
memanfaatk an peluan g dalam indus tri ini.
Den gan pendekat an yan g tepat dan kebij akan ya n g sesu ai,
indus tri pariwisata dap at menjadi sumb er pe ndapatan yan g
berkelanjutan ba gi da er ah dan ne gar a, sambi l memini malkan
dampak negati f seperti k ebocoran ekonomi .
42 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
4.3 Pemberdayaan Masyarakat Lokal
S uparsa et al., (2022) , berpendap at bahw a tuj uan dari
pengemban gan pariwis ata bukan han ya tent ang menambah
pemasukan ne g ar a mel a lui devisa, tapi ju ga be rperan seba gai
penggerak pemb an gun an. Ada delapan manfaat yan g
diungkapk ann ya dari pengemban gan pariwisat a, sepe rti: (1)
meningkatk an pelu an g usaha, (2 ) membe ri lebih ban ya k lap an gan
pekerja an, (3) menin gkatk an pemasuk an dar i pajak, (4)
menaikkan pendap atan nega ra, (5) memp ercep at proses
pemerata an pend apatan di tingkat nasional, (6) menambah nil ai
dari produk - p roduk keb uda ya an, (7) m eleba rka n pasar produk
domesti k, dan (8) mencip takan efek berlipat pada ekonomi karen a
pengel uar an yan g dil a kukan oleh wisatawan, investor, dan
perda gan gan lokal.
Meskipun pen gemban ga n pariwisata memb erika n ban ya k
keuntungan ekonomi , t anpa peren cana an ya n g matan g, bisa
berujung pada dampak ya n g tidak dii n ginkan. Adapun dampak
ekonomi tersebut, sep er ti yan g dij elaskan oleh Sudiarta et al.,
( 2021) adal ah:
a. Terbentukn ya lap an gan p ekerjaan yan g serin g kali tidak
membutuhkan keterampi lan khusus.
b. Kenaikan har ga pada ba r ang dan jasa.
c. P eningkatan nilai prop ert i di area pa riwisata.
d. Tempat tuj uan den gan pa riwisata musi man dapat memberikan
sunt ikan pendapatan tam bahan untuk penduduk lo kal.
e. Kenaikan dalam pen ye di aan l a yanan kes ehatan dan
kepoli sian.
f. Masalah dapat muncul te rkait ketersedia an dan ter jangk aun ya
perumahan ba gi staf.
Dampak Pariwisata Halal terhadap Ekonomi dan Mas ya rak at | 43
Selanjutn ya, berd asark a n Sri Widari, (2022) , dampak
pariwisata terh adap kon disi sosi o - ekonomi masya r akat s etempat
dapat dikelom pokkan ke dalam del apan kate gori b esar:
a. Dampak pad a pemasuka n devisa nega ra.
b. Dampak pad a tingk at pe ndapatan mas ya rak at lokal.
c. Dampak pad a peluan g ke rja.
d. Dampak pad a tingk at har ga baran g dan jasa.
e. Dampak pad a dist ribusi keuntungan dari pariwisa ta.
f. Dampak pad a kepemi li ka n dan kontrol sum ber da ya.
g. Dampak pad a perk emban gan daer ah se car a keselu ruhan.
h. Dampak pad a pene rimaa n pendapatan pemerint ah daerah.
Mub ya rto, seba gaim an a disebutkan oleh Rohani &
Purwoko, (2020) , men e kankan bah wa pa riwisat a adalah sektor
ekonomi yan g telah terbukti dapat mengur an gi tingkat
kemi skinan di suatu wil a yah. Indust ri pa riwisata ya n g dapat
memberikan dampak si gnifikan dalam men gur angi kemi skinan
adalah yan g membe rikan efek " trickle down " ba gi mas yar akat di
lokasi tersebut. Saat ini, pariwisata menempat i posi si kedua
seba gai pen yumban g de visa negara, setel ah sektor min yak dan
gas. Nam un, diperkir ak an dalam waktu dekat, pariwisata ak an
mengambi l ali h posi si min yak dan gas seba gai sumb er devisa
terbesar ba gi ne gar a. Pengeluar an yan g dil akukan oleh
wisatawan, mul ai dari ak omodasi, transportasi, ko nsum si, atraksi
wisata, hingga pemb eli an s uvenir, memil iki dampak langsun g
pada pertumbuhan ekon omi daerah tuj uan wisata (Yusriz al &
Yoga Asmoro, 2020) .
Pariwisata, seba gai sala h satu wujud dari modernisasi,
memil iki dampak langsung yan g posi ti f ter hadap ekonomi
mas ya rak at, sep erti mencipt akan l apan gan peke rjaan dan
kesempatan usah a, serta meningkatk an pendap ata n rumah tangga.
Namun, pen gemb an gan pariw isata ju ga m emi li ki potensi dampak
44 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
negati f dan posi ti f te r hadap kondis i sosi o - ek onomi . Untuk
memberikan gambaran men genai dampak tersebut, dap at
digunak an model di a gra m input - output , ya n g s a ya n gn ya Anda
belum men ye rtakann ya . J ika Anda memil iki diagram ters ebut,
sil akan berikan, dan sa ya akan membantu men gan ali san ya .
Menurut Nab al & Djaj a, (2022) , salah s atu ca ra untuk
mengatasi masalah urba nisasi, yait u arus besar penduduk yan g
berpindah men cari peke rjaan ke kota - kota besar , adalah den gan
mengemban gkan indu stri pariwisata di daer ah - da erah.
Pengemb an gan ind ustri pariwisata ini dihar apkan mampu
men ye diakan lap an gan pekerja an melalui berba gai pro yek
pariwisata yan g ada. Namun, tantan gan ya n g ke rap muncul
adalah minim n ya tingk at pendidi kan dan ket erampi lan da ri
penduduk setempat. Akibatn ya, s erin gkali ten aga ke rj a ya n g
profesional dan ter ampi l harus didat an gkan dari kota - kota bes ar.
Sit uasi ini dapat menimbul kan peras aan cemburu dan
keti dakpuasan di kalan gan penduduk lokal, ya n g pad a akhirn ya
bisa men ghambat kebe rhasil an pro ye k pariwi sata di daerah
tersebut.
4.4 Dampak Sosial dan Budaya
P ariwisata halal, sekto r ya n g berk emban g pes at di dalam
indus tri perjalanan glob al, memenuhi kebutuhan khusus para
pelancon g Musl im den gan men yedi akan l a yan an dan fasil it as
ya n g sesu ai den gan prins ip Islam. Seiring sem akin meningkatn ya
minat terhadap pariwisat a halal, dampakn ya terha dap aspek sosi al
dan buda ya di nega ra - n e ga ra ma yorit as Musl im dan non - Musl im
semakin terasa. Desti na si pariwisata yan g bert ujuan menarik
pelancon g Musl im seringkali berinvestasi dalam melestarika n dan
menampi lkan seni dan arsitektur Islam, se rta sit us - sit us warisan
buda ya . Hal ini tidak ha n ya m endidi k pelancon g tentang sejar ah
Dampak Pariwisata Halal terhadap Ekonomi dan Mas ya rak at | 45
Islam tetapi ju ga mem promos ikan keka ya an buda ya Musl im
kepada pen gunjun g no n - Musl im . Selain itu, pariwisata halal
mempromo sikan festi val - festi val Islam sepe rti Eid, Ramadan, dan
Haji . Di desti nasi yan g populer di kalan gan turis Musl im,
festi val - festi val ini dira ya kan den gan semangat tinggi,
memperkenalk an turis dan penduduk setem pat non - Musl im
kepada adat ist iadat, makanan, d an per a ya a n tr adisi onal
(Muchamm ad Satrio Wibowo & Beli a, 2023) .
Den gan mela ya ni turis halal, negara - ne gara ma yorit as
non - Musl im mendapatkan kesempat an yan g m eningk at untuk
dialog antarbuda ya . Ini serin g kali be rujung pada pem ecah an
stereoti p dan kes alah pahaman tentan g Isla m dan par a
penganutn ya. Untuk me ngakomod asi pel an con g Musl im , ban yak
tempat di nega ra non - M usli m menerapkan stand ar hal al, sepe rti
men ye diakan makan an halal atau menjami n privasi bagi
perempuan. Ini tidak ha n ya mel a yani komuni tas Musl im tetapi
juga mendidik mas ya rak at luas tentan g prakti k ha lal.
Den gan berkemban gn ya pariwisata halal, terdap at peluan g
pasar baru ba gi bisni s. Hotel, restoran, agen perjalanan, dan
pen ye dia la yanan lainn ya dapat m emanfa atkan se gmen ini den gan
memasti kan penaw ar an merek a sesuai den ga n standar halal.
Selain itu, tum buhn ya par iwisata hal al mencipt a kan permint aan
untuk indi vidu yan g me mahami adat ist iadat da n prakti k Islam,
ya n g pad a gil irann ya me ningkatkan peluan g kerj a di sektor - s ektor
seperti seni kuli ner hal al dan konsult asi perjalanan .
Namun, pariwisata hal al juga m emerluka n kepeka an
buda ya . Di desti nasi di mana ada perb edaan buda ya ya n g
signifikan, kes alahpaha man dapat muncul. Misaln ya, mun gkin
diperlukan edukasi ba gi penduduk setempat tentang berp akaian
dengan sopan di area yang s erin g dikunj ungi oleh pengunjun g
Musl im . Di beberapa te mpat, men yeim ban gk an adat ist iadat dan
46 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
tradisi setempat dengan kebutuhan pariwisata hal al bisa menjadi
tantangan.
Keti ka pel ancon g Musl i m menjelajahi dunia den gan tetap
memegan g prinsi p aga ma merek a, me rek a me mbentuk sebuah
komuni tas global. Ha l i ni memperkuat id enti tas Musl im global,
dengan indi vidu dari ber bagai keb an gsaan dan bu da ya terkon eksi
melalui ke ya kinan bersama. Pa riwisata halal, den gan
penekan ann ya pad a pr ivasi dan rasa horm a t, sering kali
memberda yak an pe rem puan Musl im untuk beper gi an l ebih
ban ya k, terk adan g bah kan sendirian. Ini men antan g stereoti p
bahwa per empuan Musl im memil iki keterbatasan dan
menunjukkan kemandiria n serta otorit as mer eka.
Sebagai kesim pulan, munculn ya pariwisata hal al telah
membentuk kembali lanskap indus tri per jalanan global. Ini
membawa berb a gai impli kasi sosi al dan buda ya , mul ai dari
pemahaman lintas bud a ya ya n g m eningk at hin gga diversifikasi
ekonomi . Meskipun ada tantan gan, den gan kepe kaan dan dialo g
terbuka, pa riwisata halal dapat berfun gsi seb a gai jembatan antar
buda ya yan g berbed a, mempromos ikan persatuan dan
pemahaman global.
4.5 Dampak Lingkungan
P ariwisata, se ring dij uluki seba gai tul an g punggun g
ekonomi ban yak ne gara , adalah indus tri yan g kompl eks yan g
membawa kemakmuran dan tantan gan. Di ten gah kemew ahan,
kegl amoran, dan da ya tarik perjalan an, te rd apat topi k ya n g
semakin penti n g: dam pak pariwisat a terh ad ap lingkun gan.
Meskipun pariwisata te lah berkontribusi pada pelestarian dan
revit ali sasi beberap a ek osis tem, ia juga menimbul kan ancaman
bagi yan g l ain. Da l am ek splorasi ini , kit a ak an me meriksa be rkah
Dampak Pariwisata Halal terhadap Ekonomi dan Mas ya rak at | 47
dan beban ya n g dibawa oleh pariwisata ba gi lingkungan (T eknik
et al., 2013) .
Tidak bisa diabaikan manfaat ya n g diba wa oleh
pendapatan pariwisata untuk upa ya pelestarian, seringk ali dana
dari turis mendanai per li ndungan dan pemeliha raan ar ea ka ya
keanek ara gaman ha ya ti . Ban ya k ini siatif ekowi sata yan g akti f
mendukung satwa liar lokal, habit at, dan eko sis tem. Sebagai
contoh, taman laut yan g didi rikan untuk meli ndungi terumbu
karan g atau taman nasio nal yan g melestarikan hu tan hujan s an gat
ber gantun g pad a pendap a tan ya n g dihasil kan oleh pariwisata.
Perjalanan memil iki ke mampuan untuk mendi dik dan
m emperluas cakr awal a kit a. Setelah mengalami kea gun gan alam,
ban ya k turis yan g pula ng den gan apresiasi ya ng lebih tin ggi
terhadap lin gkun gan. Apresiasi baru ini serin g dit erjemahkan
menjadi perilaku ya n g lebih peduli lingkungan, mempromos ikan
pengh ar ga an gl obal at as keka ya an planet kit a. Keindahan
lingkun gan ya n g belum terjamah di ban ya k t empat menjadi
proposi si penjualan unik mereka. Ini member ikan doron gan
ekonomi ba gi komuni tas untuk menja ga keajaib a n alam mer eka,
memasti kan bahw a mer eka tet ap mena rik ba g i pen gunjun g di
masa depan.
Namun, ada ju ga sis i gelap da ri pariwisata . Pusat
pariwisata ya n g popule r , terutama yan g memil iki sumb er da ya
terbatas, serin g men gha dapi tantangan konsum si berlebihan air
dan en er gi. Permint aan ya n g menin gkat, bersam a den gan li mbah
dan keti dak efisienan, da pat men gur an gi sumb er da ya vit al ba gi
mas ya rak at setempat. Selain itu, pariwisata dapa t meningkatkan
tingkat polus i, termasuk emi si dari peningkatan transportasi dan
pembuan gan limbah ole h turis yan g tidak fami li ar den gan no rma
setempat. Ironisn ya, ar ea yan g popule r kar en a keindahann ya
sering men gh adapi ancaman dari pro yek infrastruktur.
48 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Pengemb an gan semac a m itu dapat men yeb abk an pengh ancur an
habit at, erosi pant ai, dan defor estasi. Lonjakan pengunjun g bis a
menggan ggu faun a sete m pat, mengub ah perilak u mereka, atau
bahkan men yeb abkan st res dan ceder a. Selanju tn ya, meskipun
berkeli li ng den gan pesawat adalah pen gal aman yan g
men ye nan gkan, dampak karbonn ya si gnifikan, memperpa rah
pemanasan global.
Untuk masa depan yan g lebih cerah, apa yan g dibut uhkan
saat ini adalah pariw isata yan g berkelanjut an. Upa ya ini
melibatkan mempromos ikan ekowisata, mendidik turis,
membatasi jum lah pengu njung di ar ea yan g ekosi stemn ya rapuh,
dan mengadopsi infrastr uktur hij au. Kesim pulann ya, sem entar a
pesona p ariwisata te rle tak pada penemu an hal baru, masa
depann ya be r gantun g pada men ghormati da n melestarikan
penemuan ters ebut. Men yeim b an gkan pot ensi ekonomi
pariwisata den gan tan ggun g jawab lin gkun ga n bukan han ya
pil ihan, tetapi kebutuh an ba gi masa depan indus t ri yan g
berkelanjutan.
4.6 Wisata Halal dalam Pengembangan Ekonomi Islam
P ariwisata telah menjad i salah satu pil ar penti n g dal am
perekonomi an global. Meskipun menghad api berba gai krisi s
global, indus tri ini terus menunjukkan pertumbuhan yan g posi ti f.
Mengakui potensi ini , Indonesia telah menemp atkan pariwisata
seba gai salah s atu pri orit as dalam pemban gunan nasional,
bersama sekto r - sektor l ain seperti pert anian, min yak dan gas,
serta pert amban gan.
Konsep wisata halal sejatin ya beras al dari ide
pengemban gan ekon om i Islam yan g ju ga m emasuki sektor
pariwisata, sehin gga ked uan ya sali ng te rkait . Dari ulasan tersebut,
jelas bahwa wisat a halal memil iki peranan besar dalam
Dampak Pariwisata Halal terhadap Ekonomi dan Mas ya rak at | 49
pengemban gan ekonomi Islam. Sebu ah studi oleh Bustamam &
Sur yani, (2022) menunj ukkan bahw a wisata ha lal menduk ung
pertumbuhan ekonomi sya ri ah dan mempe rkuat ekonomi negara.
Pada 2019, pemerint ah Indon esia menet apkan t ar get kunjun gan
20 jut a wisataw an asin g. Ada peningk atan kunju ngan turis asin g
dari tahun 2017 ke 2018, dengan Bad an Pusat Stati sti k mencatat
15,81 j uta kunjungan pada 2018, naik sebesar 12,58%. Pada
tahun yan g sama, sek tor pariwisata member ikan kontribusi
sebesar US$ 17 M, naik 11,8%.
Menurut Haikal, (2020 ) , pariwisata memil iki dampak
ekonomi ya n g signi fika n, seperti men cipt akan peluan g ke rja ,
meningkatk an pendap at an, dan be rkontribusi pada ne rac a
pemba yar an dan peneri maan devisa. Indust ri ini juga m endoron g
konsum si produk lokal dan membantu dal a m pembentukan
komuni tas baru. Dala m keran gka pener apan ekonomi Islam
berbasis s yariah, hal ini jug a m endukun g pember da ya an ekonomi
ya n g tidak han ya ter fo kus pada aspek ibadah dan kehidupan
akhirat, tapi ju ga pad a aspek ekonomi yan g krusial dal am
kehidupan seha ri - hari.
Pariwisata memil iki dam pak lan gsun g dan tidak langsun g
terhadap ekonomi , mul ai dari m enjadi sumb er devisa hingga
mempengaruhi struktur harga dan dist ribusi keuntungan.
Bebe rap a faktor, s eperti tingkat konsum si, jara k dari desti nasi
wisata, durasi peke rja an, dan jum lah pengunjung, dapat
mempengaruhi pend apat an dari indust ri pariwisat a.
Den gan menin gkatn ya kesadar an mas ya rakat t erhadap
prinsi p - prinsi p s ya riah, ada harap an bahwa aspek - aspek lain
dalam kehidupan sehari - hari juga ak an mengado psi pendekatan
s ya riah. Seiring berj ala nn ya waktu, praktek ekonomi berbasis
s ya riah telah berk emban g, tidak han ya te rbatas pada bank s ya riah
atau hotel s ya riah, teta pi juga mencakup kons ep wisata halal.
50 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Bab 5: Tantangan dalam Pengembangan Pariwisata Halal
5.1 Pendahuluan
P ariwisata halal, yan g menekankan pada pe n yedi aan
la ya nan yan g sesu a i dengan prinsi p - prinsi p Islam, ini telah
tum buh menjadi salah satu sektor yan g pali n g dinamis dalam
indus tri pariwisata dunia . Seiring bertam bahn ya jum lah
pelancon g Musl im di dunia , kebutuhan untuk la yanan yan g s esuai
dengan ke yakin an merek a juga men galami penin gkat an. Nega ra -
negara yan g m emi li ki populasi Musl im domi nan, seperti
Indon esia, men gan gga p ini sebagai kes e mpatan untuk
memperkuat indus tri pariwisat a mer eka dan menarik jum lah
wi satawan Musl im yan g l ebih besa r (Wulanda ri & Indahs ari,
2021a) .
Meski memil iki poten si pasar ya n g luas, pen ge mbangan
pariwisata halal tet ap me nghad api berba gai hamb atan . Mulai dari
persain gan global, kebu tuhan untuk memasti kan keberlanjut an
dan pelestarian, hin gga penti ngn ya regulasi dan kebij akan yan g
mendukung, ban yak as pek yan g perlu d ipe rtimb angk an agar
sektor ini dapat berk emban g den gan opti mal. Men yad ari
kompl eksit as dan dinamika yan g te rlibat, ba gi para peman gku
kepenti ngan, memah am i dan menan gani tant angan - tantan gan
tersebut adalah es ensial agar dap at meraih keber hasil an di dalam
i ndust ri pariwisata halal (Niz ar & Rakhmaw ati , 2020) .
Dalam dunia pariwisata halal yan g t erus berk emban g,
berba gai fakto r mem pengaruhi din ami kan ya , mencipt akan
peluan g sekali gus hamb atan. Bab ini akan mem bahas tiga poin
krusial ya n g menjadi titi k sentral dalam pen gemban gan
pariwisat a halal. Pert ama, ak an men yeli di ki ba gaim ana
persain gan global mempenga ruhi lanskap indus tri,
menggarisbaw ahi bagai mana berba gai ne gar a dan tuj uan wisata
Tantan gan dal am Penge mbangan Pariwisata Ha la l | 51
berkompeti si untuk memperoleh ba gi an pas ar yan g le bih
signifikan dalam se gm en ini . Kedua, akan mengeks plorasi
penti ngn ya keb erlanjut an dan pelestarian dalam konteks
pariwisata halal, mempe r ti mbangkan ba gaim an a i ndust ri ini dapat
berkemban g t anpa men gorbankan sumb e r da ya al am dan warisan
buda ya . Akhirn ya, ak a n membahas regulasi dan kebij akan,
menggarisbaw ah i penti ngn ya keran gk a hukum yang mendukun g
dan memfasil it asi pertum buhan sektor pariwisata halal.
5.2 Spektrum Industri Halal
Indust ri halal di Indo nesia kini ten gah me ngal ami
pertumbuhan ya n g signi fikan, mencakup lebi h dari sekedar
makanan dan minuman . Indust ri ini kini melibatkan sektor - sektor
seperti busana Musl im , kosm eti k halal, perjalan an, akomodasi,
media, rekr easi Islami , farmasi halal, se rta finansial s ya riah
(Sukoso et al., 2020) .
a. Bank S ya riah . Pad a 1991, Bank Muamala t memulai
operasional s eba gai pio ni r perb ankan s ya riah di Indonesia,
menerapk an sis tem bagi hasil . Kemudi an, pada Febru ari
2021, Bank S ya riah Ind onesia (BS I) didi rikan, menjadi hasil
penggabun gan Bank Mandiri, BN I, dan BR I. BS I kini
menjadi pil ar penti ng dalam mendukun g ke giat an ekonomi ,
te rutama di indust ri halal .
b. Busana Musl im . Bus ana Musl im di Indo nesia telah
bertransfo rmasi menjadi sim bol otentikit as dan juga tren ga ya
hidup kontemporer. Mengin gat perkemban gan ini , tidak
mengh erank an jika In donesia kini menempa ti peringkat
keti ga dalam i ndust ri fas hion Musli m global.
c. Farmasi dan Kosmeti k Halal . Permint aa n prod uk kosm eti k
halal terutama didoron g oleh gen erasi muda Musl im . Dalam
produksi , semua aspek, mul ai dari bahan hin gga pengemasan,
52 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
harus memenuhi standar s yari ah. Kesad aran ini mendoron g
brand sep erti Wardah un tuk terus berinovasi dan bersain g di
tingkat lokal dan global.
d. Travel . Seirin g den gan pertumbuhan populasi M usli m, minat
untuk beribadah haji dan umrah ju ga menin gkat. Pelaku
indus tri travel kini menawa rkan la yan an khusus untuk
mem enuhi kebutuhan ini .
e. P erhotelan . Hot el - hotel s ya riah sepe rti Hotel Sof ya n di
Jakarta menjadi trend baru di indus tri perhotelan, den gan
ban ya k investor dan pen gusah a terta rik untuk
mengemban gkan konsep serupa sepe rti Hotel Grand Seriti
Madani di Yog ya karta, Hotel Noor di Bandun g , dan Hotel
Ba yt Kab oki di Bali .
f. Media dan Sinema Hibur an. Ind ustri film dan hiburan den gan
nuansa Isl ami semakin populer, den gan film sepe rti Nusa dan
Rara menjadi contoh s ukses. Episode perdan a dari Nussa
Official sukses menarik perhati an den gan 134 jut a tont onan,
menjadikann ya topi k tren ding pad a youtube .
g. P rodu k Halal . Pemaha man tentan g produk ha lal kini telah
menjadi elemen buda ya mas ya rak at Indo n esia . In isi ati f seperti
sertifikasi halal grati s da ri pemerint ah menin gkat kan peluan g
bisni s di sektor ini , contohn ya PT Atall a Ind onesia yan g
memperkenalk an kac ama ta bersertifik at halal.
h. P ariwisata Halal . Indus tri pariwisata Indonesi a mendap at
pengakuan den gan mer ai h peringk at pert ama.
5.3 Potensi-Potensi Industri Halal di Indonesia
Indust ri halal di Indon esia men yu gu hk an kes empatan
ya n g si gnifikan , tak terb atas han ya pad a makana n dan minuman
tetapi juga melibatkan bidang fashion , pariw isata, keuan gan
s ya riah, dan ban ya k la gi. Hal ini karena konsep halal mencakup
Tantan gan dal am Penge mbangan Pariwisata Ha la l | 53
berba gai asp ek ga ya hid up dan tren buda ya yan g relevan den gan
permint aan pas ar, teru tama den g an populasi Mus li m yan g
domi nan (Zakari a et al ., 2022) . Beb erap a ar ea potensial dari
indus tri halal di Indonesi a meliput i:
a. Indon esia merup akan negara yan g memil iki jum lah uma t
Musl im pali ng ban yak di dunia
Indon esia diken al seb a ga i ne gar a den gan jum lah pemeluk
Islam terbes ar di dun ia. Sejalan den gan ju ml ah tersebut,
permint aan untuk produ k halal di negara ini pu n san gat tin ggi.
Gerak an ekonomi s ya ri ah, termasuk di sektor i ndust ri halal,
memberi kesempatan ba gi pen gusah a untuk me mperkuat basis
indus tri halal baik di tingkat domesti k, nasional, maupun
int ernasional. Hal ini tidak han ya berdas arkan kesadar an dan
kepatuhan terhad ap s ya r iah, tapi juga seba gai bagi an dari tren
ga ya hidup yan g lebih se hat dan aman.
Den gan pe rkemban gan indus tri halal di Indonesi a, ne gar a
ini berpotensi menjadi pemi mpi n di sektor industri halal global.
Menarikn ya, isu kehalala n produk bukan han ya berkait an den gan
komuni tas Musl im saja, tetapi juga me njadi ba gi an dari regulasi
perda gan gan int ern asional, seperti ya n g diatur dalam Codex
perda gan gan Intern asio nal. Aturan ini men ye babkan ban yak
negara, meski bukan ma yo ritas pendudu kn ya Musl im ,
berkompeti si untuk menawark an produk halal guna memenuhi
tunt ut an pasar global . Dalam konteks ini , Indon esia harus
mempersiapkan diri agar tetap kompetit if dan bahkan berpotensi
menjadi pelopor di indust ri halal global (Iflah, 20 20) .
b. Bonus Demo gr afi Indon e sia di 2045
Pro yeksi bo nus demo gr a fi pada tahun 2045 m en unjukkan
bahwa s ekit ar 70 % da ri seluruh populasi Indon esia akan ber ada di
kelom pok usia produkti f (Achmad Nu r Suti kno, 2020) . Ini
menandakan bahw a pe r mi ntaan produk halal dar i berba gai bid an g
54 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
diperkirakan akan men gal ami peningk atan signi fikan sejalan
dengan pertumbuhan de mogra fi tersebut.
c. Konsumsi Produk Halal di Ind onesi a Menonjol
Konsumsi mas ya rak at Indonesia di indus tri halal
mencapai kur an g lebih USD 220 mili ar, sebuah an gka ya n g
impresif. Den gan an gka tersebut ya n g te rus be r tum buh sejalan
dengan pertumbuhan populasi Musl im dan ke sadaran tentan g
manfaat produk hal al, Indon esia memil iki kes empatan untuk
menjadi pemi mpi n pasar halal global. Seba gai contoh, indus tri
makanan halal membe r ikan dampak besa r dal am sektor ini .
Den gan fokus pada pe ngemb an gan mak anan halal, baik da ri
perusaha an besar maupu n UMKM, dan dengan m engopti malkan
keka ya an sumb er da ya alam serta sektor - s ektor s eperti pe rtanian,
perikanan, petern akan, dan perk ebunan, Ind onesia memil iki
kesempatan untuk men onjol di tingkat global . J ika semakin
ban ya k perusah aan besa r dan UMKM berinisi ati f mendap atkan
ser ti fikasi halal, ini bisa menjadikan Indon esia seba gai sentra
indus tri halal dunia (Vir gantari et al., 2022) .
d. R egu lasi Produk Halal Terjami n
Den gan kebe rada an UU JPH, pemerint ah menunjukkan
kesiapann ya untuk mend ukung dan memajukan i ndust ri halal di
tanah air. UU JPH menetapkan pedoman dan st andar ba gi para
peman gku kepenti n gan indus tri untuk memasti kan sertifikasi
ha lal berjalan den gan int egrit as dan transp aransi. Sebagai bentuk
pengakuan resmi dari pemerint ah, re gulasi ini dit ujukan untuk
memberikan kep asti an bagi produsen dan pen ggu na produk hal al,
sekali gus mema cu pert umbuhan indus tri halal di Indonesia.
Regulasi i ni nanti n ya da pat dij adikan acu an dala m menentukan
standar dan se rtifikasi ba gi indus tri hal al di negeri ini ,
memperkuat posi si Indo nesia seba gai pusat indus tri halal global
(Humas BPJ P H, 2022) .
Tantan gan dal am Penge mbangan Pariwisata Ha la l | 55
KNKS memegan g pera nan esensial seba gai titi k pusat
koordinasi dan kolabo r asi dalam pemb entukan kebij akan dan
ini siatif strategis untuk perkemban gan sektor keu angan s ya riah di
Indon esia. Den gan mandat tertentu, KNKS bertujuan
mempromos ikan sektor keuan gan s ya riah, ya n g selaras den gan
ini siatif pemajuan ekon omi nega ra. Tak han ya terbatas pad a
aspek keuan gan s yaria h, KNKS juga dibe ri wewen an g oleh
Presiden untuk mengem bangk an sekt or ek onomi s yariah se car a
lebih luas .
Diharapkan, den gan ad an ya regulasi ya n g me ndukung,
Indon esia bisa lebih men ggali dan men gopti malkan potensi pasa r
halaln ya dan menjadika nn ya seba gai pemi mpi n indus tri halal
dunia. Ini terbukti dar i peningkat an posi si I ndonesia dalam
laporan Th e State of Global Islami c Report 202 0. Pada lapor an
tersebut, Indon esia be ra da di perin gk at keli ma dalam ekonomi
Islam global, naik dari pering k at sepuluh di tahun sebelum n ya
(Asli khah & Faridah, 20 21) .
e. Kebij akan Pen gganti an Impor
Pemerint ah berupa ya m eningk atkan pen gguna an produk
domesti k dengan men era pkan kebij akan subst it usi imp or. Den gan
pertumbuhan penduduk yan g terus menin gk at di Indonesia,
permint aan untuk produ k halal ju ga bert ambah. Oleh ka rena itu,
pemerint ah berinisi ati f untuk mengganti kan prod uk halal impor
dengan produk lokal, da lam ran gka men gur an gi keter gantun gan
terh adap produk dari lua r negeri (Sjakoe r & Nurha ya ti , 2022) .
f. P embentukan Komit e Nasional Ekonomi dan Keuan gan
S yariah (KNE KS)
Sebagai lan gkah maju dalam pen gemban gan indus tri
halal, pemerint ah m en dir ikan KNEKS sesuai den gan Perpr es No.
28 Tahun 2020. Ko mi te ini didi rikan untuk mendukung
pemban gunan ekonomi nasional, menin gk atka n pertumbuhan
56 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
sektor ekonomi dan keuan gan s ya riah, se rta memfasil it asi
koordinasi, sinkronis asi, dan sinergi di antara berb a gai otorit as,
kementerian, lemba ga, dan peman gku kepenti n ga n lainn ya dalam
sektor tersebut. Sebagai bagian dari upa yan ya , KNEKS telah
meranc an g Maste rplan Ekonomi S yariah Indon esia 2019 - 2024
ya n g bertujuan mendu kung pen gemban gan i ndust ri halal di
negeri i ni. Berdas arkan masterplan seba gai ruju kan, diharapkan
sektor halal di Indon esia akan men gal ami perk emban gan yan g
besar dan berkesin ambungan .
g. Kerja Sama Antara Pihak - pihak Terk ait
Ban yak inst it usi yan g akti f be rkontribusi dalam
mendoron g pertumbuhan indus t ri halal di Indonesi a, di antaran ya :
1) Untuk mendukung BPJ P H Kemena g seba gai pihak sentral
dalam pene rapan jamina n produk halal, be rba gai kementerian
dan inst ansi seperti Kementerian Kes ehatan, Pe rtanian, Luar
Negeri, Riset, Teknologi dan Pendidi kan Tinggi, Keuan gan,
Komunikasi dan Inform ati ka, serta Kapolri, Kepala BPOM,
Kepala BSN, dan MU I t elah sepak at melalui MoU mengenai
Pen yel en ggar aan La ya na n Sertifikasi Halal. Kesepakatan ini
dit andatan gani pada 16 Oktober 2019 di kantor wakil
presiden.
2) Bappen as be rsa ma KNE KS telah merumus kan st rate gi untuk
mengemban gkan indus tri halal.
3) Insti tusi pendidi kan tinggi turut berkontrib usi dengan
mendirikan pusat ris et halal, men awa rka n pro gram
pendidi kan yan g berko nsentrasi pada sektor halal, serta
mengadaptasi beb erap a mat eri pelaja ran yan g t e rkait den gan
indus tri dan produk halal, seba gai tan ggap an terhad ap
penerap an UU JPH.
Tantan gan dal am Penge mbangan Pariwisata Ha la l | 57
h. P embentukan BPJ P H dan LPH
Pemerint ah tidak han ya fokus pada per atura n hukum
tetapi juga menunjukka n keseriusann ya dal am perkemba n gan
produk dan indus tri halal den gan mendirikan BPJ P H pada 11
Oktober 2017, ya n g beroper asi di baw ah na ungan Menteri
Agama . Tu gas BPJ P H mencakup regist r a si, sertifikasi, verifikasi
halal, serta pen gaw asan produk halal, dan bekerj a sama dengan
berba gai stak eholders.
Melalui BPJP H, sertifikasi halal yan g dahulu bersifat
opsi onal kini menjadi sebuah ke waji ban . La n gkah ini diambil
demi kebaikan seluruh mas ya rak at. Untuk mempermudah proses
sertifikasi, BPJ P H telah mendirikan kantor perw a kil an di seluruh
wila ya h Indonesia. M en gin gat keb era gaman dan luasn ya wila yah
Indon esia, lan gkah ini sa ngat p enti ng.
Tak han ya itu, pemerint ah juga men gadvokasi pendirian
Lemb a ga Pemeriksa Hal al (LP H) ya n g memil iki tanggun g jaw ab
untuk melakukan inspeksi atau t es kehalalan dari sebuah produk .
Melalui kerja sama antar a berba gai kement erian, inst it usi terkait ,
LPH, MU I, dan kemi traan int ernasional, Indo nesia berambi si
untuk m eningkatkan dan m engokohk an gar ansi pr oduk halal .
i. Kemudahan Se rtifikasi Halal untuk UMKM
Pemerint ah telah mela kukan tindakan penti n g dalam
memfasil it asi prosedur s ertifikasi halal ba gi Usa ha Mikro, Kecil ,
dan Menen gah (UM KM) den gan men gh a dirkan standar
pel a yanan yan g profesi onal, bebas bi a ya, da n berland askan
int egritas . Undan g - undan g t entan g Cipt a Kerj a me ncipt akan dasar
bagi s ertifikasi hal al ini untuk memenuhi standar mut u
int ernasional. Lan gk ah ini menjami n akses la yanan sertifik asi
halal ba gi seluruh p el aku UMKM.
58 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
j. P rogr am Sertifikat Halal Grati s (SEHAT I)
BPJ P H, bekerja sama dengan be ra gam kementerian,
e nti tas, dan pemerint ah a n daerah , t elah memperk enalkan Pro gr am
SEHAT I ya n g bertujuan untuk memfasil it asi sertifikasi halal bagi
pelaku usaha t anpa bia ya. Sejak peluncu ran pro gram ini pada 24
Agustus 2022, telah diberikan sertifikasi gr ati s kepada 324.834
pelaku usaha. Pariwisat a Halal ju ga menjadi fokus pemerint ah
dengan pen gemban ga n Indon esia Musl im Trav el Index yan g
mengacu pada Global Muslim Travel Index. Upa ya ini bertujuan
mendoron g indus tri pariwisata halal den ga n men ye diakan
fasil it as dan la yanan ya n g musl im - friendl y.
k. Antusi asme Mas ya r akat
Indust ri halal di Indones ia mendap atkan sambut a n han gat
dari berba gai kalan gan mas ya rak at. Para ak a demi si, pemuk a
agama, dan mas ya rak at seca ra lu as turut se rta dalam be ra gam
upa ya , sep erti mendirika n komuni tas halal dan pusat riset studi
halal. Hal ini dibukt ikan den gan kebe rad aan komuni tas seperti
Halal Care Comm unit y di Sumate ra Ba rat dan UKM Halal di
Bo gor .
l. P re s t asi Indon esia di Sek tor Halal
Indon esia telah menunju kkan kemajuan signifik a n dalam
pengemban gan indus tri h alal:
1) Berd asark an laporan State of the Global Islamic Economy
2022, Indon esia be rada di posi si ke - 4 dalam pe ngemb an gan
ekosi stem ekonomi s ya riah ya n g tan gguh.
2) Untuk sektor makanan halal, Indonesi a mene mpati posi si
pertama .
3) Indon esia menduduki pe ringkat ke - 6 dalam sekt or keuan gan
s ya riah.
4) Indon esia ber ada di posis i k e - 3 dalam fashion hala l.
5) Indon esia menduduki per ingkat ke - 9 dalam farmas i halal.
Tantan gan dal am Penge mbangan Pariwisata Ha la l | 59
6) P ada tahun 2022, Indon esia ad alah pemasok ut ama produk
hal al ke negara - ne ga ra anggota OK I .
Den gan semua pen capa ian dan ini siatif ini , Indonesia
dengan jelas menunjukkan komi tm enn ya untuk menjadi
pemi mpi n di sektor industri halal dunia.
5.4 Keberlanjutan dan Pelestarian
P ariwisata halal, denga n pertumbuhann ya ya n g pesat,
telah memantapkan diri s eba gai salah s atu fenome na glob al dalam
dunia pariwisata. Nam un, seiring den gan pe rkemban gann ya ,
tunt utan akan keb erlanj utan dan pelestarian menjadi semakin
mendesak. Di tahun 2023, tantangan utama da lam pariwisata
halal terletak pada da mpak sosi al, ekonomi , lingkun gan, dan
upa ya pelesta rian.
Dari persp ekti f sosi al, penti ng ba gi indus tr i pariwisata
halal untuk berinter ak si dengan mas yar akat lokal dengan
menghorm ati dan mem a hami buda ya s etempat. S ebuah kesada ran
mendalam tentan g nor ma dan tradisi lokal diperlukan untuk
memasti kan bahw a tidak ada bentrok an ant ara kebutuhan
wisatawan Musl im da n nil ai - nil ai lokal. Se lain itu, aga r
pariwisata membe rikan dampak posi ti f, mas ya ra kat lokal harus
dil ibatkan dalam pros es perenc ana an dan pen gambi lan keputus an.
Hal ini bukan han ya me ningkatkan kete rlibatan komuni tas, tetapi
juga memasti kan dist rib usi manfaat ekonomi ya ng adil , sepe rti
pencipt aan lapan gan ke r ja dan peluan g bisni s untuk penduduk
setempat (Haik al et al., 2 022) .
Ekonomi lokal dapat berkemban g pesat den ga n adan ya
pariwisata halal. Namun, manfaat ini harus didi stribus ikan secar a
merata di antara mas yar akat. Ini be rarti menduk ung bisni s lokal
dan mendoron g investasi ya n g mer ata di seluruh area pariwis ata,
60 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
serta menci ptakan pelua ng peke rjaan ba gi pend uduk setempat,
bukan han ya ba gi investor besar.
Sementara itu, dari sud ut pandan g lingkun gan, desti nasi
wisata harus mempe rtimb angk an dampak lin gku ngann ya . Keti ka
suatu area mul ai meni ngkat popula ritasn ya se bagai desti nasi
wisata, potensi kerusak an lingkun gan ju ga me ningkat. Upa ya
seperti mendukun g tr an sportasi ramah lingkun gan, men gur an gi
jejak karbon, se rta me ngemb an gkan infr astruk tur ya n g ramah
lingkun gan harus menj a di prioritas. Selain itu, konservasi ar ea
ya n g memil iki keaneka ra gam an ha yati dan keinda han alam, serta
upa ya pen guran gan limbah, khususn ya plasti k, menjadi penti ng
agar desti nasi wisat a teta p lestari (Men gha ya ti et al., 2021) .
Dalam konteks pelesta ria n, indus tri pariwisata hal al harus
berkomit men untuk memasti kan bahwa sum ber da ya yan g
menjadikann ya men ari k tetap terj a ga. Mengemban gkan
inf rastruktur yan g rama h lingkun gan dan mem berikan eduk asi
kepada wisatawan te ntang ba gaim ana ca ra mereka bisa
berkontribusi dalam upa ya pelestari an menjadi ku nci dalam ini.
Untuk men yim pulkan, di tahun 2023, den gan kesadar an
ya n g s emakin menin gka t tentang ke berl anjut an dan pelestari an,
indus tri pariwisata halal dihadapkan pad a tantan gan untuk tidak
han ya memenuhi kebutu han wisataw an sa at ini t etapi juga untuk
memasti kan keberlanjut an jangk a panjan g aga r desti nasi tetap
menarik ba gi gen erasi ya n g akan datan g. In i membutuhkan
pendekatan yan g kompr ehensif, yan g memperhit ungkan dampak
sosi al, ekonomi , dan lingkun gan dari pariwisata, beserta lan gkah
nyat a untuk menjami n pertumbuhan ya n g bert an ggun g jawab dan
berkelanjutan .
Desti nasi Pariwisata Hal al di Indon esia | 61
Bab 6: Destinasi Pariwisata Halal di Indonesia
6.1 Pendahuluan
Desti nasi wisata halal di Indonesia me rujuk pad a lokasi
wisata yan g disesu aikan dengan prinsi p dan atu ran Islam, tidak
han ya dalam hal makana n tetapi juga meliput i aspek akomodasi,
hiburan, dan int er aksi sosi al. Indon esia, de ngan m a yorit as
penduduk Musl im , telah mengemban gkan s ejum lah desti nasi
ya n g sesu ai dengan krit eria ini . Lombok, misaln ya, menawark an
hotel dan reso r den gan fasil it as khusus untuk wisatawan Musl im .
Aceh, yan g men erapk a n s yari at Isl am, mena mpi lkan sejarah
Islam yan g ka ya dan pan tai indah. J akarta dan Ba ndung, dua kota
besa r, men awa rkan ber bagai fasil it as hal al, da ri hotel hingga
kuli ner. Yog ya kart a, me ski dikenal dengan bud a ya J awa, juga
memil iki opsi pariwisata halal. Bahk an Bali , terkenal den gan
tradisi Hindu - n ya, kini mul ai mengekspl or se ktor pariwisata
halal. Bahw a ini menunjukkan betapa bera gam dan ka ya
potensin ya pa riwisata halal di Indonesia (Sul a eman & Afaz a,
2019) .
Di masa globalis asi ini , indus tri pariwisata m erupakan
salah satu el emen kunci dala m ekonomi sejum la h besar ne ga ra ,
termasuk Indon esia. Den gan kek a yaan buda ya dan
keanek ara gaman alamn ya , Indon esia memil iki potensi untuk
menjadi tuan rumah ba gi berba gai jenis wisatawa n, termasuk ba gi
mereka yan g m enca ri tuj uan wisata yan g s elar as dengan prinsi p -
prinsi p dan nil ai - nil ai Islam (Al Farisi, 2022) . Ba b ini , kit a akan
menjelajahi bebe rap a aspek kunci dari pa ri wisata halal di
Indon esia. Pada sub - bab pertama , kit a akan men ggali lebih dalam
mengenai potensi dan reali sasi Indonesia s eba gai desti nasi
pariwisata halal yan g menarik. Selanjutn ya , di sub - bab kedua ,
fokus akan dialihkan ke Lombok, salah satu permata pariwisata
62 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Indon esia, untuk memah ami ba gaim an a pulau ini memposi sikan
dirin ya dalam peta pari wisata halal dunia. Dan terakhir, sub - bab
keti ga ak an memba wa kit a ke ibu kot a, J akart a, untuk melihat
bagaim ana metropoli s ini tidak han ya seba gai pu sat bisni s, tetapi
juga berp eran penti ng dalam pe n gemban gan dan promos i
pariwisata halal di sk ala nasional. Mari bersam a - s ama men elusuri
keka ya an dan peluan g ya n g dit awa rkan ol eh Indonesia dalam
dunia pariwisata halal.
6.2 Indonesia sebagai Destinasi Pariwisata Halal
P ariwisata halal adal ah konsep wisata yan g dirancan g
untuk mematuhi hukum dan prinsi p s ya riah Isl am, yan g tidak
han ya terbat as pada ma kanan dan minuman ha lal, tetapi juga
mencakup fasil it as pen gi napan, berba gai ke giat an , serta int eraksi
sosi al y an g selar as den gan ajaran Islam . Karakte risti k ut aman ya
meliput i pen yediaan ma kanan ya n g halal, fasil it as ibadah seperti
masji d atau tempat sha lat, serta akomodasi da n hiburan ya n g
sesuai den gan s ya riat Is lam. Den gan statusn ya seba gai ne gar a
dengan jum lah pendudu k Musl im terban yak di dunia, Indonesia
sec ar a inhe ren m eme gan g pot ensi yan g lu ar bias a untuk menjad i
tuj uan utama pariwisata halal (Al Farisi, 2022) .
Keber a gama n buda ya dan keindahan al amn ya menjadi
da ya tarik yan g memika t wisatawan Musl im dari seluruh dunia.
Pemerint ah Indon esia m en ya dari potensi ini dan telah berupa ya
mendukung pen gemb an gan sektor pariwisat a halal mel alui
berba gai ini siatif, sepe rti pemberian s ertifika si halal untuk
indus tri pariwisata, pro mosi desti nasi halal melalui kampan ye
pemasar an, dan pen ge mbangan infrastruktu r ya n g mendukun g
ken ya manan wisat awan Musl im . Dengan dukungan te rsebut,
Indon esia be rambi si me njadi tuj uan utama ba gi wisatawan ya n g
mencari pen galaman pari wisata halal (Sul aem an & Afaz a, 2019) .
Desti nasi Pariwisata Hal al di Indon esia | 63
Indon esia, den gan ke ka ya an alam dan bu da ya n ya,
menawark an s ejum lah desti nasi yan g popul er di kalan gan
wisatawan Musl im . Beberapa di antar an ya adala h Lombok, yan g
dikenal dengan resor dan pantai - pantain ya yan g indah; Aceh,
ya n g memil iki sejarah Islam yan g ka ya; s erta Ban dun g dan
J akarta yan g men yaji k an bera gam kuli ner halal da n pusat belanja.
Untuk memasti kan kehalalan produk dan jasa di sektor
pariwisata, pemerint ah In donesia telah men gelu ark an re gulasi d an
kebij akan, salah satun ya mel alui Undang - U ndang tent an g
J ami nan Produk Halal.
Badan Pen yel en ggar a J ami nan Produk Hal al yait u sebuah
enti tas di bawah Kemen terian Agam a Republi k Indon esia yan g
memil iki tugas utama untuk melaksanakan jaminan produk halal.
Kehadiran sektor pa riwisata halal membe rikan kontribusi posi ti f
terhadap ekonomi Indo nesia, baik melalui pen ingkatan devisa
negara maupun p encipt a an kes empatan kerja bar u . Di sis i sosi al
buda ya , pariwisata halal mempromos ikan ke ane kara gam an dan
tol eransi, sekali gus mem perkenalk an keka ya an buda ya Indonesia
kepada dunia, khususn ya ba gi wisataw an Musl im (Marasab ess y,
2022) .
Tugas pokok BPJ P H mencakup pen erimaan dan evaluasi
apli kasi sertifi kasi hal a l dari pelaku usaha. Proses ve rifikasi
sertifikat ini dij alankan bersama Majeli s Ulama Indonesia (MU I)
untuk menjami n produk ya n g bersan gkut an sesua i dengan krit eria
s ya riah . Selain itu, BPJPH juga memil iki tanggu ng jaw ab untuk
berkoordinasi den ga n lembaga terk ait gun a memperlanc ar
penerbitan s ertifikat halal. Dal am menja ga int egrit as dan
keperc a ya an publi k terha dap sertifikasi halal, BPJ P H mengaw asi
pelaksana an se rtifikasi yang dil akukan ol eh LPP OM MU I. Tidak
han ya itu, dal am up a ya n ya m emban gun ke sadar an da n
64 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
pemahaman men gen ai kehalalan produk, BPJ P H juga akti f
melakukan pendidi kan dan pelatihan kep ada pel a ku usaha.
Komunit as setempat me megan g per anan penti ng dal am
mengemban gkan dan mempromos ikan sekto r pa riwisata halal di
Indon esia . Melalui warisa n buda ya, tradisi , dan keramahtam ahan
ya n g khas, me reka m e njadi duta pariwisata yang men yaji kan
autentis it as dan pen gala man asli ba gi wis atawan (Santoso, 2022) .
Namun, Indon esia men ghadapi beber apa tantan gan dalam sektor
ini , seperti persa ingan dengan desti nasi halal lain di dunia dan
kebutuhan untuk standar disasi la ya nan hal al. Unt uk membedakan
dirin ya, Indonesia meno njol kan kombi nasi unik antara keindahan
alam, keka yaan buda ya , dan spirit uali tas Islam. Strate gi promos i
ya n g diadopsi melip uti kampan ye pemasar an di git al, kolabor asi
dengan influen ce r dan t okoh Musl im terkenal, serta partisi pasi
akti f dalam pamer an pariwisata int ern asional. Upa ya ters ebut
bertujuan untuk meno njol kan keunikan Ind onesia seba gai
desti nasi halal dan menarik lebih ban yak wisata wan Musl im ke
tanah air.
6.3 Pariwisata Halal di Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat)
NTB meme gan g pe ra n unik di Indonesia dengan
mengesahkan regulasi khusus yan g m endukun g perkemban gan
halal tourism , hal ini diperkuat den gan P er aturan Daer ah Provi nsi
NTB No mor 2 Tahun 2016. Regulasi ini hadir seba gai bentuk
komi tm en pemerint ah daerah dalam menjemb atani kebutuhan
wisatawan musl im yan g ingin menikmati desti nasi wisata tanpa
meninggalk an kew aji ban agama me reka. Konsep pariwisata hal al
ini mengedep ankan aspe k keamanan, ken yam ana n, dan kehalalan
dalam seti ap la ya nan pariwisata, mul ai dari m akanan hingga
akomodasi (Hida yat et al ., 2019) .
Desti nasi Pariwisata Hal al di Indon esia | 6 5
Lombok, s eba gai salah satu desti nasi utama di NTB, tel ah
mengemban gkan sejum lah objek wisata y an g me ndukung konsep
pariwisata halal, termas uk Desa Sade, Masjid Hubbul Wathan,
dan beb erap a objek wisata lainn ya. Beber apa akomodasi di
Lombok, seperti Novotel Lombok Resort and Villa, bahkan telah
mendapatkan pen gaku an int ernasional s eba gai resort panta i hal al
terbaik. Selain itu, ada ban ya k restor an dan UMK M di NTB yan g
telah mendap atkan s erti fikasi halal. Dalam pro mosi pariwisata
halal, Lombok telah ak ti f berpartisi pasi dalam berba gai ac ara
int ernasional, seperti World Halal Travel Summ it dan
Inte rnati onale Tourism Bourse. Peme rintah dae rah juga telah
meril is Lombok Halal Guide Book dan sit us web yan g khusus
men yaji k an informasi pa riwisata halal di Lombok .
Namun, meskipun adan ya re gulasi pe ndukung,
pengemban gan pariwisat a halal di NT B tentu s aja tidak l epas da ri
berba gai tantan gan. Ma sih adan ya keti dakp aha man mas yar akat
setempat tentan g ur gens i pariwisata halal, ku ali tas SDM yan g
belum opti mal, dan belum adan ya kerjas ama yang te rinte grasi
antar - stak eholder dalam proses sertifikasi halal menjadi beberap a
hambatan yan g harus di atasi (Wij a ya, 2020) .
6.4 Kepulauan Riau sebagai Destinasi Pariwisata Halal
Kementerian Pariwisat a telah menunjuk sepuluh provins i
di Indonesia seb a gai pus at peng emban gan untuk pariwisata halal ,
termasuk di antar an ya adalah Provinsi Kepulaua n Riau. Provinsi
ini mendapat perhati an khusus seba gai salah satu daerah terd epan
dalam pen gemban gan pariwisata halal, berd a sarkan pr estasi
mereka den gan mer aih s kor tinggi pada IMT I 20 19. Pad a tahun
ya n g sama, kesepak a tan formal tela h disepakati ant ara
Kementerian Pa riwisata dan pemerint ah s etempat untuk
66 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
mengakseler asi perkem bangan pariwisata halal di daerah ini ,
meskipun regulasi dae rah khusus belum diterbit kan.
Dalam ren can a strate gis selama tahun 20 18 - 2019,
beberap a lokasi di Provinsi Kepulauan Riau dii de nti fikasi sebagai
daerah un ggulan untuk pariwisata hal al. Beber a pa di antar an ya
adalah Pulau Pen ye n gat, Gedun g Gon ggon g Tan jungpinan g, dan
beberap a kawasan di Bat am, Bint an, dan Karimu n. Tar get utama
pasar wisat a mer eka ad alah turis dari Mal a ysia dan Singapu ra,
dengan potensi tambah an dari ne gara - ne gara seperti, Brunei,
Timu r Tengah , Turki , dan Thail and Selatan (Desti ana &
Kism artini , 2020) .
Pen yen gat, sebuat pulau yan g ka ya akan warisa n sejarah
dan buda ya Mela yu , di pil ih sebagai pro ye k pe rcontohan untuk
pengemban gan pariwisat a halal. M eski potensial , ada bebe rapa
kendala yan g dihadapi, seperti keterbat asan akomodasi dan
fasil it as umum seperti toil et dan tempat ibadah. Arief Yah ya ,
Menteri Pariwisata, me nekankan bah wa den ga n memfokuskan
pada Pulau Pen yen gat, dapat memajukan pari wisata halal di
wila ya h perbatas an den gan cepat, terutama m engin gat posi si
strate gis Kepulauan Riau yan g berfun gsi seba ga i gerban g utama
bagi wisat aw an dari ne gara - n e gar a s ekit ar . Be rda sarkan data dari
rencan a str ate gis yan g sa ma, ban yak usah a di Pro vinsi Kepulauan
Riau yan g sudah memi li ki sertifikat halal, termasuk restoran,
katerin g, pen golah an makanan dan minuman, serta beb erap a
usaha lainn ya (Handa ya n i, 2019) .
6.5 Aceh sebagai Pusat Bisnis Pariwisata Halal
Aceh dik enal seb a gai pusat pen gemban gan pariwisata
halal, menar getkan wi satawan Musl im int ernasional. Aceh
dij uluki "Serambi Mekah", Kultur Islam ya n g me ndalam dan tata
kehidupan yan g berland askan s ya riah telah menj adi kar akterist ik
Desti nasi Pariwisata Hal al di Indon esia | 67
khas dari mas ya rakat Ac eh . Keme nte rian Pariwis ata menil ai Ac eh
seba gai desti nasi penti ng untuk wisata wan Musl im .
Keberh asil ann ya di bidang pa riwisata terli ha t keti ka Aceh
memenan gkan bebe rap a kate gori pada kompetis i pariwisata halal
2016. Dari se gi ekon omi , pariwisata di Aceh memberikan
kontribusi signifikan ter hadap per ekonomi an local (Alfa rici &
Irm a, 2019) . Aceh, yan g fokus pada pen gemba ngan pa riwisata
halal, memil iki beber ap a Qanun atau regul asi lokal, termasuk
Qanun men genai J ami nan Produk Halal dan Kepariwisata an
berdasa rkan s ya riah. Me skipu n demi kian, reg ula si khusus untuk
pen ye len gga raan pariwis ata halal belum dikelua rk an.
Dalam ran gk a mem promos ikan pariwisata halal,
pemerint ah Aceh men gad akan berb a gai ac ar a buda ya dan
memperkenalk an beber apa merek untuk mempromos ikan
pariwisata halal di Ace h. Meski demi k ian, ada tantan gan yan g
dihadapi. Survei menunjukkan bahwa inf rastrukt ur pendukun g di
Aceh belum masuk dala m lima besar te rbaik, da n perlu ban ya k
perbaikan, khususn ya untuk memenuhi kebutuhan wisatawan
Musl im . Selain itu, pelatihan untuk pen ge mbangan SDM
p ariwisata hal al perlu leb ih terfokus.
Penerapan s ya riah Islam di Aceh memberikan dasar kuat
bagi pariwisat a halal. Meskipun demi kian, te r dapat tantan gan
ya n g m asih harus dihada pi, seperti kuran gn ya sta ndarisas i dalam
konsep pariwisata halal , kurangn ya sosi ali sasi, dan kebutuhan
akan regulasi khusus untuk pariwisata halal. Ada juga pe rsepsi
bahwa ka ren a mas yar ak at Aceh m a yorit as Mus li m, sertifikasi
halal mungkin tidak diperlukan. Sara na dan prasar ana untuk
wisatawan Musl im juga masih perlu dit ingkatkan (Sandela et al.,
2021) .
68 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
6.6 Sumatera Barat sebagai Pusat Bisnis Pariwisata Halal
S umatera Barat dike nal dengan buda ya n ya ya n g
berlandask an prinsi p " adat basandi syarak, syarak basandi
kitabullah ", menaw arka n peluan g besa r dalam pengemban gan
pariwisata halal. Prinsip s yariah Islam mer up akan int i dalam
mengemban gkan indus tr i pariwisata di provins i tersebut. Pada 7
Oktober 2016, Sumate ra Ba rat mend apatkan pen gaku an seb a gai
desti nasi wisata halal ole h Menpar ekra f Arie f Yah ya. Provinsi ini
bahkan telah men erima pengh ar ga an int ern asional se perti World
Best Halal Culinary Destination , World's Best Halal Destination
ya n g disel en ggar akan di Abu Dhabi .
Keber adaan desti nasi pariwisata halal di Sumatera Barat
dit opang oleh berb a gai fasil it as pendukung, termasuk hotel
berbasis s ya riah, tempat - temp at ibadah, dan pusat - pusat kuli ner
ya n g men yaji kan ma kanan halal. Pariwisa ta memberikan
kontribusi besar terh ad ap pendap atan da erah dan mendoron g
pertumbuhan ekonomi lokal. Meskipun demi kian, terdapat
tantangan dal am pen ge mbangan pa riwisata hal al di dae rah ini ,
termasuk kekur an gan ru mah makan bers ertifikat halal, masalah
keamanan, aksesibil it as, dan keram ahan mas ya ra kat local (Fadli
Seti awan & A. Mali k, 2022) .
Konsep " One Village One Product " di Sumate r a Bar at
bertujuan untuk mempromos ikan ke unikan seti ap daerah, sepe rti
Istan a Pa ga ru yun g den gan fokus pad a seja rah. Pendekatan ini
memerlukan kolabo rasi antara ak ademi si, mas yar a kat, bisni s, dan
pemerint ah untuk memasti kan keunikan seti ap daerah dapat
dit onjol kan. Diharapkan dengan pertumbuhan se k tor wisata halal,
indus tri lokal, terutama UMKM, ak an tum buh dan memberik an
dampak posi ti f terhad ap perekonomi an dan pen guran gan tin gkat
pengan gguran di dae rah . Ini ju ga akan m endor ong inovasi dan
Desti nasi Pariwisata Hal al di Indon esia | 69
kreati vit as UMKM, s e hingga ekonomi dae rah menjadi lebih
ko mpetit if (Ismail & Ad nan, 2020) .
6.7 Jakarta sebagai Pusat Bisnis Pariwisata Halal
J akarta, seba gai ibukot a Indonesia dan pus at bisni s
negara, memil iki potensi besar untuk menjadi sentra bisni s
pariwisata halal di kawa san Asia Ten ggar a. Men gin gat populasi
Musl im yan g bes ar di Indonesia, J akarta memil iki keunggulan
komparati f untuk mengemb an gkan indus tri pariwisata halal
(Sudi gdo, 2019) .
Pertama, posi si J akarta sebagai pusat transpor tasi dan
konekti vit as di Indonesia membuatn ya m enjadi pint u masuk bagi
ban ya k wisata wan int ern asional. Bandar a Inte rnas ional Soekarno -
Hatt a mela yani ratus an penerban gan int ernasion al dan domesti k
seti ap hari, memudahka n akses ba gi wisataw a n Musl im dari
seluruh dunia. Kedua, seba gai pusat bisni s, Jakarta memil iki
infrastruktur yan g men dukung pe rtumbuhan pariwisata hal al,
termasuk hotel - hotel be r bint ang yan g men awa rka n fasil it as sesuai
s ya riah, pusat perb elanja an ya n g men yediak an pr oduk halal, serta
berba gai restoran dan kaf e ya n g men yaji kan m aka nan halal.
Keti ga, adan ya komuni tas Musl im yan g bes ar di Jakarta
memasti kan bahwa ad a keberlanjut an da l am per mi ntaan produk
dan la ya nan hal al. Hal ini memberikan keper ca ya an ba gi investor
dan pelaku bisni s untuk menginvestasik an dana dan sumb er da ya
mereka dalam indus tri pariwisata hal al di kota ini . Namun,
tantangann ya ad alah ba gaim ana J akarta dapat membe dakan diri
dari kota - kota lain di kawasan ini ya n g juga berup a ya
mengemban gkan pariwi sata halal. Untuk itu, inovasi dalam
penawa ran produk, peningk atan kuali tas la yan an, serta
pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan ekspektasi
wisatawan Musl im menjadi kun ci (Cadit h et al., 2022) .
70 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
Di sampi ng itu, kolaborasi antar a pemerint ah , pelaku
indus tri, dan ko muni tas setempat sangat diperlukan untuk
memasti kan bahwa J akarta tidak han ya menja di tuj uan wisata
halal yan g mena rik, te tapi juga berkelanjutan dalam j an gka
panjan g. Den gan strate gi ya n g tep at dan eks ekusi ya n g konsi sten,
J akarta memil iki potensi ya n g si gnifikan untuk berkemban g tidak
han ya s eba gai pusat bisni s pariwisata halal di Indonesia tetapi
juga seb a gai tit ik sentral untuk pa riwisata halal di Asia Ten ggar a .
J akarta, selaku ibu kota dari ne gar a yan g memil iki jum lah
pe nduduk Musl im terbesar di dunia , memil iki potensi besar
dalam pariwis ata halal. Produk yan g dapat dit a wa rkan men cakup:
akomodasi s ya riah, kul iner halal, pusat perbe lanjaan den gan
produk halal, hiburan keluar ga s esuai s ya riah, event be rtema
Islam, pak et wisata reli gi ke masji d bersejar ah , spa berbasis halal,
konferensi tentan g indus tri halal, berba gai temp at ibadah, serta
pendidi kan tentan g indu stri halal. Den gan mema dukan berb a gai
produk tersebut, J akarta berpeluan g untuk mene mpatkan dirin ya
seba gai desti nasi pariwi sata halal terkemuk a d i kawas an Asia
Tenggar a.
P engemb an gan In frastru ktur Pariwisata Halal | 71
Bab 7: Pengembangan Infrastruktur Pariwisata Halal
7.1 Pendahuluan
P ariwisata halal, dalam beber apa t ahun ter akh ir, telah
menonjol sebagai salah satu segm en terc epat be r kemban g dalam
dunia indus tri pariwisata. Ini men andai per ges eran si gnifikan
dalam dinamika sektor i ni, dengan ban yak desti nasi wisata yan g
sekaran g be rfok us pada segmen pasa r ini . Hal ini terutama
didorong oleh penin gk atan mobi li tas dan ke makmuran da ri
komuni tas Musl im di seluruh dunia, untuk m enc ari pen galaman
wisata yan g sesuai dengan ke yakinan dan agama mer eka
(Bas ya riah, 2021 ) .
Sebagai hasil dari pert u mbuhan ini , ada peni ngkat an
permint aan yan g si gnifik an untuk fasil it as dan la yanan yan g tidak
han ya m enaw arkan kua li tas tinggi, tetapi juga sesuai dengan
prinsi p dan nil ai - nil ai Is lam. Ini bukan han ya te ntang makan an
halal, meskipun itu adalah komponen pen ti ng, tet api juga tentan g
bagaim ana la ya nan dise diakan, ba gaim an a int er aksi antara pri a
dan wanit a dikelola, ba hkan asp ek sep erti arah atau petunj uk
kibl at di kamar hotel.
Indust ri pa riwisata di berba gai ne gar a kini mengakui
potensi besar da ri se gme n ini . Den gan jum lah wi satawan Musl im
ya n g te rus bertambah, pasar ini menawark an pe luang ekonomi
ya n g si gnifikan. Namun, memenuhi kebutuhan dan ekspektasi
dari wisataw an Musl im memerlukan lebih dari sekad ar
men ye diakan makanan halal. Ini memerluk an pemah aman
mend alam tentan g bud a ya, tradisi , dan kebutuhan kea gama an da ri
wisatawan te rsebut (Hadi Pri yono et al., 2021) .
Pengemb an gan inf rastru ktur ya n g mendukun g pariwisata
halal, oleh karen a itu, telah menjadi prioritas bagi ban yak
desti nasi wisata. Ini m e li puti , tetapi tidak terba tas pada, hotel
72 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
yan g men awa rkan la yan an sesuai s ya riah, restora n halal, fasil it as
ibadah, dan bahk an tempat hiburan ya n g sesuai untuk keluar ga.
Mengakomodasi kebutu han ini bukanlah tu gas ya n g sede rhana
dan memerluk an inves tasi, p elatihan, dan kesadar an ya n g
signifikan.
Namun, upa ya ini bukan tanpa imbalann ya. Ne ga ra atau
kota ya n g berh asil mengi ntegr asikan infr astruktur pariwisata hal al
ke dalam penawa ran wisata mereka menemuk an bahwa mereka
mampu menarik wisatawan dari segm en pas ar ya n g seb elum n ya
mungkin belum sepenuh n ya dim anf aatkan. Hal ini tidak han ya
meningkatk an jum lah wisatawan, tetapi juga dur asi dan kuali tas
kunjungan me reka (Kem enparek raf, 2021 ) .
Den gan kata lain, pari wisata halal adal ah le bih dari
sekadar tr en sementa ra. Hal i ni adalah refleksi dari per ges eran
global dal am ba gaim an a wisatawan Musl im me mandan g dunia,
dan ba gaim an a dunia, pada gil irann ya, ber adaptasi untuk
memenuhi kebutuhan dan harapan me reka. Seba gai
konsekuensin ya , desti nas i wisata yan g men gerti dan mengadopsi
perubahan ini akan berad a dal am posi si yan g lebih
menguntun gkan untuk b e rkem ban g di dekad e yan g ak an datan g .
7.2 Hotel dan Akomodasi dalam Pariwisata Halal
P ariwisata halal, yan g kini berkemban g pes at di indus tri
pariwisata global, utama n ya me n ghadirkan pela yanan yan g pas
dengan pre fer ensi dan kebutuhan wisataw an Musl im . Salah satu
komponen utama dari pariwisata halal adal ah pen ye diaan hotel
dan akomodasi sesuai dengan prinsi p Islam. Me mahami se gmen
ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang pe rmint aan
dan tren pas ar pariwisata halal (Irz a, 2018; Nisa, 2022) .
a. Memahami Halal. " Halal " yan g artin ya diperb olehkan atau
sah menurut hukum Isl am. Dalam konteks pariwisata, ini
P engemb an gan In frastru ktur Pariwisata Halal | 73
melampaui han ya maka nan untuk menc akup as pek la yan an
dan fasil it as ya n g ramah bagi Mus li m.
b. Makanan Berse rtifikat Halal. Salah satu kekhawa ti ran utama
bagi wisataw an Musl i m adalah keters ediaa n makanan
bersertifikat hal al. Hotel yan g mel a yani turis halal
memasti kan bahw a mak a nan yan g disaji kan, mul a i dari bah an
hingga metode persiap an , benar - ben ar mematuhi hukum diet
Islam.
c. Fasil it as Sholat. Akomodasi semac am ini serin g men ye diakan
ruan g shol at atau bahkan masji d di dalam area me reka. Selain
itu, kamar biasan ya dil e ngkapi den gan pena nda arah kibl at,
membantu tamu menentukan arah M ekah untuk sh olat.
d. Lin gkun gan Bebas Alk ohol. Ban ya k hotel halal mengadopsi
kebij akan di man a me reka tidak men yaji kan alkohol di
seluruh area hotel, sesuai dengan laran gan Isla m terhadap
konsum si alkohol .
e. P emi sahan J enis Kelam in. Fasil it as sepe rti kolam ren an g,
gym, dan spa mun gkin menawark an wa ktu te r pisah untuk
laki - laki dan pe rempua n. Beb erap a hotel me wah bahk an
menawark an ba gian lanta i khus us wanit a saja.
f. Ukuran Kesop anan . Di akomodasi yan g terlet ak di area pantai
atau di mana fasil it as be r enan g ters edia, kebij akan berpak aian
renan g yan g sop a n mungkin dit erapk an, mend orong tamu
untuk mengenak an pak ai an ren an g ya n g sesu ai de ngan prinsip
kesopanan Isl am.
g. Hiburan Halal . Opsi hiburan di hotel ini disusun untuk
memasti kan mer eka ram ah kelua r ga dan tidak bertentan gan
dengan nil ai - nil ai Isl am. Ini bi sa be rarti tidak ada musi k
langsun g den gan lirik ya ng be rtentan gan den gan ajaran Isl am
atau hiburan yan g m endo rong perjudian.
74 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
h. Etika Keuan gan. Beb era pa hotel mungkin juga memasti kan
bahwa tr ansaksi keu an gan mer eka, te rmasuk in vestasi dan
kemi traan, sesuai d en gan prakti k ya n g sesuai den gan S ya riah.
i. P elatihan Staf. Staf di ak omodasi tersebut menj alani pelatihan
khusus untuk memahami kebutuhan dan pref erens i wisatawan
Musl im . Ini men cakup pengetahuan tent an g pr akti k Islam,
sensit ivi tas buda ya, dan s pesifik pen y edia an la yan an halal.
j. Mengho rmati Bud a ya. Di luar fasil it as dan la ya n an yan g
nyat a, akomodasi hal al juga mem asti kan lingkungan ya n g
penuh hormat, memasti kan bahw a adat ist iadat, prakti k, dan
tradisi Musl im dihormati baik oleh staf maupun ta mu lainn ya.
Pengemb an gan dan pro mosi hotel dan akomodasi dalam
pariwisata halal menu njukkan pen gaku an in dust ri terhadap
jum lah wisatawan Musl im yan g terus bertamba h dan kekuatan
pembelian merek a ya ng si gnifikan. Den ga n memasti kan
kebutuhan mer eka te rpen uhi, hotel tida k han ya m enjan gkau pasar
ya n g men guntun gkan te tapi juga mempromos ikan pemah aman
dan pen gha r ga an anta rbu da ya . Kesuksesan hotel halal merup akan
bukti penti ngn ya mela yani kebutuhan buda ya dan agama yan g
bera gam di dunia pariwis ata yan g semakin global.
Hotel s ya riah merujuk pada akomodasi yan g beroper asi
sesuai den gan prinsi p dan hukum s yari ah Isl a m, menawarkan
fasil it as khusus diantara n ya s eperti saj adah , al - Qur 'an , dan ar ah
kibl at di seti ap kamar, serta makan an berse rtifikat halal. Selain
itu, privasi dit ingkatkan dengan men yedi akan area khusus untuk
wanit a, sepe rti kolam renang atau sp a, dan tidak adan ya alkohol
dalam lingkup properti . Meski diranc an g un tuk memenu hi
ekspektasi pelan ggan M usli m, hotel s yari ah teta p terbuka untuk
seluruh kalan gan pen gun jung. Keti ka men cari da n memil ih hotel
jenis ini , penti ng untuk memeriksa sertifikasi s yariah, membac a
ulasan da ri tamu s ebelu mn ya, mempertimb an gk an lokasi ya n g
P engemb an gan In frastru ktur Pariwisata Halal | 75
strate gis, serta memasti k an keters ediaan fasil it as - fasil it as s ya riah
ya n g dii n ginkan. Berkon sult asi dengan pen ye len gga ra pe rjalanan
juga dapat menjadi langk ah bij ak unt uk mendapatkan
rekomendasi terb aik. Den gan demi kian, wi satawan dap at
menikmati pengalaman meng inap ya n g sesu ai dengan nil ai dan
ke ya kinan mer eka (Rez a Dasan gga & Tri Ratnasar i, 2022) .
7.3 Restoran dan Makanan Halal
Makanan meme gan g peran penti n g dala m seti ap
perjalanan wisata. Sa at berwisata, m encicipi berba gai jenis
makanan adalah salah s a tu car a untuk mendal ami dan mer asak an
buda ya se rta trad isi dari tempat tuj uan. Namun, bagi wisatawan
Musl im , ada pertimb a ngan lain yan g san gat krusial, yait u
ketersedia an makanan ha lal. Makanan halal adala h makanan ya n g
memenuhi ketentuan da n s yar at ya n g dit etapka n oleh s yari ah
Islam. Dal am konteks makanan, ha lal merujuk pada apa ya n g
diperbolehkan dikons um si oleh umat Musl im ber dasark an ajar an
Al - Qur 'an dan Hadit s.
Sertifikasi halal menjadi hal yan g penti n g. Sertifikasi ini
menjadi jaminan ba gi wisatawan Musl im bah wa makanan yan g
mereka konsum si telah diproduk si dan disaji kan sesuai den gan
prinsi p - prinsi p Islam. Untuk memasti kan keotentikan sertifikasi
tersebut, han ya otori tas yan g berwen an g yan g dap at
mengeluarkan sertifik asi halal ya n g sah. Hal ini penti ng aga r
wisatawan Musl im da pat dengan yakin da n perca ya diri
menikmati makanan tan pa khawati r m elan gga r ajaran agaman ya
(Supri yadi & Asih, 2021) .
Sertifikasi halal ad alah sebuah pen gakuan r es mi yan g
diberikan oleh lemba ga yan g ber wenan g, yan g menunjukkan
bahwa suatu produk, ter masuk makanan, minuman, atau produk
non - makanan sep erti kosm eti k dan obat - obatan, telah diproduksi
76 | Pen gemb an gan Pari wisata Halal di Indon esia
sesuai den gan prinsi p dan hukum s ya riah Islam . Sertifikasi ini
bertu juan untuk mem berikan kepasti an kep ada konsum en,
khususn ya um at Musl im , bahwa produk yan g mereka konsum si
tidak mengandun g unsu r har am dan tel ah mela lui seran gkaian
proses produksi yan g ses uai den gan standa r halal.
Di Indonesia, s ertifika si halal dikelola oleh BPJ P H
( Bad an Pen ye len gga ra J ami nan Produk Halal ) Kementeri an
Agama Republi k Indon e sia. Sebelum n ya, se rtifikasi ini dikelola
oleh Lemb a ga Pen gkaji a n Pangan, Obat - obatan, dan Kosmeti ka
Majeli s Ulama Indon e sia (LP P OM MU I). Namun, den gan
berlakun ya Und an g - Und ang J ami nan Produk Halal (UU J PH)
No. 33 Tahun 2014, tuga s penerbitan sertifikasi halal dialihkan ke
BPJ P H. Meskipun begit u, MU I t etap berpe ran s eba gai l emba ga
ya n g m emberikan fat wa halal untuk prod uk yan g akan
diserti fikasi oleh BPJ P H (Rahmat Husein Lubis, 2022) .
Konsep halal dalam Isl am berkait an den gan apa yan g
diperbolehkan dan s esu ai dengan s yari ah atau hukum Islam.
Konsep ini mencakup berba gai aspek kehi dup an, diantaran ya
makanan, minuman, per il aku, transaksi bisni s, dan ban yak la gi.
Dalam konteks makanan dan minuman, halal merujuk pada apa
ya n g dip erbolehkan untuk dikons umsi oleh umat Musl im .
Terdap at ban ya k a yat dalam Al - Qur 'an tentan g konsep halal,
sal ah satun ya (Nashirun, 2020) :
"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara
rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan
bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar kepada-Nya kamu
menyembah." (Al - Baq ara h: 172)
Selain itu, ada juga aya t yan g menj elaskan tentang
makanan yan g dih aramk an:
"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging
babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah,
P engemb an gan In frastru ktur Pariwisata Halal | 77
yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang
diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih
(sebelum mati). .. " (Al - Ma'id ah: 3)
Ayat di atas membe rik an pedoman ba gi umat Musl im
mengenai ap a yan g dipe rbolehkan dan ap a yan g dil aran g d al am
konsum si makanan dan minuman. Namun, konsep halal tidak
han ya terbat as pada mak anan dan minuman tetapi juga menc akup
semua aspek kehidupa n seoran g Musl im , agar ia m enjalani
kehidupan sesuai den gan ketentuan dan pandu an ya n g dit etap kan
oleh All ah Swt m elalui al - Qur 'an dan Hadit s.
Selain itu, transpar ansi dalam men yaji k an me nu juga
menjadi faktor penti n g. Den gan ad an ya m enu ya ng den gan jelas
menunjukkan mana m ak anan yan g halal dan ma na yan g buk an,
wisatawan Musl im dapat dengan mudah memil ih makanan sesuai
dengan kep erc a ya an mer eka. Menu khusus ini ju ga menjadi bukti
bahwa restor an tersebut mengha r gai ker a gama n pelanggann ya
dan berup a ya memenuh i kebutuhan spesifik m ereka. Namun,
bukan han ya menu yan g menjadi pertimb an ga n. Staf restoran
juga ha rus mendapat pe latihan khusus aga r me mahami prinsi p -
prinsi p halal dan tahu bagaim ana mela ya ni wisatawan Musl im
dengan baik. Pelatihan ini memasti kan bahwa staf dapat int eraksi
dengan baik den gan wisa tawan Musl im , memah a mi adab dan tata
cara pen yaji an mak anan, serta memasti kan bahw a makan an ya n g
disaji kan benar - b ena r se suai den gan standa r hal al. Keseluruh an
upa ya ini tidak han ya m eningk atkan kuali tas pela ya nan restoran,
tetapi juga reputasin ya di mata komuni tas Musl im .
Sebagai kesim pulan, kepeduli an terhad ap kebutuhan
makanan halal bukan han ya so al memenuhi kebutuhan dasar,
tetapi juga menunjukk a n pen gha r gaan terh adap











.jpeg)
